Kisah Karier Unik David Ozoh, Wonderkid Crystal Palace Rebutan 3 Timnas

"Baru berusia 17 tahun dan punya latar belakang menarik. Siapa dia?"

Biografi | 28 January 2023, 22:02
Kisah Karier Unik David Ozoh, Wonderkid Crystal Palace Rebutan 3 Timnas

Libero.id - David Ozoh menjalani debut Liga Premier bersama Crystal Palace, pekan lalu, saat menghadapi Newcastle United. Meski hanya tampil beberapa menit, remaja berusia 17 tahun itu jadi pemain The Eagles termuda yang tampil. Dia mengalahkan catatan George Ndah pada 1992. Jadi, siapa dia?

Bermain di kompetisi dengan gengsi seperti Liga Premier adalah cita-cita banyak pemain sepakbola profesional. Dan, itu baru saja didapatkan David Ikechukwu Ozoh.

"Itu sangat berarti. Anda melakukan semua kerja keras untuk saat ini. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya tidak percaya. Sejujurnya ini adalah perasaan terbaik yang pernah ada," ujar David Ozoh setelah menjalani debut bersejarah di Liga Premier, kepada Crystal Palace TV.

"Ketika saya disuruh melakukan pemanasan, saya gugup. Tapi, ketika saya masuk, saya merasa baik dan jelas hanya mencoba bermain sederhana, membuat beberapa umpan dan berkembang dalam permainan," tambah pesepakbola kelahiran 6 Mei 2005 tersebut dengan wajah berseri-seri.

"Sejujurnya, tampil di pertandingan ini sungguh gila. Itu adalah pertandingan yang sangat ingin kami menangkan. Dan, tampil di jenis permainan ini menunjukkan seberapa besar kepercayaan pelatih (Patrick Vieira) terhadap saya. Jadi, saya sangat senang," beber David Ozoh.

Karier profesional David Ozoh dimulai dari tangga pertama. Dan, itu unik! Sebab, perjalanan itu dimulai di Spanyol. Bukan di London Selatan.

David Ozoh lahir dari orang tua asal Nigeria di Valencia, Spanyol. Di sana, dia dibesarkan hingga berusia delapan tahun. Kemudian, orang tuanya pindah ke Croydon, Inggris. "Orang tua saya memutuskan pergi ke sana untuk kesempatan yang lebih baik pada saat itu. Tapi, saya pindah ke Inggris ketika saya berusia delapan tahun," kata David Ozoh.

"Saya datang ke Croydon. Itu adalah tempat pertama saya pindah. Saya mengingatnya seperti baru kemarin. Valencia benar-benar berbeda dengan Croydon! Panas, sangat bagus. Saya menikmati waktu saya di sana. Jadi, saya cukup sedih ketika (awalnya) pindah ke sini. Tapi, itu menjadi lebih baik. Kami datang ke sini untuk kesempatan yang lebih baik.

"Saya berbicara Bahasa Spanyol dengan fasih. Tapi, tidak ada yang mempercayai saya lagi! Saya lupa sedikit Bahasa Spanyol saya. Ketika orang meminta saya untuk mengatakan sesuatu, saya tidak bisa. Tapi, saya mencoba untuk mengambilnya kembali," ungkap David Ozoh.

David Ozoh menunjukkan bakat sepakbola sejak usia muda, dan ditawari tempat di akademi sejumlah klub di negara asalnya, Spanyol. Tapi, karena orang tuanya pindah ke Inggris, dia terpaksa menolaknya.

Sebaliknya, dia bergabung dengan Akademi Crystal Palace tidak lama setelah tiba di Inggris. Tapi, itu tidak sampai level U-15. "Pada hari-hari awal, saya bermain secara harfiah di mana-mana. Saya bermain sebagai striker, pemain sayap, bek tengah. Tapi, di tim U-15 saya bermain sebagai gelandang tengah dan saya merasa cocok," kata David Ozoh.

"Itu brilian bagi saya. Sejak saat itu, saya tidak pernah melihat ke belakang. Saya selalu kuat dalam menguasai bola, cepat, bermain cepat. Saya telah mengembangkan keterampilan yang sudah saya miliki dan membuatnya lebih baik untuk maju ke tim utama," tambah David Ozoh.

"Saya selalu lebih besar dari kelompok usia saya. Itulah mengapa mereka mencoba mempermainkan saya beberapa kali. Untuk menguji saya, dan melihat bahwa ini bukan hanya tentang kekuatan saya. Ini juga tentang kemampuan teknis saya. Saya pikir saya telah melakukannya dengan baik ketika mereka membesarkan saya," ungkap David Ozoh.

Sebelum berlari ke lapangan di Selhurst Park pada akhir pekan lalu, David Ozoh menerima banyak motivasi dari sang pelatih, Patrick Vieira. Dia beruntung karena pelatihnya merupakan maestro di lini tengah pada zamannya. Anak muda ini belajar langsung dari legenda Arsenal tentang bagaimana gelandang tengah bermain.

"Patrick Vieira adalah pelatih yang baik. Saya hanya mencoba dan belajar banyak darinya, karena kami bermain di posisi yang sama. Dia baik kepada saya. Dia berbicara kepada saya setelah latihan untuk memberi tahu saya apa yang bisa saya lakukan agar lebih baik. Saya sangat suka bekerja dengannya," ujar David Ozoh.

David Ozoh hampir selalu tampil di Crystal Palace U-21 musim ini. Dirinya bermain 14 kali dari 15 pertandingan yang berhak dijalani. Jadi, masuk akal jika Crystal Palace akan sangat bertumpu pada dirinya di masa depan.

(mochamad rahmatul haq/anda)

Baca Berita yang lain di Google News




Hasil Pertandingan Crystal Palace


  • 0% Suka
  • 0% Lucu
  • 0% Sedih
  • 0% Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network