Percaya atau tidak, Direktur Teknik PSSI ini sangat hebat di dunia maya.
Indra Sjafri dikenal sebagai pelatih yang membawa Indonesia U-19 dan U-22 menjuarai Piala AFF. Pria asal Padang itu sekarang menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI. Tapi, tahukah anda jika Indra punya prestasi yang membanggakan di dunia maya? Dia membantu Atletico Madrid juara Liga Champions di game legendaris Football Manager.

Football Manager adalah sebuah permainan komputer legendaris tentang kepelatihan sepakbola. Layaknya pelatih (manajer) sepakbola asli, anda bisa melakukan semua hal yang anda sukai tentang permainan ini. Jika beruntung, anda akan juara.

Salah satu pemain Football Manager yang cukup beruntung adalah Sylvia. Gamer asal Yogyakarta itu menjadi salah satu pemain yang layak diperhitungan di sepakbola online. Uniknya, dia "memainkan" Indra Sjafri dengan sangat serius, dan mendapatkan prestasi dunia.

Awalnya, seperti pemain Football Manager lainnya, Sylvia juga browsing banyak nama pelatih sepakbola dari seluruh dunia. Kemudian, dia menemukan nama Indra dengan biodata dan riwayat karier lengkap. 

Dalam Football Manager, sosok berusia 59 tahun itu disebutkan pernah bermain sebagai gelandang untuk PSP Padang. Pengelola game itu juga tidak lupa menyertakan titik penting dalam karier kepelatihan Indra sebagai pelatih Indonesia U-19 saat menjuarai Piala AFF U-19 2013.

Statistik Football Manager juga menunjukkan Indra sangat bagus dan berpengalaman bekerja dengan anak-anak muda, plus memiliki kemampuan menilai calon pemain hebat. Pelatih lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Padang itu juga disebut Football Manager sangat cocok untuk menjadi asisten pelatih di Liverpool. 

Jadi, Sylvia tidak ragu untuk "memainkan" Indra di Football Manager. Bahkan, dalam sebuah kesempatan, Sylvia memutuskan mengunjungi Indra. Dia membawa laptop dan menunjukkan profil Indra di Football Manager secara langsung.



Meski terkejut dengan Sylvia, Indra ternyata menyambut baik kunjungan tersebut. Bahkan, keduanya bertukar pengetahuan dan berdiskusi tentang sepakbola. "Dia juga memberi saya beberapa saran," kata Sylvia kepada Sportbible. 

"Dia mengatakan kepada saya bahwa saya harus berusaha memperbaiki sistem akademi, meningkatkan jumlah scouting yang saya gunakan, dan memperluas fasilitas junior. Dia juga menunjukkan kepada saya beberapa pemai muda Indonesia yang layak dikontrak (di Football Manager). Saya mengikuti sarannya dan melakukan apa yang dia katakan," ungkap Sylvia.

Sejak hari itu, Sylvia dan Indra berteman. Mereka mengobrol lewat WhatsApp. Bahkan, mereka baru-baru ini mengadakan sesi tanya-jawab YouTube. Di sana, para penggemar Football Manager dapat mengajukan berbagai pertanyaan kepada Indra tentang segala hal di sepakbola.

Puncaknya, Sylvia memutuskan untuk mempekerjakan Indra sebagai asistennya di Atletico Madrid. Hasilnya, luar biasa. Dengan bantuan pria berkumis itu, Sylvia membawa Los Colchoneros menjuarai Liga Champions. Tentu saja versi Football Manager!