5 Pemain Top yang Pernah Dituduh Terlalu Gemuk

"Dua pemain berasal dari Belgia."

Analisis | 04 July 2022, 16:11
5 Pemain Top yang Pernah Dituduh Terlalu Gemuk

Libero.id - Menjadi bintang pesepakbola profesional di level tertinggi membutuhkan pengorbanan yang luar biasa. Pemain dituntut tidak hanya mempertahankan tingkat kebugaran yang optimal dan menjaga diri mereka dalam kondisi yang baik sepanjang musim.

Di satu sisi, para pemain bintang juga akan selalu menjadi sorotan para fans. Salah satunya, ketika pemain mengalami perubahan dalam bentuk postur tubuh, seperti telihat terlalu gemuk. Sontak para fans akan menjadikan itu sebagai bully habis-habisan.

Pada catatan itu, mari kita lihat 5 pemain top yang pernah dituduh terlalu gemuk.

5. Romelu Lukaku

Romelu Lukaku tidak pernah benar-benar mencapai puncaknya selama waktunya di Manchester United. Tapi, dia memiliki musim 2017/2018 yang layak bersama Setan Merah, mencetak 27 gol dan memberikan 9 assist dalam 51 penampilan di semua kompetisi.

Musim itu, Lukaku juga tampil cemerlang dengan Belgia di Piala Dunia 2018 saat mereka finis ketiga dalam kompetisi tersebut.

Namun, saat kembali menjalani latihan pramusim usai libur musim panas, Lukaku dituding kelebihan berat badan. Sebelum pindah ke Inter Milan pada musim panas 2019, pakar Sky Sports Gary Neville menuduhnya kelebihan berat badan dan tidak profesional.

Menanggapi jurnalis Inggris Andy Mitten di Twitter, Neville menulis:

"Dia mengakui dia kelebihan berat badan! Dia lebih dari 100kg! Dia pemain Manchester United! Dia akan mencetak gol dan melakukannya dengan baik di Inter Milan, tetapi ketidakprofesionalan menular."

Lukaku yang dituduh terlalu gemuk pun membalas Neville (via Football365) dengan memposting foto dirinya yang bertelanjang dada, di mana dia tampak berotot dan menuliskannya "tidak buruk untuk anak laki-laki gemuk."

4. Eden Hazard

Eden Hazard pindah dari Chelsea ke Real Madrid pada musim panas 2019 dengan kesepakatan rekor klub senilai 115 juta euro (Rp 1,7 triliun). Pemain timnas Belgia tampil cemerlang di Chelsea dan jarang mengalami cedera.

Namun, ketika dia muncul saat sesi latihan di Real Madrid sebelum musim 2019/2020 membuat klub mempertanyakan komitmennya untuk tujuan tersebut. Dalam sebuah wawancara dengan L'Equipe pada November 2019, Hazard mengaku kelebihan berat badan saat kembali dari liburan.

"Itu benar. Saya tidak akan menyembunyikannya, tetapi ketika saya sedang berlibur, saya sedang berlibur. Saya telah menambah lima kilo, saya tipe orang yang cepat gemuk dan kehilangan begitu cepat jika saya berhati-hati.”

“Ketika saya berusia 18 tahun, di Lille, berat saya 72 atau 73 kg. Massa otot adalah 75 kg, pada hari yang buruk, 77 kg. Berat saya 80 kg musim panas ini, saya kehilangannya dalam 10 hari,” beber Hazard.

3. Gonzalo Higuain

Juventus mengeluarkan 90 juta euro (Rp 1,4 triliun) pada musim panas 2016 untuk mengontrak Gonzalo Higuain dari Napoli. Pada musim 2015/2016, superstar asal Argentina itu mencetak 38 gol dan memberikan tiga assist dalam 42 penampilan di semua kompetisi untuk Partenopei.

Namun, Bianconeri terkejut melihat penampilan Higuain saat dia turun ke lapangan dalam debutnya di Juventus. Penembak jitu Argentina itu tampak kelebihan berat badan dan para fans tidak senang melihat rekor pemain baru klub dalam bentuk itu.

Tapi, Higuain dengan segera mengembalikan bentuk tubuh idealnya, dan dia berhasil menjalani musim debut yang sangat bagus di Juventus. Dia kemudian mencetak 32 gol dan memberikan 4 assist dalam 55 penampilan di semua kompetisi untuk Bianconeri musim itu.

2. Neymar

Neymar Jr selalu dikenal sebagai penyerang yang atletis dan gesit, membuatnya dengan mudah melewati para pemain bertahan. Namun, jelang musim 2021/2022, Neymar disebut-sebut oleh fans di Instagram karena kelebihan berat badan.

Selama liburan musim panas, dalam sebuah foto yang beredar, Neymar terlihat bertelanjang dada dan beberapa fans dengan cepat menuduhnya dia tidak bisa menjaga kebugaran dengan tubuhnya yang mulai gemuk.

Saat Neymar membuat penampilan pertamanya musim 2021/2022 melawan Reims, para jurnalis menuduh penyerang itu statis dan 'tidak fit'. Cukuplah untuk mengatakan, wacana kebugaran Neymar membentang di sebagian besar musim panas.

Para fans mem-bully seperti asal Brasil saat itu terlihat terlalu gemuk. Dia kelebihan berat badan saat Brasil menang 1-0 atas Chile di kualifikasi Piala Dunia pada September. Pemain timnas Brasil itu memutuskan untuk memberikan tanggapan.

Melalui akun Instagram pribadinya, Neymar mengungkapkan bahwa dia hanya mengenakan jersey dengan ukuran yang salah. Penyerang PSG itu mengatakan bahwa dia mengenakan kemeja 'ukuran G' (ukuran besar Eropa) dan bersikeras bahwa dia tidak kelebihan berat badan.

1. Luis Suarez

Luis Suarez bergabung dengan Barcelona pada musim panas 2014. Tapi, dia diskors untuk paruh pertama musim 2014/2015 setelah dinyatakan bersalah menggigit bek tengah Italia, Giorgio Chiellini, di Piala Dunia 2014.

Suarez melakukan debutnya di Barcelona dalam bentrokan dengan tim B. Dia mengantongi dua gol dalam permainan, tetapi saluran TV yang berbasis di Madrid (melalui Daily Mirror) melabeli Suarez 'gemuk' dan mengklaim dia tampak seperti 'mantan pesepakbola'.

Pelatih Barcelona saat itu, Luis Enrique, membalas laporan tersebut pada konferensi pers akhir pekan itu dan berkata:

"Suarez, gendut? Dia adalah pemain yang kekar secara alami. Dia memiliki berat badan ideal dan dia siap bersaing."

"Jika Anda mau, kami akan memberinya sedot lemak, tetapi saya rasa dia tidak membutuhkannya," timpal Enrique.

Dalam 42 penampilan yang dia buat selama musim 2014/2015, Suarez mencetak 24 gol dan memberikan 23 assist. Pemain timnas Uruguay itu kemudian membuat sejarah bersama Barcelona dan menjadi pencetak gol terbanyak mereka di semua kompetisi (59 gol) saat mereka memenangkan treble kontinental di musim 2015/2016.

(atmaja wijaya/yul)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Analisis

Artikel Pilihan


Daun Media Network