Kasus Oknum Suporter Liga 1 Ricuh, Menpora Dito Ariotedjo Buka Suara

"Semoga tidak terulang lagi."

Berita | 19 July 2023, 19:59
Kasus Oknum Suporter Liga 1 Ricuh, Menpora Dito Ariotedjo Buka Suara

Libero.id - Akhir-akhir Persik Kediri dan Arema FC menjadi sorotan lantaran suporter mereka terlibat dalam kericuhan. Kalau mau ditarik lebih jauh lagi baru awal musim 2023/24 ini kericuhan juga terjadi antara Persis Solo vs Persebaya Surabaya, laly di pekan kedua PSM Makassar vs Dewa United.

Jadi dalam tiga pekan ini ada saja kericuhan yang terjadi. Menganggapi hal tersebut Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo akhirnya buka suara.

“Saya berharap kembali lagi ini berharap ayo kita benar-benar menonton sepak bola ini kita fokus ke substansi yaitu sepak bola,” kata Dito dilansir dari Antaranews.

 Dito berharap para suporter bisa menumbuhkan perasaan saling jaga satu sama lain.

"Kita tahu biasanya banyak sekali variabel di suporter ini saya harap para suporter bisa menjaga sesama suporter baik itu dari satu tim maupun tim yang lain. Mari kita jaga bersama sepak bola kita,” lanjutnya.

Atas kericuhan suporter yang terjadi di awal pekan Liga 1 itu ada wacana kompetisi akan kembali diberhentikan. Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga sempat menyinggung soal kemungkinan FIFA akan memberi hukuman jika suporter Indonesia tak pernah belajar dari kesalahan yang sudah-sudah.

“Ya ini lagi ditanggapi dan didiskusikan dengan PSSI, sampai ada wacana buat stop ya tapi ini lagi diskusi yang terbaik bagaimana,” ungkap pria berusia 32 tahun itu.

Jika kompetisi kembali di stop sebagaimana setelah Tragedi Kanjuruhan terjadi pada Oktober lalu maka ini akan jadi kerugian bagi banyak pihak.

“Karena kasihan kalau berhenti, tim-tim yang sudah berlatih, tidak sedikit mengeluarkan dana, kita tahu persiapan menjadi home and away-nya itu sangat mahal,” jelas Menpora.

Karenanya Dito berharap para suporter klub-klub sepak bola Tanah Air bisa bersikap dewasa atas kebijakan yang telah dibuat. Dalam hal ini menaati aturan away untuk tim tamu untuk tidak mendukung langsung ke stadion timnya saat bermain di markas lawan.

“Karena yang saya bilang yang namanya kesuksesan itu tidak bisa dari satu pihak tapi ini kerja sama dan juga kebersamaan seluruh pihak yang mari kita jaga bersama-sama,” tutup Dito.

(mochamad rahmatul haq/anda)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0% Suka
  • 0% Lucu
  • 0% Sedih
  • 0% Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network