Sayang, rintangan justru dihadapi timnas U-20 dari dalam negeri.
Kontingen 23 pemain Indonesia akhirnya berangkat ke Uzbekistan untuk menjalani Piala AFC U-20 2023. Dengan segala keterbatasan saat fase latihan, Shin Tae-yong tidak berharap banyak Garuda Muda bisa mencapai hasil memuaskan pada Piala Asia U-20.

Timnas U-20 memulai agenda pemusatan latihan nasional (Pelatnas) pada Rabu (1/2/2023). Tapi, sejak saat itulah rintangan didapatkan.

Mulai dari kepergian Marselino Ferdinan dan Ronaldo Kwateh ke Eropa sampai penolakan Persija Jakarta dan Persib Bandung menyerahkan pemain. Akibatnya, hingga 10 hari setelah TC diselenggarakan, Shin Tae-yong hanya memiliki 21 pemain.

Bahkan, ketika 29 pemain sudah berkumpul untuk melaksanakan Turnamen Mini U-20 melawan Fiji U-20, Selandia Baru U-20, dan Guatemala U-20, masalah lain muncul, Persija Jakarta meminta Cahya Supriadi.

Dengan segala keterbatasannya, Shin Tae-yong akhirnya memilih 23 nama untuk berjibaku di Uzbekistan pada 1 Maret 2023. Pelatih asal Korea Selatan itu hanya bisa berharap Garuda Muda meraih hasil terbaik. Sebab, kondisi skuad belum sepenuhnya ideal.

"Jujur, saat ini memang buka skuad yang saya mau. Jadi, saya juga sulit untuk bicara target kita seperti apa," ujar Shin Tae-yong kepada awak media di Jakarta, Rabu (24/2/2023).

Shin Tae-yong merasa, tim ini harus tetap tampil sebaik-baiknya selama Piala AFC U-20 2023 untuk dijadikan ajang pemanasan ke Piala Dunia U-20 2023. "Di Piala Dunia U-20 akan tambah lima pemain lagi. Jadi, saya sebenarnya juga penasaran skuad seperti sekarang ini bisa bersaing sampai mana," kata Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong menyebut sedikit menyesal karena tidak bisa memaksimalkan skuad yang ada. Itu karena penolakan Persija Jakarta, Persib Bandung, serta KMSK Deinze untuk menyerahkan pemain lebih cepat dari jadwal.

"Memang ada yang disayangkan. Maksudnya, kita tidak bisa mengadakan latihan sebanyak apa yang saya mau untuk program latihan (persiapan Piala AFC U-20). Tapi, ini disebut turnamen. Jadi, pastinya kami akan menunjukkan yang terbaik di Piala Asia," ungkap Shin Tae-yong.



Nantinya, timnas U-20 Indonesia berada di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan U-20, Irak U-20, dan Suriah U-20. Semuanya tim dengan kemampuan bagus.

"Sekarang di grup kita ada Uzbekistan. Apalagi mereka tuan rumah. Pastinya mereka tim yang terbaik. Ada lagi tim dari Korea Selatan, Jepang, Australia, dan Arab Saudi. Dari lima tim itu sepertinya yang akan bersaing di empat besar nanti," ujar Shin Tae-yong.

Lagi-lagi, Shin Tae-yong menyebut Indonesia harus memanfaatkan kesempatan langka menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 untuk menampilkan semua kekuatan terbaiknya. 

"Kita sebenarnya tim yang akan ikut Piala Dunia U-20 sebagai tuan rumah. Sayang, kita hanya bisa bawa skuad 50 persen yang terbaik," ungkap Shin Tae-yong.

"Seharusnya kita bisa full team harus dibawa, supaya kita bisa melihat persaingan para pemain seperti apa dan melihat juga persiapan Piala Dunia nantinya bagaimana. Jadi, itu yang saya sayangkan saja," pungkas pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018.