Simak penjelasan berikut ini..
Selain sepakbola dan bola basket, permainan bola voli merupakan salah satu olahraga yang digemari masyarakat Indonesia. Pasalnya, olahraga ini dapat dimainkan oleh semua kalangan, baik tua, muda, bahkan anak-anak.

Selain itu, bola voli dapat dimainkan di beberapa tempat seperti lapangan semen, rumput, maupun pasir di pinggir pantai.

Meski termasuk satu di antara olahraga yang digemari, masih banyak orang yang belum menguasai teknik-teknik dasar dalam permainan ini. Bahkan tidak banyak yang mengetahui istilah-istilah yang ada dalam permainan bola voli. Salah satu istilah yang harus diketahui dan dikuasai oleh para pemain adalah block.

Secara bahasa, blocking artinya menahan. Maka, dapat diartikan bahwa blocking dalam permainan bola voli merupakan teknik bertahan yang dilakukan di atas net, dengan cara melompat sambil menjulurkan kedua tangan untuk menahan serangan atau smash lawan.

Dalam permainan bola voli, teknik blocking dibagi menjadi beberapa macam.

1. Block Tunggal

Block tunggal adalah teknik blocking bola voli yang dilakukan oleh seorang pemain saja. Pemain yang melakukan block tunggal harus memiliki pergerakan dan respons tangan yang cepat karena dia sendiri yang akan menghadang smash dari lawan.

Cara dalam melakukan block tunggal:

a). Membuat langkah ke kanan atau ke keri sesuai pergerakan bola lawan.

b). Melakukan tolakan dengan dua kaki secara bersamaan untuk melompat.

c). Jika bola di set-up di dekat net maka melompatlah sesaat setelah smasher lawan melakukan tolakan.

d). Namun,  jika bola di-set-up jauh dari net, melompatlah agak sedikit lambat.

e). Kemudian dalam waktu yang sama, angkat kedua tangan dengan posisi telapak tangan terbuka untuk membendung smash.

f). Melakukan pendaratan dengan kedua kaki.

2. Block Ganda

Teknik blok bola voli yang kedua adalah block ganda. Block ganda adalah block yang dilakukan oleh lebih dari satu pemain, yaitu antara dua sampai tiga pemain. Block jenis ini merupakan block yang lebih kuat dari block tunggal karena jumlah pemain yang akan membendung bola lebih banyak.

Cara melakukan block ganda sama dengan cara melakukan block tunggal, hanya saja di sini jumlah pemainnya lebih dari satu. Mereka harus berjajar rapat di depan jaring, kemudian melakukan lompatan bersama-sama untuk menghadang datangnya smash lawan.

Block jenis ini biasanya lebih efektif untuk menahan serangan yang kuat, tetapi membutuhkan timing yang pas antara pemain.

3. Block Bola Open

Block bola open adalah teknik blocking yang dilakukan dengan lompatan yang cukup tinggi. Menekuk lutut sampai 100 derajat untuk memulai lompatan. Teknik ini biasa digunakan pemain untuk membendung smash tinggi dari lawan.

Berikut cara melakukan blocking bola open:

a). Melakukan pergerakan di depan net, tepatnya di depan pemain lawan yang akan melakukan smash.

b). Mengambil sikap siap block, yaitu posisi kedua tangan ada di depan dada.

c). Bersiap melakukan tolakan dengan menekuk kedua lutut sampai membentuk sudut kira-kira 100 derajat.

d). Melompat setelah smasher lawan membuat lompatan.

4. Block Bola Semi

Teknik block bola semi adalah teknik yang digunakan untuk membendung jenis smash cepat dari lawan. Teknik ini tidak memerlukan lompatan yang terlalu tinggi, cukup menekuk lutut kira-kira 110 derajat untuk melompat.

Cara melakukan teknik smash block bola semi:

a). Bergerak ke depan net atau di depan pemain lawan yang mau melakukan smash.

b). Mengambil sikap siap block, yaitu posisi kedua tangan ada di atas kepala.

c). Membuat tolakan dengan menekuk lutut hingga membentuk sudut sekitar 110 derajat.

d). Melompat setelah smasher lawan melakukan lompatan.

5. Block Bola Quick

Teknik blocking yang satu ini mengharuskan pemain untuk melompat dengan segera karena blocking ini digunakan untuk membendung smash pendek atau cepat dari musuh. Membutuhkan tekukan lutut sekitar 135 derajat untuk melompat.

Cara melakukan teknik block bola bola quick:

a). Bergerak ke arah pemain lawan yang akan melakukan smash.

b). Ambil sikap siap block yaitu dengan mengangkat kedua tangan lurus ke atas.

c). Membuat tolakan dengan lutut ditekuk sekitar 135 derajat.

d). Melompat bersamaan dengan smasher lawan, dan lompatan dilakukan setinggi mungkin.