Peringkat No.6 Man United Era Liga Premier

"Ada yang membuat Sir Alex Ferguson sampai menyesal."

Analisis | 01 August 2022, 06:37
Peringkat No.6 Man United Era Liga Premier

Libero.id - Pemain asal Argentina, Lisandro Martinez, resmi didatangkan Manchester United dari Ajax Amsterdam dengan harga 47 juta pounds (Rp. 849 Miliar).

Setelah kedatangannya pada Jumat (29/7/2022), bek tengah itu dikonfirmasi akan menggunakan jersey No.6. Dia juga bisa bermain sebagai gelandang bertahan. Kehadiran bek asal Argentina itu diharapkan mampu membuat lini pertahanan Manchester United semakin solid.

Dalam sejarahnya, jersey No.6 di Setan Merah telah digunakan sejumlah pemain bintang. Bintang Prancis Paul Pogba adalah pemain yang terakhir menggunakannya sebelum kedatangan Martinez.

Kini, Martinez akan menjadi pemain ke-8 yang memakai jersey No.6 di Manchester sejak Liga Premier memperkenalkan nomor skuad resmi mereka pada musim 1993/1994. Tapi, siapa yang terbaik?

Pada catatan itu, mari kita lihat peringkat pemain jersey No.6 Manchester United era Liga Premier.

7. Laurent Blanc

Blanc datang ke Old Trafford dengan status free agen pada 2001, tetapi pemain berusia 35 tahun itu sudah memasuki usia senja dari kariernya yang gemilang.

Dia berjuang untuk beradaptasi dengan gaya permainan Liga Premier yang cepat dan keras. Man United kebobolan 32 gol selama 29 kali penampilannya sebagai bek tengah di Liga Premer pada 2001/2002 saat mereka melepaskan gelar dan finis di urutan ketiga klasemen Liga Premier musim itu.

Namun, jangan lupakan bahwa Blanc pernah memainkan peran kunci dalam kemenangan comeback paling ikonik Man United, yakni mencetak gol kedua mereka dalam kemenangan 5-3 atas Tottenham di White Hart Lane pada September 2001.

Mantan pemain Timnas Prancis itu bahkan membalikkan keadaan dan membantu Man United merebut kembali mahkota tersebut pada 2002/2003, meskipun itu terjadi setelah dia beralih ke jersey No.5.

6. Rio Ferdinand

Legenda Man United yang satu ini tidak diragukan lagi adalah pemain terbaik yang pernah mengenakan jersey No.5 United, tapi bek timnas Inggris itu harus puas dengan finis keenam.

Bek tengah itu awalnya mengenakan jersey No.6 Man United setelah didatangkan dari Leeds seharga 29,1 juta pounds (Rp. 524 Miliar) pada 2002, karena Blanc telah mengambil nomor favoritnya. Meskipun berjuang dengan beberapa masalah cedera di musim debutnya, dia masih mampu menopang pertahanan Man United dan membuat 28 penampilan saat Setan Merah mengangkat trofi Liga Premier.

Mantan pemain timnas Inggris itu kemudian mengganti nomor bajunya setelah Blanc pensiun pada 2003. Dan, sisanya, seperti yang mereka katakan adalah sejarah.

5. Jonny Evans

Setelah datang melalui akademi Man United dan mengenakan jersey No.43 dan No.23, Evans beralih ke jersey No.6 menjelang musim 2011/2012.

Pemain timnas Irlandia Utara itu kemudian memanfaatkan masalah cedera Nemanja Vidic dan membentuk kemitraan yang mengesankan dengan Ferdinand. Dia kemudian menikmati musim terbaiknya di Man United pada 2012/2013, membuat 30 penampilan di semua kompetisi saat mereka memenangkan gelar liga ke-20.

Tetapi, bek tengah itu berjuang setelah Ferguson pensiun pada akhir musim itu dan dijual ke West Bromwich Albion hanya dengan 6 juta pounds (Rp 108 miliar) pada 2015.

