Ini seperti ayah dan anak..
Karier kilat yang dijalani Enzo Fernandez sejak pertama kali melakukan debut profesional di River Plate hingga menjuarai Piala Dunia 2022, dan kini berseragam Chelsea, membuat Hernan Crespo bangga. Salah satunya karena hubungan spesial kedua orang Argentina itu.

Enzo Fernandez menjalani debut saat Chelsea melawan Fulham. Dengan harga yang sangat mahal, The Blues menelan pil pahit kekalahan.

Tapi, itu hanya awal. Masih ada banyak pertandingan yang akan dijalani gelandang La Albiceleste ketika menjuarai Piala Dunia 2022 itu. Banyak yang memprediksi Enzo Fernandez akan punya penampilan yang jauh lebih mentereng dalam beberapa pekan mendatang.

Salah satu yang percaya dengan kemampuan Enzo Fernandez adalah Hernan Crespo. Keduanya punya hubungan khusus. Itu bermula dari sebuah klub kecil dari pinggiran Buenos Aires bernama Defensa y Justicia. Beberapa tahun lalu, klub itu bersedia memoles bakat Enzo Fernandez.

Defensa y Justicia bermain di stadion yang hanya menampung 10.000 penonton dan bahkan belum pernah berada di kompetisi papan atas Argentina hingga 2014.

Tapi, kedatangan Hernan Crespo sebagai pelatih akan memberi mereka daya tarik yang belum pernah didapatkan sebelumnya. Penyerang legendaris La Albiceleste tersebut membawa klub menuju kesuksesan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah.

Melawan segala rintangan, klub kecil itu memenangkan Copa Sudamericana atau Liga Europa versi Amerika Selatan. Kemudian, mengalahkan raksasa Brasil, Palmeiras, pada Recopa Sudamericana atau Piala Super Amerika Selatan. Semuanya berkat Hernan Crespo dan Enzo Fernandez.

Bermula dari Defensa y Justicia yang dilatih Hernan Crespo, karier Enzo Fernandez meroket. Kemudian, kembali River Plate, pindah ke Benfica, dan sekarang berseragam Chelsea.

Meski sudah tidak bersama lagi, Hernan Crespo selalu mengikuti perkembangan karier Enzo Fernandez. Contohnya, saat Enzo Fernandez mencetak gol pertamanya di tim nasional. Saat itu, Hernan Crespo menangis bahagia.

"Saya sangat emosional, karena saya mengenal Enzo. Anda bisa melihat hasil dari kerendahan hati, dari kerja keras, dan dari keseriusan," ujar Hernan Crespo saat itu, dilansir ESPN Argentina.



"Dia melakukan comeback yang hebat, karena tidak mudah untuk meninggalkan klub besar seperti River Plate dan berkata: 'Baiklah, tidak masalah, saya akan pergi ke Defensa y Justicia dan mencoba mendapatkan tempat di Defensa'. Dan, dia benar-benar melakukannya," ungkap Hernan Crespo.

Hernan Crespo adalah salah satu rekrutan Chelsea pertama era Roman Abramovich. Dia mencetak 25 gol dalam 73 pertandingan, termasuk gol menit terakhir yang ikonik saat melawan Wigan Athletic.

Namun, Hernan Crespo selalu dianggap lebih cocok bermain di sepakbola Italia. Jadi, dirinya kemudian dipinjamkan ke AC Milan dan Inter Milan selama lima tahun kariernya di Chelsea. Jadi, banyak pendukung Chelsea yang kini berharap karier Enzo Fernandez di Inggris tidak seperti Hernan Crespo.