Dia adalah orang yang cukup berjasa untuk Barcelona dan pernah main bareng Messi.
Meski baru terealisasi setelah dikalahkan Real Madrid dan Rayo Vallecano, isu pergantian pelatih di Barcelona sudah cukup lama bergulir. Bahkan, ketika Lionel Messi bersiap menuju Paris Saint-Germain (PSG), saran pemecatan Ronald Koeman sudah diberikan. Bahkan, La Pulga mengusulkan salah satu mantan pemain El Barca sebagai pengganti.

Berita yang dilansir dari sejumlah media olahraga Spanyol, khususnya yang berbasis di Katalunya, menyatakan Messi sempat berbicara kepada Joan Laporta tentang evaluasi kinerja Koeman selama musim 2020/2021. 

Konon, Messi meminta kepengurusan baru klub di bawah Laporta untuk mempertimbangkan mengganti Koeman sebelum musim baru dimulai. Messi disebut sudah memprediksi nasib pelatih asal Belanda itu tidak akan lama berdasarkan sejumlah pengalaman selama sekitar semusim.

Yang paling menarik dari percakapan itu adalah megabintang Argentina tersebut meminta Laporta memulangkan mantan rekan Messi di Camp Nou, yang sekarang masih melatih di Qatar. Dia adalah Xavi Hernandez.

Meski berita tersebut belum bisa dikonfirmasi kepada Laporta maupun Messi, faktanya Koeman sudah dipecat. Itu artinya Barcelona harus segera mencari pelatih baru untuk bangkit dari keterpurukan sebelum pertandingan berikutnya diselenggarakan.

Sesuai jadwal, Barcelona akan menghadapi Deportivo Alaves di Camp Nou, Sabtu (30/10/2021). Kemudian, Dynamo Kiev menanti di pekan keempat Liga Champions, 2 November 2021. 



Uniknya, saran Messi kepada Laporta ternyata sejalan dengan keinginan pengurus maupun pendukung Barcelona. Laporta dan orang-orang di belakang layar sekarang sedang mencari pengganti yang cocok. Dan, menurut publikasi Spanyol, Cadena Cope, mereka berniat menunjuk Xavi.

Saat ini legenda El Barca tersebut sudah menjadi pelatih Al Sadd. Di sana, Xavi meraih kesuksesan besar. Dia mengantarkan Al Sadd menjuarai Qatar Stars League (2020/2021), Piala Super Qatar (2020, 2021), Piala Super Qatar (2019), Piala Emir Qatar (2020, 2021), dan Piala Qatar (2019/2020).



Pria berusia 41 tahun itu sebelumnya sudah menyatakan minatnya untuk kembali ke Camp Nou minggu lalu dalam sebuah wawancara dengan 20 Minutos. "Idealnya saya adalah pelatih Barcelona. Itu adalah tujuan dan impian saya dan saya tidak pernah menyembunyikannya," kata Xavi.

"Saya tidak tahu apakah itu akan terjadi atau tidak, apakah mereka membutuhkan saya atau tidak. Tapi, untuk saat ini saya juga senang di Al Sadd dan sangat bangga berada di sini. Jika ada tawaran datang, itu akan dievaluasi dan kemudian kami akan mencoba memutuskan. Tapi, untuk saat ini saya sangat senang di sini," ungkap Xavi.