Nomor 6 dijuluki si Anjing Laut.
Tidak ada cara yang lebih baik dan lebih terinformasi untuk memutuskan seberapa bagus seorang pemain selain dengan menonton permainan incaran di YouTube mereka.

Tentu saja, itu tidak benar. YouTube adalah cara yang bagus untuk menghibur dan membuat kami bersemangat tentang kemungkinan transfer pada jendela musim panas yang panjang itu, tetapi Anda harus menontonnya dengan risiko Anda sendiri.

Ingin mengintai pemain yang belum pernah Anda tonton sebelumnya bukanlah ide yang buruk, dan kompilasi di YouTube menjadi jalan yang berbahaya untuk diikuti jika Anda terlalu mengandalkannya.

Pembuat kompilasi dapat membuat hampir semua pemain rata-rata terlihat berkelas dengan cuplikan lima atau sepuluh menit dan mungkin ditambahkan beberapa grafik.

Subkultur kompilasi YouTube itu telah ditemukan dalam beberapa tahun terakhir, di mana penggemar perlahan-lahan menjadi lebih bijaksana dengan sorotan yang ada di YouTube.

Nyatanya ada beberapa pemain yang memang didatangkan sebuah klub karena pemandu bakat mereka mencari tahu mendalam pemain incarannya dari video di YouTube. Namun, tidak semua cuplikan permainan itu benar-benar menunjukan kualitas asli dari sang pemain.

Dari wajah-wajah yang akrab hingga nama-nama yang akan membuat nostalgia, kami telah mengumpulkan daftar sorotan terbesar di sepakbola yang ternyata tampil kurang memuaskan setelah didatangkan.

#6. Kerlon

Kerlon menjadi terkenal di tahun 2000-an ketika video dirinya muncul dengan melakukan skill yang sangat tidak biasa. Dia dijuluki 'raja menggiring bola' atau si anjing laut. Pemain Brasil itu berlari dengan bola memantul di kepalanya untuk menghindari pemain bertahan, dan membuat dirinya pindah ke Inter pada 2008.

Teknik konyolnya, yakni menggiring bola dengan dahi atau kepala, membuat Kerlon dikaitkan dengan sejumlah tim papan atas, tetapi Inter sama baiknya dengan Kerlon. Dia kembali ke Brasil pada 2011, kemudian berkarier di Jepang pada 2012, dan pensiun pada 2017 setelah bertugas di Amerika Serikat, Malta, dan Slovakia.



#5. Andreas Pereira

Ada saat di mana penggemar Manchester United mengincar Pereira muda untuk mendapatkan kesempatannya di tim utama. Itu terencana setelah menyaksikan video demi videonya yang mengolok-olok pemain di level usia muda.

Dikenal memiliki sentuhan dan tendangan bebas yang baik, itu tidak pernah diterjemahkan. Dia berhasil masuk ke tim utama, tetapi dengan cepat dikirim dengan status pinjaman di Brasil, di mana Man United tidak dapat menjualnya.

#4. Denilson

Pertunjukan di negara asalnya Brasil dan untuk tim nasional membuat orang percaya bahwa Denilson adalah pesepakbola bertalenta, dan dia terlihat seperti itu untuk sementara waktu.

Real Betis menjadikannya pemain termahal di dunia pada 1998 setelah membayar 25 juta pounds (Rp 453 miliar) untuk jasanya. Namun, itu tidak berhasil, dan pemain Brasil itu hijrah ke Arab Saudi, Amerika Serikat, Vietnam, dan Yunani.