Boleh juga nih komentar pelatih tetangga..
Piala AFF 2022 adalah turnamen pertama Kim Pan-gon dalam kapasitasnya sebagai pelatih Timnas Malaysia. Juru taktik asal Korea Selatan itu hanya mampu menghantarkan Harimau Malaya sampai ke babak semifinal.

Berstatus sebagai runner-up grup B, Malaysia kewalahan ketika harus menghadapi Timnas Thailand di fase gugur. Awalnya sempat ada harapan ketika pada leg pertama Faisal Halim dan rekan-rekan menang dengan skor 1-0.

Namun mereka harus menerima kenyataan pahit, di mana pada leg kedua tim besutan Mano Polking membalas dengan 3 gol.

Usai tersingkir Kim Pan-gon tidak mau menyalahkan para pemain, melainkan mengapresiasi usaha dan keletihan para pemain yang menurutnya telah berjuang mati-matian.

“Kami kalah dalam permainan. Saya tidak mau berkomentar banyak soal performa pemain Harimau Malaya. Saya menghargai mereka karena mereka mengorbankan liburan dan keluarga mereka selama hampir 50 hari. Pengorbanan ini terlalu besar, ini adalah perjalanan yang indah.” katanya dalam sesi konferensi pers



Kim Pan-gon yakin staf pelatih dan para pemain akan belajar sesuatu dari kekalahan ini.

Ia pun menyatakan akan dengan sepenuh hati memikul tanggung jawab tersebut dan ingin memandangnya dari sisi positif untuk perkembangan sepak bola Malaysia.

"Taktis, strategi, susunan pemain, ini masalah saya, bukan masalah pemain. Keputusan apa pun ada di tangan saya. Anda bisa menyerang saya, tapi bukan para pemain.” imbuhya.

Timnas Malaysia bernasib sama dengan Timnas Indonesia yang juga tersingkir di babak semifinal  lantaran kalah dari Timnas Thailand.