Salah satunya pemain yang pernah tertidur di bangku cadangan. Dia kemudian membela Borneo FC di Indonesia.
Real Madrid adalah salah satu tim tersukses di sepak bola Eropa. Selama bertahun-tahun, pemenang Liga Champions 13 kali itu telah menarik talenta terbaik dalam sejarah permainan, termasuk Zinedine Zidane, Alfredo Di Stefano, Raul, Roberto Carlos, Ferenc Puskas dan dua Ronaldo.

Presiden Real Madrid Florentino Perez merancang kebijakan transfer 'Galacticos' yang terkenal, di mana sang juara Spanyol merekrut beberapa nama besar pada zamannya.

Proyek Galacticos telah memberikan keuntungan besar, hasilnya Real Madrid memenangkan enam gelar La Liga, lima Liga Champions dan lima gelar Piala Dunia Antarklub sejak pergantian abad.

Namun, semua pemain yang dibeli Real Madrid tidak berjalan sesuai rencana, sementara yang lain cenderung tidak masuk akal. Untuk itu, mari kita lihat lima transfer Real Madrid yang sulit diduga. Ini dia:

5. Thomas Gravesen

Transfer senilai 3,4 juta poundsterling gelandang adal Denmark Thomas Gravesen dari Goodison Park ke Real Madrid pada 2005 tidak masuk akal.

Meskipun Real Madrid membutuhkan gelandang bertahan yang agresif dan tangguh, ada pilihan yang lebih baik di luar sana.

Meski banyak peluang, Thomas Gravesen gagal membangun dirinya di Real Madrid untuk jangka panjang. Pemain Denmark itu membuat 49 penampilan untuk Los Blancos tetapi memperoleh 20 kartu kuning dan merah. Selain itu, ia terlibat dalam perselisihan di tempat latihan dengan rekan setimnya saat itu yakni Robinho. Masa sial sang gelandang bersama Real Madrid berakhir dalam 18 bulan ketika ia pindah ke Celtic.

4. Elvir Baljic

Transfer senilai 26 juta Elvir Baljic ke Real Madrid pada 1999 cukup mengejutkan dunia sepakbola. Meskipun para pencari bakat Real Madrid tidak terkesan dengan pemain asal Bosnia itu, desakan mantan pelatih mereka John Toshack membuat penyerang tersebut akhirnya direkrut.

Baljic jelas terlihat tidak cocok di Real Madrid, dan dia menghabiskan sebagian besar waktunya dalam dua masa pinjaman yang berbeda. Di musim debutnya, Baljic hanya membuat 19 pertandingan, dan itu menjadi musim terakhirnya, karena ia dipinjamkan selama sisa kontrak tiga musimnya.

3. Javier Saviola

Transfer Javier Saviola juga mengejutkan dunia sepak bola ketika ia pindah dari Barcelona ke rival sengitnya Real Madrid.

Tidak seperti Luis Figo dan beberapa lainnya, pemain Argentina itu dinilai telah melewati masa jayanya ketika dia bergabung dengan Los Blancos, dan bisa dibilang, Perez hanya ingin menunjukkan sekedar gengsi dengan mengambil salah satu pemain rivalnya.

Dan benar saja, Saviola mengalami kesulitan untuk mendapatkan tempat di starting lineup Real Madrid, karena ia jelas kalah saing dengan pemain-pemain seperti Ruud van Nistelrooy, Raul, Robinho, Arjen Robben dan Gonzalo Higuain.

Saviola hanya memperoleh 28 penampilan dalam dua musim. Pesepakbola asal Spanyol itu hanya mencetak lima gol bersama Real Madrid sebelum pindah ke Benfica, di mana ia mendapatkan kembali sentuhan terbaiknya.

2. Julien Faubert

Meskipun menjadi penandatanganan pinjaman, Faubert membebani Real Madrid 1,5 juta poundsterling untuk penampilannya selama 54 menit dalam enam bulan di klub, dan dia gagal membuat kesan sedikitpun. Faubert tidak pernah menemukan tempat yang bagus di Real Madrid, apalagi starting XI kelas dunia mereka, karena dia jelas tidak berada di level yang sama dengan rekan satu timnya.

Selain itu, Faubert terkenal karena pernah tertidur di bangku cadangan dalam pertandingan melawan Villarreal dan juga akhirnya absen latihan keesokan harinya. Enam bulan kemudian, kesepakatan pinjamannya tidak diperpanjang, dan opsi untuk membeli tidak dilakukan. Faubert tidak diragukan lagi tetap menjadi salah satu rekrutan paling aneh di Real Madrid.

1. Jonathan Woodgate

Jonathan Woodgate, hanya bertahan satu musim bersama Real Madrid. Meskipun Woodgate dianggap sebagai salah satu bek terbaik Liga Premier, ia secara konsisten harus absen karena cedera.

Entah apa yang membuat Real membeli seorang pemain yang menghabiskan satu tahun tanpa bermain karena cedera di masalah paha.

Meskipun kondisi medis menjadi kondisi pertama dan terpenting untuk mendatangkan pemain baru, dokter tim Real Madrid tampaknya gagal mendeteksi masalah cedera Woodgate yang sedang berlangsung.

Woodgate yang kini menjadi pelatih AFC Bournemouth hanya membuat sembilan penampilan La Liga untuk Los Blancos, sebuah kerugian besar mengingat 18,3 juta poundsterling yang dikeluarkan Real Madrid untuk jasanya. Jonathan Woodgate bisa dibilang debutan terburuk untuk Real Madrid, mencetak gol bunuh diri dan pernah diusir keluar lapangan.