9 Pemain Murah tapi Moncer di Bursa Transfer Musim Panas Liga Premier

"Dua pemain berstatus gratis."

Feature | 22 September 2022, 22:39
9 Pemain Murah tapi Moncer di Bursa Transfer Musim Panas Liga Premier

Libero.id - Tidak selalu pembelian mahal membuktikan investasi yang baik, dan kami telah memilih sembilan pemain yang direkrut klub Liga Premier dengan harga yang relatif murah di musim panas. Namun, mereka tampil luar biasa untuk klub barunya.

Bagaimanapun, kami telah memilih sembilan pemain yang didatangkan dengan harga di bawah 20 juta pounds (Rp 339 miliar) pada musim panas 2022. Harga itu menurut kami melampaui harganya.

#1 Armel Bella-Kotchap

Bella-Kotchap mungkin menjadi salah satu rekrutan yang paling tidak diketahui di musim panas Liga Premier. Pemain berusia 20 tahun itu tiba di Southampton dari klub Jerman, Bochum, hanya dengan 8,6 juta pounds (Rp 145 miliar).

Beberapa bulan kemudian dia dipanggil ke skuad Jerman untuk pertandingan Nations League pada September dan sedang dikaitkan dengan klub raksasa Liga Premier, seperti Manchester United dan Liverpool.

Legenda The Saints, Francis Benali, tentu saja terkesan dan berkata, “Dalam pertandingan Manchester United, meskipun mereka kalah, dia adalah salah satu pemain yang menonjol, dan dalam kemenangan melawan Chelsea, dia luar biasa."

“Ini masih hari-hari awal baginya dan sedang beradaptasi dengan klub baru, lingkungan baru, dan budaya baru. Itu sering kali menjadi hal yang sulit bagi pemain mana pun. Saya sangat senang melihat perjalanannya bersama klub, di mana dia bisa membawa klub kami di masa depan.”

#2 Joao Palhinha

Mendatangkan gelandang bertahan berusia 26 tahun dari Liga Primeira mungkin tidak terlalu glamor, tetapi itu menjadi bisnis yang sangat cerdik bagi Fulham dan Marco Silva.

Pembelian Palhinha yang menelan biaya 15 juta pounds (Rp 254 miliar) telah menunjukkan mengapa dia begitu dikagumi di Sporting, di mana dia memenangkan gelar Portugal pada 2021 dan Taca da Liga pada 2021 dan 2022.

Kemampuannya untuk menghancurkan serangan lawan, kemudian memainkan umpan sederhana dan akurat kepada pemain Fulham yang lebih kreatif telah menandainya sebagai akuisisi yang sangat solid.

#3 Tyrell Malacia

Kami sangat menyukai Malacia. Dia tenang dan cerdas dalam menguasai bola. Sepertinya dia anak yang sangat baik. Erik ten Hag harus berterima kasih kepada bintang keberuntungannya bahwa Man United berhasil membawanya ke Old Trafford, terutama hanya dengan 13 juta pounds (Rp 220 miliar).

Setelah pertandingan melawan Liverpool di Old Trafford, Gary Neville diminta di podcast Sky Sports untuk menunjukkan alasan peningkatan penampilan Man United.

Neville berkata, “Saya akan menunjukkan satu hal kecil. Saya akan menunjukkan sesuatu yang saya lihat di babak kedua pertandingan Brentford."

“Itu bek kiri (Malacia). Seseorang di lapangan dengan sedikit perjuangan dan kepribadian, serta semangat. Tapi, melawan Liverpool, ada beberapa kegigihan nyata dengan dia dan Lisandro Martinez."

“Dari situ Anda melihat Dalot lebih agresif. Para pemain lini tengah jauh lebih agresif. Dibutuhkan satu untuk menunjukkan. Tidak harus menjadi peneriak atau kapten. Itu bisa menjadi seseorang di tim yang menginspirasi Anda.”

#4 Ivan Perisic

Perisic awalnya datang tanpa biaya sama sekali, tetapi dengan bayaran 178.000 pounds (Rp 3 miliar) seminggu, gratis bukanlah kata yang tepat.

Namun, kami rasa ini adalah penandatanganan yang cerdas. Perisic telah membuktikan dirinya sempurna sebagai bek sayap dalam formasi 3-4-3 milik Antonio Conte. Dia memenangkan Scudetto di bawah pelatih Italia di Inter, dan dia membawa pengalaman kelas atas dan eksekutor bola mati yang andal.

#5 Pervis Estupinan

Brighton mengontrak Marc Cucurella dari La Liga dengan harga sekitar 15 juta pounds (Rp 254 miliar), kemudian menjualnya setahun kemudian seharga 63 juta pounds (Rp 1 triliun). Brighton kemudian menandatangani bek kiri lain dari La Liga seharga 15 juta pounds (Rp 254 miliar), Pervis Estupinan.

Dia masih memiliki sedikit penyesuaian, tetapi Estupinan adalah operator berkualitas yang memiliki pengalaman Liga Champions. Estupinan ditempatkan dengan sempurna ke dalam pertahanan lima orang yang digunakan Graham Potter.

Kami akan melihat apa yang terjadi di bawah bos baru, Roberto De Zerbi. Tetapi, pada titik ini, ini terlihat seperti bisnis hebat lainnya dari Brighton.

#6 James Tarkowski

Seperti Perisic yang datang dengan status pemain gratis ke Spurs, Tarkowski masuk ke Everton seperti membeli kucing di dalam sarung. 

The Toffees bisa bertahan musim lalu, tetapi mereka telah mengubah musim ini berkat penambahan Tarkowski dan duet barunya, Conor Coady. 

Sementara Everton hampir tidak pernah menjadi tontonan yang menegangkan musim ini. Rekor mereka yang hanya kebobolan enam gol dalam tujuh pertandingan. Itu menunjukkan bahwa mereka akan menghindari pertempuran degradasi yang mereka hadapi pada musim 2021/2022. 

Setelah pertandingan melawan Liverpool, pemain berusia 29 tahun itu mengatakan kepada Everton TV, “Kami memiliki beberapa bakat nyata di area penyerang, dan kami juga memiliki struktur di belakang untuk mencoba menghentikan bola masuk ke gawang kami.” 


(diaz alvioriki/yul)

Selanjutnya

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan




Daun Media Network