Seorang pengusaha yang mengerti sepakbola dan mendukung Chelsea.
Chelsea sedang dilanda krisis setelah aset Roman Abramovich dibekukan pemerintah Inggris pekan lalu karena hubungan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Banyak orang yang mencoba membeli The Blues dan mengaju tawaran. Salah satunya Mohammed Alkhereiji. Siapa dia? 

Menurut Ben Jacobs dari CBS Sports, Saudi Media Group kini telah memasuki perlombaan untuk ikut melakukan penawaran. Dipimpin Alkhereiji, konsorsium swasta dari Kerajaan Arab Saudi tersebut telah mengajukan tawaran 2,7 miliar pounds (Rp50,5 triliun).

Saudi Media Group tidak memiliki hubungan langsung dengan pemerintah Arab Saudi layaknya Dana Investasi Publik yang dipimpin Putera Mahkota Muhammad bin Salman. Lembaga tersebut membeli Newcastle United pada awal musim ini. 

Jacobs menambahkan, Saudi Media Group menerima dukungan dalam mencari pendanaan dan pendukung dari Mohammed bin Khalid Al Saud. Ini penting karena Khalid Al Saud adalah Presiden Perusahaan Telekomunikasi Saudi. Itu merupakan perusahaan milik negara dengan Dana Investasi Publik memiliki saham.

Menurut laporan Saudi Media Group siap menyerahkan 770 juta pounds (Rp 14,4 triliun) per tahun ditambah beberapa perusahaan swasta Saudi lainnya yang siap untuk mendukung tawaran mereka. Saudi Media Group juga berniat untuk terus berinvestasi besar-besaran di Cobham Training Centre serta tim wanita Chelsea.

Hanya saja Chelsea tampaknya tidak terlalu tertarik dengan investor dari Timur Tengah, China, atau negara-negara lain yang secara politik memiliki potensi berseberangan dengan pemerintah Inggris seperti Rusia. 



Tapi, Saudi Media Group bersikeras bahwa mereka tidak termasuk dalam kategori yang sama. Selain menyatakan berbeda dengan penguasa Newcastle yang milik pemerintah, Saudi Media Group juga menegaskan dirinya sebagai perusahaan swasta murni yang hanya berorientasi bisnis.

Pertanyaannya, siapa Alkhereiji? Tidak ada data pasti tentang pria ini. para pendukung Chelsea hanya tahu bahwa Alkhereiji pernah hadir di Stamford Bridge pada November 2021. Saat itu, The Blues bermain imbang 1-1 dengan Manchester United. 

Alkhereiji sebelumnya juga tinggal di Inggris. Dia bersekolah di Cass Business School, London. Kemudian, dia kembali ke Saudi dan menjalankan beberapa bisnis. Dirinya juga sering melakukan perjalanan ke Eropa, termasuk Inggris, maupun Amerika Serikat (AS) untuk berbisnis. 

Rumornya, Alkhereiji sudah memiliki cukup pengalaman terkait sepakbola. Selain pendukung Chelsea, dia disebut memiliki saham di beberapa klub papan atas Saudi seperti Al Nassr dan Al Hilal.