Siapa dia? Dan, mengapa dia dipanggil? Ini ceritanya.
Normalnya, pelatih tim nasional akan memberi kesempatan debut kepada pemain yang diincar saat laga uji coba. Tapi, yang dilakukan Pelatih Skotlandia, Steve Clarke, justru berbeda. Menghadapi Ukraina pada play-off Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa, Kamis (2/5/2022), dini hari WIB, dia memanggil pemain minim pengalaman.

Ini adalah pertandingan yang tertunda akibat invasi Rusia ke Ukraina. Ini penting bagi The Tartan Army karena kemenangan akan mengantarkan ke laga play-off berikutnya melawan Wales.

Untuk menunjang target lolos ke Qatar, pendukung Skotlandia menuntut Clarke menampilkan sepakbola yang bagus, dan menang. Tapi, bukannya membuat fans optimistis, sang pelatih justru kebanjiran kritik. Itu karena keputusan memanggil gelandang Luton Town, Allan Campbell, untuk kali pertama dalam sejarah.

Campbell sengaja dipanggil untuk menggantikan posisi Ryan Jack dari Glasgow Rangers. Beda dengan suporter, Clarke melihat Campbell bisa menjadi opsi yang bagus dalam skenario bola-bola mati. Benarkah?

"Itulah mengapa saya membahasnya setelah Euro 2020. Kami tidak terlalu buruk dalam mempertahankan set play, dan kami juga tidak bagus dalam mencetak gol. Saya merasa jika saya bisa memasukkan seseorang, mungkin bisa mendapatkan dua atau tiga poin tambahan dengan mempertahankan mereka dengan baik dan mencetak gol," kata Clarke, dilansir The Scotman.



Wajar saja mayoritas pendukung Skotlandia heran dengan keputusan Clarke. Pasalnya, nama Campbell masih asing di telinga mereka.

Siapa dia? Campbell musim ini memang tampil impresif untuk Luton Town. Dia berkontribusi 6 gol dalam 39 pertandingan Championship Division. Di klubnya, Campbell sangat diandalkan. Pemain berusia 23 tahun itu bukan tanpa pengalaman di timnas. Dia pernah tercatat memperkuat Skotlandia U-21.



Meski bagus, pertandingan kali ini berbeda. Ini bukan laga uji coba, melainkan penentuan ke Piala Dunia 2022. Di satu sisi, pengalaman Campbell hanya di kompetisi kasta kedua Inggris.

Tampaknya, hal tersebut tidak mempengaruhi penilaian Clarke. Dalam usaha lolos ke Piala Dunia setelah gagal pada edisi sebelumnya, dia telah merekrut pelatih spesialis bola mati, yaitu Austin MacPhee. Sepertinya, MacPhee inilah yang merekomendasikan Clarke agar memanggil Campbell.

"Set play bisa menjadi perbedaan antara dua tim yang bagus. Dalam situasi seperti sekarang, ini sangat penting," kata Clarke.