Gara-gara Umur, Inilah 4 Bintang Timnas U-16 yang Tak Bisa Mentas di Piala Dunia U-17 2023

"Sayang sekali padahal potensial.."

Berita | 10 July 2023, 15:00
Gara-gara Umur, Inilah 4 Bintang Timnas U-16 yang Tak Bisa Mentas di Piala Dunia U-17 2023

Libero.id - Sebelum resmi ditunjuk menukangi Skuad Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2023, Bima Sakti punya catatan positif saat membawa Timnas U-16 menjuarai Piala AFF U-16 2022.

Bima Sakti sendiri mengakui kalau kerangka tim untuk Timnas U-17 nanti sebagian berasal dari eks Timnas U-16. Namun untuk beberapa pemain kesempatan mentas di Piala Dunia U-17 2023 otomatis gagal lantaran usia mereka sudah melebihi batas maksimal ketika turnamen akbar remaja ini digelar pada 10 November sampai  2 Desember mendatang.

Berikut setidaknya 4 pemain bintang Timnas U-16 yang usianya melewati batas sehingga gagal mentas di Piala Dunia U-17 2023:

4. Andrika Fathir

Sepanjang turnamen Piala AFF U-16 2022, Andrika Fathir hanya kebobolan dua kali. Posisinya tak tergantikan di bawah mistar gawang. Salah satu momen terbaik kiper milik Borneo FC Youth itu adalah di babak semifinal saat babak adu penalti melawan Myanmar.

Pemain kelahiran 17 Februari 2006 ini berhasil menggagalkan sepakan penalti tim lawan. Andrika Fathir dipastikan tak akan bersaksi di Piala Dunia U-17 2023 mendatang sebab usianya terang lebih dari 17 tahun.

3. Kafiatur Rizky

Pemain berposisi gelandang serang ini terbilang cukup produktif di Piala AFF U-16 2022 lalu, Kafiatur Rizky  tercatat mencetak tiga gol. Yang paling diingat tentu saja satu gol tunggal nya ke gawang Vietnam di partai puncak.  Gol itu menjadi  penentu juara untuk Indonesia.

Kafiatur Rizky lahir pada 17 Juli 2006 lalu dan saat ini berstatus sebagai pemain Borneo FC Youth yang berkompetisi di Elite Pro Academy  (EPA).

2.  Nabil Asyura

Salah satu juru gedor Timnas U-16 yang memiliki insting mencetak gol tinggi ini mengemas 4 gol sepanjang gelaran Piala AFF U-16 2022. Jumlah itu sekaligus menjadikan Nabil Asyura sebagai top skorer Timnas U-16.  Bukti bahwa Nabil Asyura punya ketajaman dalam merobek jala lawan.


Selepas itu pemain kelahiran Payakumbuh 2 Juli 2006 ini kemudian terpilih mengikuti program Garuda Select jilid kelima, di mana Nabil Asyura meneruskan catatan positifnya dengan juga menjadi top skorer lewat 8 golnya.

1. Muhammad Iqbal Gwijangge

Di urutan pertama ada nama Muhammad Iqbal Gwijangge, kapten tim yang terpilih sebagai pemain terbaik di turnamen tersebut. Capaian ini tak terlepas dari performa konsisten pemain kelahiran Sumedang, 26 Agustus 2006 itu di lini belakang.

Iqbal Gwijangge menjalankan tugasnya sebagai bek tengah dengan sangat baik. Selepas Piala AFF U-16 2022  pemain Borneo FC Youth itu terpilih untuk menimba pengalaman di Hungaria selama enam bulan dengan Puskas Academia.

(gigih imanadi darma/gie)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network