Kalau kata Bang Haji, judi itu haram. Terlalu!
Sudah menjadi hal lumrah jika seorang pesepakbola menjadi bintang iklan sebuah produk. Apapun itu. Mulai dari shampoo, pakaian, ponsel, mobil, dan seterusnya. Tapi, kini pesepakbola di Inggris tidak bisa bebas menerima tawaran menjadi bintang iklan lagi.

Lembaga yang menjadi regulator periklanan Inggris, Committee of Advertising Practice (CAP), telah membuat regulasi yang membatasi hal tersebut. Aturan baru menyebutkan tidak boleh ada pesepakbola, pelatih, dan yang terkait lainnya tampil dalam iklan yang mempromosikan perjudian atau yang mengandung unsur judi.

Hal itu dimaksudkan untuk melindungi anak di bawah usia 18 tahun dan kelompok rentan lainnya, yang dinilai dapat merusak mental.

Aturan baru tersebut juga akan mencegah perusahaan taruhan untuk menjalankan kerja sama dengan pesepakbola. Pasalnya, iklan tersebut memiliki apa yang disebut sebagai "daya tarik kuat bagi anak-anak atau remaja, terutama dikaitkan dengan budaya anak muda".

Regulasi baru tersebut termasuk larangan menampilkan perlengkapan tim dan stadion dalam iklan atau konten video game. Larangan tersebut mencakup media penyiaran, seperti TV dan radio, serta media non-siaran seperti surat kabar dan portal online.



Perubahan aturan tersebut akan mulai berlaku pada 1 Oktober, atau menjelang Piala Dunia 2022 di Qatar. "Hari-hari iklan perjudian yang menampilkan bintang olahraga, gambar video game, dan konten lain yang memiliki daya tarik kuat bagi anak di bawah 18 tahun," kata Direktur CAP, Shahriar Coupal.

"Dengan mengakhiri praktik ini, aturan baru kami mengundang era baru untuk iklan perjudian. Lebih khusus untuk pemirsa dewasa yang dapat mereka targetkan dan lebih sesuai dengan produk pembatasan usia yang mereka promosikan," tambah Coupal.



Sejumlah pemain dan pelatih sepakbola kenamaan diketahui telah menjadi bintang iklan rumah taruhan dalam beberapa tahun terakhir. Sebut saja eks pelatih Chelsea, Manchester United, dan Tottenham Hotspur, Jose Mourinho. The Special One tampil dalam iklan Paddy Power.

Ada lagi mantan pelatih Spurs dan West Ham United, Harry Redknapp, yang sempat muncul dalam iklan BetVictor. Iklan yang sama juga sempat menampilkan mantan gelandang Arsenal, Jack Wilshere.