Keberuntungan benar-benar sedang berpihak kepada Spanyol.
Spanyol berada di ambang meraih tempat ke Piala Dunia 2022 di Qatar setelah mengalahkan Yunani 1-0 dengan penalti di babak pertama yang dihasilkan Pablo Sarabia Olympic Stadium, Athena, Jumat (12/11/2021) dini hari WIB.

Berdasarkan hasil di Athena dan kemenangan mengejutkan 2-0 Georgia atas Swedia di Batumi, beberapa jam sebelumnya, Spanyol hanya membutuhkan hasil imbang pada pertandingan terakhir saat menghadapi The Yellow Vikings di Sevilla untuk mendapatkan tiket ke Qatar.

Yang menarik dari pertandingan melawan Yunani adalah terdapat banyak hal baru dalam starting line-up Luis Enrique, terutama dengan debutan Raul de Tomas di lini depan bersama Alvaro Morata. 

Sementara Dani Carvajal dan Jose Luis Gaya mengisi posisi full back. Lalu, Inigo Martinez ditempatkan di tengah kembali dan Rodri masuk menggantikan Sergio Busquets di lini tengah.

Kemudian, sesaat sebelum satu jam (di babak kedua), Enrique memasukkan beberapa pemain dari bangku cadangannya. Sebut saja Dani Olmo dan Rodrigo Moreno, yang masing-masing masuk menggantikan Sarabia dan De Tomas. Selanjutnya, Sergio Busquets menggantikan Gavi. Lalu, Pablo Fornals menggantikan Morata.



Enrique harus berterima kasih kepada ketenangan Sarabia yang berhasil mengkonversi gol penalti. Hukuman didapatkan setelah Inigo dilanggar di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih tanpa ragu setelah mendapat konfirmasi dari VAR.

Dengan kemenangan ini, Spanyol memuncaki klasemen sementara Grup B dengan 16 poin dari tujuh pertandingan. La Furia Roja menggeser Swedia dengan keunggulan satu poin. 



Situasi aneh itu terjadi karena secara mengejutkan The Yellow Vikings dikalahkan Georgia 2-0, meski sang maestro Zlatan Ibrahimovic kembali ke lapangan setelah sempat absen beberapa saat. Artinya, pada laga terakhir Senin (15/11/2021) dini hari WIB, Swedia harus mengalahkan Spanyol di Sevilla.

"Jika ada pesan yang ingin disampaikan kepada para penggemar di Sevilla, itu adalah bahwa kita semua bersama-sama untuk mencapai tujuan. Semoga ada suasana yang hebat seperti malam-malam lainnya di La Cartuja dan kita bisa mencapainya," kara Sarabia setelah pertandingan, di situs resmi La Furia Roja.



 Harapan yang sama juga diungkapkan Enrique. Mantan pelatih Barcelona berharap dukungan publik Sevilla untuk menghadapi pertandingan penentuan yang akan menentukan tiket Spanyol.

"Pada waktu saya sebagai pemain, kami lolos ke Piala Dunia melawan Denmark di Sevilla. Saya tidak ingat pertandingan serupa dalam karier saya di mana para penggemar membawa kami dengan cepat seperti hari itu. Saya harap La Cartuja akan benar-benar membawa keberuntungan bagi kami," ujar Enrique.