Kok, bisa? Simak kisah uniknya berikut ini..
Ada sejumlah kejutan saat timnas Indonesia menjalani FIFA Matchday melawan timnas Burundi. Selain kasus dokumen Shayne Pattynama yang tidak diurus Sekjen PSSI, Yunus Nusi, pemanggilan dua bintang kembar PSM Makassar, Yance dan Yakob Sayuri, juga banyak dibicarakan pendukung tim Garuda.

Pemanggilan Yance dan Yakob Sayuri oleh Shin Tae-yong menarik perhatian banyak orang. Sebab, mereka menjadi pemain kembar pertama yang dipanggil PSSI sejak Bagas-Bagus di timnas U-16 asuhan Fakhri Husaini.

Sebagai orang yang kembar identik, Yance dan Yakob Sayuri jauh lebih unik dari Bagas-Bagus. Jika Bagas Kaffa adalah bek sayap dan Bagus Kahfi merupakan penyerang, posisi Yance dan Yakob Sayuri sama-sama di sayap. Kedunya bisa main di kanan maupun kiri.

Yance dan Yakob Sayuri dipanggil karena penampilan yang bagus bersama PSM Makassar di Liga 1 2022/2023. Bahkan, Shin Tae-yong sempat memanggil sang kakak, Yakob Sayuri, di Piala AFF 2022.

Uniknya, sebelum bersinar dan dipanggil membela skuad Garuda, perjalanan karier Yance dan Yakob Sayuri cukup menarik. Bahkan, kedua pemain Papua itu nyaris batal bergabung ke Juku Eja. Jika itu terjadi, tentu saja tidak akan ada nama Yance dan Yakob Sayuri di FIFA Matchday melawan timnas Burundi kali ini.

Dalam sebuah wawancara dengan sebuah kanal Youtube bertajuk, Sport 77, Yance Sayuri mengungkapkan sempat nyaris batal menjadi pemain PSM Makassar.

Menurut Yance Sayuri, awalnya pihaknya meminta PSM Makassar mengontrak dirinya dan Yakob Sayuri dalam satu paket. Setelah dilakukan negosiasi dan pembicaraan dengan manajemen, Juku Eja sepakat mengontrak Yance dan Yakob Sayuri dalam satu paket.

Tapi, pelatih PSM Makassar ketika itu, Milomir Seslija, ternyata tdak setuju. Eks nakhoda Arema FC itu hanya ingin merekrut Yakob Sayuri. Kemudian, Yance dan Yakob Sayuri kembali melakukan pembicaraan. Kali ini, Milomir Seslija sepakat dengan pendapat manajemen PSM Makassar.

"Saya dan Yakob itu satu paket. Kalau mau rekrut Yakob harus rekrut Yance. Kalau mau rekrut Yance harus rekrut Yakob. Itu membuat saya kurang percaya diri dan agak minder," ujar Yance Sayuri.

"Tapi, di tangan pelatih yang sekarang, Bernardo Tavares, dia membangkitkan semangat saya. Beliau memberikan banyak menit bermain kepada pemain muda. Termasuk saya," tambah pemain sayap yang memulai karier sepakbola dengan Persemi Mimika di Liga 3 Papua.

Hasil kerja keras Yance dan Yakob Sayuri bersama Bernanrdo Tavares terlihat jelas. Keduanya menjadi sosok kunci Juku Eja yang OTW menjuarai Liga 1 2022/2023. Dan, yang paling membanggakan, panggilan timnas Indonesia didapatkan. Selamat!