Sebuah tembakan voli assist Olivier Giroud. Cek videonya!
AC Milan telah mencetak gol dalam 15 pertandingan tandang Serie A berturut-turut untuk pertama kalinya sejak 1967/1968. Catatan itu dicapai dengan gol cantik Ismael Bennacer saat mengalahkan Cagliari 1-0, Minggu (20/3/2022) dini hari WIB. Kemenangan juga berarti I Rossoneri kokoh di puncak klasemen sementara Serie A.

Bermain di Sardegna Arena di Pulau Sardinia, Milan sangat sadar untuk memanfaatkan hasil imbang Inter Milan dengan Fiorentina dan kemenangan Napoli atas Udinese. Jadi, mereka menekan lawan.

Gol baru bisa dihasilkan Milan saat Bennacer melakukan tendangan voli dari tepi kotak penalti pada lay-off Olivier Giroud. Itu adalah gol yang sangat spesial. Gol itu berarti I Rossoneri telah mencetak gol di semua, 15 pertandingan tandang Serie A musim ini

Hasil ini juga berarti Milan telah mendapatkan 10 poin lebih banyak dari Inter dalam tujuh putaran terakhir. Dan, yang paling penting, I Rossoneri unggul tiga poin dari Napoli selalu runner-up dan enam poin dengan I Nerazzurri dengan delapan pekan tersisa.



"Setiap pertandingan adalah persimpangan penting sekarang. Saya menyukai tim ini. Bahkan, ketika kami tidak mencetak gol di babak pertama. Itu karena kami bermain dengan kualitas dan intensitas. Cagliari menyebabkan masalah bagi kami. Tapi, itu tidak dapat dihindari ketika anda memiliki dua tim dengan motivasi yang kuat," kata Stefano Pioli, kepada Sky Sports Italia.

Itu adalah hasil 1-0 ketiga berturut-turut untuk Milan. Jadi, apakah ini kunci untuk menjadi juara? "Kami ingin mencetak lebih banyak dan nyaris lagi beberapa kali hari ini. Tapi, yang penting adalah menang," tambah Pioli.



"Kami melakukan hal-hal hebat. Tapi, kami juga tahu ada empat tim yang masih bisa memenangkan Scudetto. Tidak ada gunanya melihat terlalu jauh ke depan. Jalan masih panjang dan kami hanya perlu berkonsentrasi pada jalan kami sendiri," beber sang nakhoda.

"Apa yang kurang dari kami di pertandingan sebelumnya adalah kami akan mencetak gol dan kemudian mencoba mengendalikan keunggulan itu, yang sebenarnya bukan sifat kami. Saya senang hari ini kami memimpin dan terus berusaha untuk mencetak lebih banyak. Itulah sikap yang kami butuhkan," ungkap Pioli.

"Kami menganalisis pertandingan terakhir dan menyadari bahwa itu membahayakan hasil kami. Jika kami menyerang dengan baik, kami bertahan lebih baik. Kami sama sekali tidak cocok untuk bertahan lebih dalam," pungkas Pioli.