Ini membuktikan hidup memang seperti roda..
Situasi aneh muncul di La Liga 2022/2023 dan terkait Barcelona. Bayangkan, El Barca menjalani musim dengan nyaris bangkrut. Kini, ketika kompetisi segera meninggalkan musim dingin, klub raksasa Katalunya itu ada di puncak klasemen. Bahkan, mereka punya potensi menyapu bersih semua piala.

Barcelona diambang kebangkrutan sejak musim lalu. Krisis finansial sampai pada level gawat. Itu membuat mereka terpaksa melepas ikon klub, Lionel Messi.

Situasi itu belum membaik saat memasuki musim 2022/2023. Regulasi Financial Fair Play (FPP) La Liga memaksa Barcelona memangkas gaji para pemain. Mereka tidak bisa mendatangkan pemain sebelum ada pemain mahal yang dibuang. Itu diperparah dengan kinerja Ronald Koeman yang buruk.

Saat kondisi jauh dari kata ideal, Ronald Koeman dipecat, dan Xavi Hernandez dipekerjakan. Dia bukan sosok asing karena punya DNA Barcelona yang kentak.

Awalnya, Xavi Hernandez mempertaruhkan karier kepelatihannya yang baru seumur jagung. Banyak yang ragu dan menyarankannya untuk tidak menerima tantangan di Camp Nou.

Tapi, Xavi Hernandez tidak peduli. Begitu besar cintanya kepada Barcelona, dia merelakan dirinya menangangi tim yang sedang dalam keterpurukan. Hasilnya, moncer tak sampai setahun. Dari klub yang dikabarkan kolaps pada Juli 2022, Barcelona menjadi tim yang mendominasi La Liga pada awal Februari 2023.

"Kami melihat selisih poin dan performa hari ini sebagai tanda kami berada dalam momen kepercayaan diri yang besar," kata Xavi Hernandez seusai kemenangan 3-0 dihasilkan atas Sevilla, Senin (6/2/2023) dini hari WIB.

Barcelona kini tidak terkalahkan dalam banyak pertandingan. Dan, yang tak kalah penting mereka menang dengan cukup mudah. "Kami selalu memikirkan bagaimana kondisi kami beberapa bulan sebelum ini. Sekarang kami berada dalam situasi yang istimewa," kata eks pelatih Al Sadd.

Dengan performa yang konsisten, Xavi Hernandez sangat optimistis untuk menjalani semua pertandingan lintas ajang.





Sejauh ini Barcelona sudah mengantongi satu gelar juara, yaitu Supercopa de Espana. Masih ada La Liga, Liga Europa, dan Copa del Rey. Di Liga Europa, Barcelona akan melawan Manchester United. Sementara di Copa del Rey melawan sang musuh besar, Real Madrid.

Jika beruntung, Barcelona akan menyapu bersih semua piala itu. "Kami memiliki kapasitas untuk memenangkan semua gelar yang tersisa. Tapi, kami harus membuktikannya di lapangan," pungkas Xavi Hernandez.