Taktik unik Barthez sering membuat lawan kesal
Sebagai salah satu kompetisi nomer satu dunia, beberapa penjaga gawang di Liga Premier cukup membuat kita terkejut dengan aksi yang mereka tunjukan, misalnya saja aksi Fabien Barthez yang sempat membela Man United di awal tahun 2000-an.

Mundur lagi ke belakang pada saat Sir Alex Ferguson masih melatih Manchester United, kita semua pasti tahu bahwa pelatih asal Skotlandia itu pernah membuat beberapa keputusan mengejutkan selama menukangi Setan Merah, salah satunya adalah menjadikan Fabien Barthez sebagai penjaga gawang pilihan pertamanya di Old Trafford selama tiga musim.

Menggantikan Peter Schmeichel, yang bisa dibilang sebagai penjaga gawang terhebat yang pernah ada di era Liga Premier, maka jelas sekali mencari pengganti kiper Denmark itu tidak lah mudah, apalagi setelah treble klub pada tahun 1999.

Baik Mark Bosnich maupun Raymond van der Gouw tidak sepenuhnya meyakinkan Ferguson, sementara Massimo Taibi jauh lebih buruk.

Berapa harga Fabien Barthez saat didatangkan oleh Man United ?
Menjelang musim 2000/2001, United menggelontorkan dana sebesar 7,8 juta Poundsterling untuk membawa Barthez ke kota Manchester setelah memenangi Piala Dunia - rekor transfer di Liga Premier untuk seorang penjaga gawang saat itu.

"Mark Bosnich dan Raimond van der Gouw keduanya penjaga yang hebat tetapi tidak memiliki kepribadian yang dimiliki Schmeichel," ujar Ferguson kepada wartawan saat itu.

"Tapi Fabien punya. Dia adalah karakter yang nyata."

Selama empat musim membela Setan Merah, ia sukses memenangkan dua gelar Liga Premier, namun kesimpulan positif Ferguson kepada Barthez jelas sempat diragukan untuk beberapa momen.

Memberi dua gol kepada pemain Arsenal, Thierry Henry di Highbury dan bermain untuk posisi offside yang tidak pernah terjadi saat melawan pemain West Ham, Paolo Di Canio di Piala FA adalah dua kesalahan yang langsung muncul di benak kita semua saat mengingat kembali sosok Barthez di United.

Pria Prancis itu juga keluar dari kotak penalti dari waktu ke waktu, mencoba menggiring bola melewati lawan, dan bahkan melakukan lemparan ke dalam yang aneh.

“Saya pikir saya membeli seorang penjaga gawang, tapi sepertinya saya membeli kiri luar" ujar Ferguson.



Taktik penalti Fabien Barthez
Meski begitu, Barthez memang menghasilkan banyak penyelamatan penalti untuk Setan Merah, berkat taktik permainan pikirannya yang cukup kontroversial saat dihadapkan momen satu lawan satu.

Seperti yang ditunjukkan video berikut, Barthez yang tampak berdiri menunggu di tiang kanan gawang, membuat semua orang kesal karena menunggunya dan taktik itu berhasil.



Penendang penalti dalam video tersebut, Steed Malbranque dari Fulham dan Muzzy Izzet dari Leicester City sama-sama menjadi korban dari taktik unik sekaligus kontroversial milik Barthez.

Barthez sangat senang menerima kartu kuning karena membuang-buang waktu dengan berdiri di samping gawangnya jika itu bisa membuat peluang yang lebih baik untuk menyelamatkan penalti.

Setelah empat tahun bersama United, Barthez meninggalkan Inggris dan hengkang ke Marseille pada 2004.

Ia kemudian menghabiskan dua tahun dengan klub Prancis itu sebelum mengakhiri karirnya bersama Nantes pada tahun 2007.

Bagaimana kabar Fabien Barthez saat ini ?
Barthez kini telah berusia 50 tahun dan ternyata pemain jebolan akademi Toulouse itu menjalani kehidupan yang sangat berbeda akhir-akhir ini. Barthez kini beralih profesi menjadi seorang motorsport profesional dan terbilang cukup sukses dalam bidang barunya tersebut.