4. Paul Pogba

Paul Pogba adalah satu-satunya gelandang murni dalam daftar ini. Pogba mengambil jersey No.6 setelah kembali ke Man United dalam kesepakatan 89 juta pounds (Rp 1,6 triliun) pada musim panas 2016.

Dia menikmati musim debut yang mengesankan pada 2016/2017, membantu tim Jose Mourinho mengangkat Piala Liga dan mencetak gol dalam kemenangan final Liga Europa atas Ajax.

Namun, pemain timnas Prancis itu gagal memenangkan trofi di level klub selama lima musim terakhirnya di Old Trafford.

“Anda harus jujur, lima musim terakhir belum memuaskan saya – tidak sama sekali. Tahun ini sudah mati, kami tidak akan memenangkan apa pun,” kata Pogba pada 2022.

Kendati demikian, Pogba masih menghasilkan beberapa momen ajaib dan mencetak dua gol dalam kemenangan 3-2 atas Manchester City. Tetapi, itu tidak cukup untuk membenarkan label harganya. Pemain berusia 29 tahun itu akhirnya menjadi sosok yang banyak difitnah di Man United, bahkan dicemooh oleh para fans selama pertandingan terakhirnya di Old Trafford.

Dapat diakui, Pogba jauh lebih berbakat daripada beberapa pemain dalam daftar ini. Tetapi, dia gagal menunjukkan kemampuan yang tidak diragukan itu secara konsisten.

3. Wes Brown

Salah satu pemain yang paling diremehkan dalam sejarah Man United. Brown mendapat jersey No.6 menjelang musim 2003/2004 dan memiliki awal yang sulit untuk musim itu sebelum membungkam kritik dengan kinerja man-of-the-match melawan Arsenal di semifinal Piala FA.

Namun, dia sempat kehilangan tempatnya di tim setelah kedatangan Nemanja Vidic, tetapi membuktikan dirinya sebagai bek kanan pilihan pertama Man United pada 2007/2008. Dia menikmati musim yang brilian saat dirinya mencatatkan assist di final Liga Champions.

Bek itu kemudian mengalami masalah cedera dan memutuskan untuk bergabung dengan Sunderland pada 2011, setelah membuat 239 penampilan selama delapan tahun dengan jersey No.6 Man United.

2. Gary Pallister

Gary Pallister adalah pemain Man United pertama yang secara resmi mengenakan jersey No.6. Pallister telah memenangkan gelar Liga Premier dan penghargaan Pemain Terbaik Tahun PFA sebelum dimulainya musim 1993/1994. Tapi, dia menolak untuk berpuas diri dan merupakan kunci kesuksesan Man United, memenangkan tiga gelar liga dan dua Piala FA sebelum  kembali ke mantan klubnya, Middlesbrough, pada 1998.

Bek tengah itu membangun kerjasama apik dengan Steve Bruce dan mencetak beberapa gol penting bagi Man United, termasuk dua gol dalam kemenangan 3-1 melawan Liverpool pada April 1997.

1. Jaap Stam

Tidak diragukan Jaap Stam adalah pemain No.6 United yang paling layak berada di peringkat pertama dalam daftar ini. Bek tengah itu menggantikan Pallister di jantung pertahanan Man United pada 1998 dan dengan cepat membuktikan dirinya sebagai salah satu bek terbaik yang pernah bermain di Liga Premier.

Dia membuat 127 penampilan untuk klub, membantu mereka memenangkan tiga gelar Liga Premier berturut-turut dan treble yang terkenal pada 1999. Mantan pemain timnas Belanda itu kemudian diizinkan meninggalkan Old Trafford pada 2001, tetapi merupakan salah satu dari sedikit pemain yang disesalkan Ferguson untuk dijual. 

“Ketika saya memikirkan kekecewaan, jelas Jaap Stam selalu mengecewakan saya. Saya membuat keputusan yang buruk di sana,” kata Ferguson kemudian mengakui pada 2013.

(atmaja wijaya/yul)

Baca Berita yang lain di Google News




Hasil Pertandingan Manchester United


  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Analisis

Artikel Pilihan


Daun Media Network