Kisah yang Jarang Diingat Orang, Jersey Kuning Pembawa Sial Milik Inggris

"Jersey yang menghadirkan kutukan. Benarkah? Ini ceritanya.."

Feature | 24 November 2022, 16:00
Kisah yang Jarang Diingat Orang, Jersey Kuning Pembawa Sial Milik Inggris

Libero.id - Setiap turnamen internasional sekelas Piala Dunia atau Piala Eropa berlangsung, para penggemar sepakbola akan berusaha memburu koleksi jersey terbaru tim nasional kesayangan. Itu juga berlaku bagi pendukung Inggris. Tapi, tahukah anda bahwa The Three Lions pernah punya jersey kuning?

Pada pertandingan pertama Piala Dunia 2022 melawan Iran, Senin (21/11/2022), Inggris tampil dengan seragam utama, putih bercorak sedikit biru.

Untuk laga kedua melawan Amerika Serikat, Inggris kembali menjadi "tuan rumah". Artinya, jersey putih akan kembali digunakan. Begitu pula dengan pertandingan ketiga melawan Wales, Rabu (30/11/2022) dini hari WIB. The Three Lions tetap akan menggunakan jersey putih karena jersey utama Wales berwarna merah.

Warna jersey The Three Lions untuk turnamen di Qatar tetap setia pada apa yang telah menjadi identitas selama bertahun-tahun.

Namun, ada beberapa pengecualian terhadap tradisi tersebut. Baru-baru ini, pada 2020, mereka mengenakan jersey tandang biru muda. Lalu, pada 2010 ada skema warna biru tua. Sebelumnya, pada Euro 1996, Inggris memiliki jersey unik yang ikonik, strip abu-abu putih.

Untuk masalah jersey, ternyata Inggris sempat memiliki satu warna yang keluar dari pakem. Jersey pada 1970-an itu sudah dilupakan orang karena tidak pernah diproduksi lagi. Itu adalah jersey yang mirip dengan warna tim nasional Brasil atau Swedia, kuning.

Jersey tandang itu hanya tiga kali dikenakan dalam pertandingan internasional karena membawa kutukan. Salah satunya pada Mei 1973 melawan Cekoslovakia. Itu adalah setahun sebelum Piala Dunia 1974 di Jerman Barat.

Entah apa alasannya, Sir Alf Ramsey sendiri yang saat itu meminta FA menyediakan jersey kuning. Dan, hasil pertandingan di Praha imbang 1-1.

Menyusul hasil tersebut, Inggris bertandang ke Katowice untuk pertandingan penting di Kualifikasi Piala Dunia 1974 melawan Polandia dengan grup yang seimbang. Dengan tuan berseragam putih-merah, Inggris memilih menggunakan jersey kuning. Hasilnya, kalah 0-2. 

Setelah satu imbang dan satu kalah, seragam kuning digunakan lagi  melawan Italia di Turin. Hasilnya, kekalahan 0-2 kembali didapatkan The Three Lions. 

Ditambah hasil imbang 1-1 dengan jersey putih melawan Polandia di Wembley, Inggris dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 1974. Itu juga berarti akhir era Sir Alf Ramsey.

Bukan hanya akhir sebuah era, di kemudian hari, FA tidak pernah menggunakan jersey kuning lagi. Mereka menganggapnya sebagai kutukan yang harus dibuang ke tempat sampah. Percaya atau tidak percaya, itulah yang diyakini Inggris terkait seragam ala Brasil dan Swedia.

(mochamad rahmatul haq/anda)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network