Roy Keane Kritik Michael Carrick Meski Manchester United Menang
Ditulis oleh Dalu Ningrat NandikaRingkasan Berita
-
Roy Keane skeptis meski United menang 3-2 atas Arsenal di bawah pelatih sementara Michael Carrick.
-
Carrick membawa perubahan cepat, United kini di posisi keempat Liga Premier dengan 38 poin.
-
Keane menilai Carrick belum layak jadi pelatih permanen, meski sukses dalam dua pertandingan awal.
Roy Keane memberikan pandangan tajam tentang posisi Michael Carrick sebagai pelatih sementara Manchester United meski menang melawan Arsenal.
Keane Tak Terpukau Meski United Menang
Roy Keane, mantan kapten Manchester United, memberikan pandangan jujur dan tajam tentang penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih sementara United. Meskipun United meraih kemenangan luar biasa 3-2 atas Arsenal, Keane tetap skeptis. Carrick memulai debutnya dengan kemenangan 2-0 melawan Manchester City dalam derby di Old Trafford, menunjukkan energi dan kepercayaan diri yang sebelumnya hilang di bawah manajer sebelumnya, Ruben Amorim.
Baca juga : Berita Sepak Bola Terbaru, Analisis, Profil, Feature, Berita Sepak Bola Dunia dan Indonesia
Setan Merah membuktikan kemenangan itu bukan kebetulan dengan mengalahkan pemimpin liga di kandangnya sendiri. Setelah Lisandro Martinez mencetak gol bunuh diri, Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu membalikkan keadaan untuk memimpin United. Gol spektakuler Dorgu dibatalkan oleh Mikel Merino tujuh menit sebelum waktu berakhir, tetapi Matheus Cunha, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol kemenangan untuk United, memberikan kemenangan pertama di Emirates dalam delapan tahun.
Perubahan Cepat di Bawah Carrick
Michael Carrick telah memberikan dampak transformatif di United dalam waktu singkat. Tim yang telah memenangkan Liga Premier 13 kali ini kini duduk di posisi keempat dengan 38 poin dari 23 pertandingan. Namun, Keane tidak terlalu bersemangat dan percaya United tidak boleh mengulangi langkah mereka dengan Ole Gunnar Solskjaer pada 2019 dengan memberikan Carrick pekerjaan secara permanen.
Ketika ditanya oleh Micah Richards di Sky Sports, Keane menyatakan, "Pekerjaan itu? Kamu bercanda. Tidak, dia telah memiliki dua penampilan hebat tetapi siapa pun bisa memenangkan dua pertandingan. Yang penting adalah apa yang dia lakukan hingga akhir musim. Bahkan jika mereka mendapatkan posisi keempat, saya tidak yakin dia adalah orang yang tepat untuk pekerjaan itu. Sama sekali tidak. Mereka membutuhkan manajer yang lebih besar dan lebih baik. Tapi, dia punya kesempatan, peluang besar baginya dan, tahukah kamu, dia memanfaatkannya dengan baik."
Kontrak Carrick berlangsung hingga akhir musim dan sejumlah manajer telah dikaitkan dengan posisi tersebut, termasuk Oliver Glasner, Andoni Iraola, dan Marco Silva. Selanjutnya untuk United adalah kunjungan Fulham pada hari Minggu, 1 Februari.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!