Kasian yang jarang main....
Apapun hasil pertandingan melawan Timnas Kamboja U-22, sudah dipastikan Timnas Indonesia U-22 tetap melaju ke babak semifinal SEA Games 2023.

Kendati demikian Indra Sjafri tentu tak ingin catatan apik Skuad Garuda Muda tercoreng. Menang dan tidak kebobolan jauh lebih baik daripada membayangkan skenario lainnya.

Tapi beranikah Indra Sjafri memainkan pemain-pemain yang jarang bermain dan mengistirahatkan pemain inti? Dan apakah rotasi pemain bisa menjamin kemenangan untuk Skuad Garuda Muda?

Indra Sjafri bisa saja memberi kesempatan untuk beberapa nama sambil tetap memperhatikan kerangka tim yang sudah padu dari tiga pertandingan terakhir di Grup A.

Perlu ada perubahan susunan pemain, namun untuk kerangka tim tidak banyak diubah. Maksudnya setiap lini tetap perlu ada pemain kunci agar pemain yang baru masuk ini bisa menjalankan skema yang sudah dibangun selama tiga laga awal.

Rotasi dapat diterapkan di seluruh lini mengingat kualitas pemain cenderung merata di seluruh lini. Hal ini tak perlu jadi kekhawatiran melihat kerangka tim sejauh ini sudah terbentuk solid.



Misalnya di posisi penjaga gawang Adi Satryo perlu ujian lebih. Ernando Ari bisa istirahat lagi untuk laga berat di semifinal. Pratama Arhan bisa digantikan oleh Haikal Alhafiz yang sejauh ini belum semenitpun bermain.

Di lini tengah ada nama Beckham Putra yang bisa menggantikan peran Marselino Ferdinan. Posisi striker dan sayap ada Irfan Jauhari dan Titan Agung yang bisa dicoba sejak menit awal. Sejauh ini posisi itu masih jadi milik Ramadhan Sananta dan Witan Sulaeman yang belum menunjukkan performa impresif.

Rotasi di seluruh lini itu  perlu dilakukan untuk menjaga kondisi pemain agar fit di babak semifinal mendatang.

Menarik untuk melihat bagaimana strategi yang akan dimainkan oleh Indra Sjafri.