Kini pria Belanda tersebut akan menghadapi persidangan
Mantan bintang Ajax, Quincy Promes akan dituntut atas percobaan pembunuhan dan penyerangan, menurut laporan lokal di Belanda.

Pada Desember 2020, pemain internasional Belanda itu ditangkap karena dicurigai menikam sepupunya di sebuah pertemuan pada bulan Juli lalu.

Mantan pemain Sevilla itu menghabiskan dua hari di penjara sebelum dibebaskan tetapi penyelidikan polisi berlanjut hingga Mei tahun ini.

Pada Kamis lalu (18/11/2021), diputuskan bahwa Promes akan dituntut dan kasusnya akan dibawa ke pengadilan. Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan sidang akan digelar.



Menurut beberapa laporan, Promes mengadakan pesta keluarga di sebuah gudang di Abcoude dan terlibat pertengkaran dengan seorang anggota keluarga laki-laki. Ia kemudian diduga telah menikam individu dengan pisau dan menyebabkan luka serius.

Pengacara Promes mengklaim dia tidak berada di tempat ketika insiden itu terjadi dan "sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidikan" dalam sebuah pernyataan.

Promes melewatkan pelatihan Ajax saat ditahan dan mengomentari masalah tersebut setelah kembali ke lapangan untuk tim Amsterdam dalam kemenangan 4-2 atas ADO Den Haag.

"Itu mengejutkan semua orang, tapi saya senang saya dibebaskan begitu cepat," ujarnya kepada Fox Sports.

"Saya tidak bisa mengatakan lebih banyak tentang itu. Saya sama terkejutnya dengan seluruh dunia. Ini adalah sesuatu dari kehidupan pribadi saya, saya tidak bisa mengatakan lebih banyak tentang itu."

"Rasanya bagus bahwa orang-orang percaya pada saya, itu sangat membantu. Saya tidak ingin membuang energi lagi untuk masalah periferal."

Promes membuat 50 penampilan untuk Ajax sebelum kembali menandatangani kontrak dengan Spartak Moscow pada Februari tahun ini.

Pemain berusia 29 tahun itu telah bermain sebanyak 50 kali untuk tim nasional Belanda dan tampil di turnamen Euro 2020 di musim panas lalu.