Dia akan bermain bersama timnas Kamerun. Ceritanya gokil..
Piala Dunia adalah puncak karier beberapa pemain sepakbola. Merumput di Piala Dunia adalah hal yang sangat membanggakan dan akan dikenang seumur hidup. Jadi, ketika panggilan itu datang, apalagi tak diduga, rasanya seperti memenangkan Ballon d'Or. Bek kiri Seattle Sounders, Nouhou Tolo, contohnya.

Pada Rabu (9/11/2022), tim nasional Kamerun mengumumkan skuad 26 pemain Piala Dunia 2022. Ada banyak nama populer. Tapi, beberapa lainnya masih asing di telinga.

Salah satu yang mengejutkan dan tidak disangka adalah Nouhou Tolo. Ini adalah Piala Dunia pertama pemain berusia 25 tahun yang enam tahun sebelumnya datang ke Amerika Serikat (AS) untuk memperkuat Seattle Sounders II di USL Championship alias kompetisi kasta kedua di Negeri Paman Sam.

"Ini langkah besar bagi saya. Keluarga saya bahagia, semua orang juga bahagia di Seattle," kata Nouhou Tolo di situs resmi Seattle Sounders.

Nouhou Tolo pertama kali datang ke AS ketika menandatangani kontrak dengan Tacoma Defiance (nama lama Seattle Sounders II) pada 2016. Setelah gemilang di USL Championhips, dia berhasil masuk ke tim utama Seattle Sounders pada tahun berikutnya dan main di MLS.

Dia langsung menjadi favorit penggemar dengan serangan tak kenal lelah di sisi sayap dan memiliki keahlian dalam situasi 1 vs 1. Nouhou Tolo selalu menyuntikkan energi dan kegembiraan ke dalam setiap pertandingan.

Penampilan luar biasa di Rave Green membuat Nouhou Tolo dipanggil ke tim nasional Kamerun pada 2017. Itu hadiah yang adil bagi seorang pemain yang meninggalkan rumah pada usia muda untuk mengejar mimpinya. "Saya pikir itu adalah pengorbanan besar," kata Nouhou Tolo saat datang ke Seattle Sounders.

"Budaya dan bahasanya berbeda. Ketika saya datang ke sini, Bahasa Inggris saya tidak baik. Saya sedikit malu pada awalnya. Jadi, saya mencoba meningkatkan Bahasa Inggris saya," tambah Nouhou Tolo.

Peningkatan pesat Nouhou Tolo di AS benar-benar dipantau para petinggi Asosiasi Sepakbola Kamerun (FECAFOOT) dari jauh. Meski berada ribuan kilometer jauhnya dari rumah, mewakili negara di level internasional telah menjadi cara khusus untuk tetap terhubung dengan keluarga.

"Keluarga saya selalu senang melihat saya bermain, terutama ketika saya berada di Kamerun bermain di Piala Afrika 2021," ujar Nouhou Tolo.

"Mereka menonton saya di TV dan di stadion. Jadi, itu sangat menarik bagi saya. Saya pikir orang tua saya tidak terlalu suka sepakbola. Jadi, ketika saya bermain untuk Kamerun, mereka datang satu kali. Itu adalah pertandingan pertama melawan Burkina Faso. Itu adalah pertama kalinya mereka melihat saya bermain. Jadi, saya sangat bersemangat, dan itu sangat emosional bagi saya," ungkap Nouhou Tolo.



Selama perjalanan Kamerun untuk finish ketiga di Piala Afrika 2021, Nouhou Tolo berhadapan dengan beberapa penyerang terbaik dunia sekelas Mohamed Salah dan Riyad Mahrez. Pengalaman itu akan berguna ketika Kamerun menghadapi lawan di Piala Dunia 2022, yaitu Swiss, Serbia, dan Brasil.

"Saya pikir semua orang berbicara tentang Brasil. Tapi, (grup) kami juga memiliki Swiss dan Serbia. Mereka adalah tim yang sangat kuat. Brasil adalah tim yang spesial karena mereka memiliki banyak pemain seperti Neymar, Casemiro, Thiago Silva," kata Nouhou Tolo.

Tidak pernah ada yang mundur dari tantangan, Nouhou Tolo memasuki turnamen terbesar dalam kariernya dengan satu tujuan, yaitu bersaing mendapatkan trofi. "Kami akan pergi ke sana dan mencoba memenangkan piala. Ini adalah tujuan untuk semua orang dan semoga kami sukses," pungkas Nouhou Tolo.