Dari Eredivise Belanda ke klubnya anak Presiden..
Anda pasti tidak akan melupakan momen Piala AFF 2010, meski akhirnya timnas Indonesia lagi-lagi keluar sebagai runner-up, akan tetapi secara permainan Indonesia sangat menghibur untuk ditonton.

Hal itu tak terlepas dari aksi-aksi para penggawa skuad Garuda dan diantara yang menarik perhatian adalah pemain naturalisasi bernama Irfan Bachdim.

Sejak saat itu, nama mantan pemain FC Utrecht ini makin berkibar di kancah sepak bola nasional. Namanya hilir mudik masuk pemberitaan dan Irfan jadi rebutan klub-klub Indonesia.



Pada mula kedatangan Irfan Bachdim ke Indonesia, ia bermain untuk Persema Malang, dan lalu pada musim 2013 berkiprah di Liga Thailand bersama Chonburi FC lalu Huai Thalaeng, dirasa tampil gemilang, Irfan diboyong oleh klub Liga Jepang, Venteforet Kofu lalu pindah ke  H.C. Sapporo.

Setelah bertahun-tahun di luar negeri, musim 2018-29  Irfan pulang kampung ke Indonesia dan langsung dipersunting oleh Bali United.

Kualitas Irfan Bachdim saat itu memang tak bisa dibohongi, dengan cepat ia jadi pemain andalan untuk Bali United dan ikut serta berperan besar dalam perjalanan memenangkan Liga 1, kompetisi paling elit sepak bola Indonesia.

Setelah sekitar 3 musim di Bali United, Irfan Bachdim dengan jiwa penggembaranya kembali memperkuat klub lain, kali ini bersama klub promosi PSS Sleman.



Dan Irfan hanya singgah sebentar di klub kebanggaan warga Jogjakarta tersebut.

Dan sekarang pemain berusia 33 tahun itu telah  resmi menjadi penggawa Persis Solo. Hal itu diumumkan langsung oleh klub yang berjuluk  'Laskar Sambernyawa' melalui situs resmi dan media sosialnya mereka pada Kamis (4/11/2021) malam WIB.

Dari Utrecht ke Persis Solo yang cuma bermain di kasta kedua, jelas secara naratif karier Irfan yang dinamis mengalami penurunan.

“Ya, saya mengikuti kompetisi Liga 2 dan mengikuti Peris. Saya rasa manajemen, pelatih sangat bagus dan saya sudah kenal juga dengan beberapa pemain di sini," ujar Irfan dalam pernyataan resmi klub.

"Lalu mungkin yang paling penting di sini ada visi, ada target, dan itu yang saya sangat suka. I wanna be part of the journey,” ucapnya.

Irfan mengaku senang bisa reuni dengan beberapa rekan dan mantan pelatihnya dulu.



“Ya, saya telah mengenal Coach Eko dulu saat di Bali United. Dia pekerja keras dan saya tahu bagaimana etos kerja Coach Eko selama di Bali dulu. Saya percaya dia bisa bawa klub ini semakin baik,” tambah Irfan.

Sementara ini Persis Solo masih berada di puncak Grup C dengan koleksi 11 poin dari lima pertandingan.

Dan dalam waktu dekat, Persis  akan menghadapi Persijap dalam lanjutan Liga 2 2021, dimana kemungkinan besar Irfan Bachdim akan langsung dimainkan.