Seberapa Keras Sebenarnya Pukulan Mike Tyson, Ini Pengakuan Lawan-Lawannya

Sport | 16 November 2020, 12:47
Seberapa Keras Sebenarnya Pukulan Mike Tyson, Ini Pengakuan Lawan-Lawannya
Mike Tyson

"Siapa tak kenal Mike Tyson. Dijuluki Si Leher Beton, hantaman uppercut kirinya dahsyat. 28 November nanti dia kembali naik ring."

Libero.id - Untuk mencapai tujuan, seseorang harus memenuhi beberapa syarat, di antaranya kepercayaan diri, konsistensi, dan komitmen. Dan semua itu Mike Tyson punya.  Tujuan Mike adalah jadi ‘tukang pukul’ terbaik di dunia.

Dan pada akhirnya, ketika seseorang membicarakan ring tinju, maka hampir pasti bisa ditebak, nama Mike Tyson mencuat dan  masuk dalam percakapan. Sebab dia adalah juara, legenda dan pada masanya diandalkan banyak orang.

Untuk ukuran petinju kelas berat, dengan postur tubuh dan kemampuan yang ia miliki, Mike adalah fenomena tersendiri. Dia ganas dan sekolah tak mengenal kata ampun pada lawan bertanding.

Daya ledak dari  pukulan Mike begitu menakutkan. Sejatinya, Mike tak punya jurus pukulan andalan karena semua pukulannya amat berbahaya dan mematikan. Tangan kiri dan kanan Mike sama saja. Sama-sama harus diwaspadai.

Pada masanya, Mike adalah petinju nomor satu, dengan kecepatan gerak, keberanian untuk maju dan terus menghantam lawan, membuat reputasi ‘Si Leher Beton’ jadi mentereng dan menakutkan bagi semua lawan-lawan tandingnya.
Kini usia Mike sudah lebih dari setengah abad dan setelah 15 tahun gantung sarung, kabarnya Mike Tyson bakal naik ring lagi, tentu bukan sebagai atlet profesional.

Yang bakal jadi lawan tanding Mike adalah Roy Jones Jr, yang saat masih aktif di ring. Tak kalah hebatnya dengan Mike, Roy Jones merupakan pemilik juara dunia 6 kali dalam empat kelas berbeda, yakni kelas menengah, kelas menengah super, kelas bulu ringan dan kelas bulu.

Laga itu adalah pertarungan ekshibisi, sekaligus laga amal, dan rencananya akan dihelat di STAPLES Center, Los Angeles.

Keduanya bakal bertemu pada 28 November. Dua pekan ke depan, para penggemar akan kembali disuguhkan tontonan menarik. Meski sudah sama-sama berumur, paling tidak, dunia akan melihat lagi, sisa-sisa kegagahan Mike Tyson.

Apa Kata Lawan-lawan Tentang Mike Tyson

Dalam karirnya, seorang Mike Tyson tercatat 58 kali bertanding dan hanya pernah kalah 6 kali. Dan diantaranya, dua kekalahan paling sengit dalam sejarah tinju, ialah saat Mike melawan Lennox Lewis dan Evander Holyfield.

Bahkan yang paling ikonik, adalah pertandingan ulang Mike Tyson dengan
Holyfield, dimana Mike Tyson justru menggigit kedua daun telinga lawannya. Dan karena itu wasit menyatakan kemenangan untuk kedua kalinya bagi Holyfield.
Meski begitu, dunia lebih mengenal Mike Tyson, mualaf dengan pemilik nama Malik Abdul Aziz ini adalah petinju yang dihormati oleh lawan-lawan tandingnya.

Di bawah ini, kita akan melihat, bukti ataupun riwayat Mike dari sudut pandang lawan-lawannya. Seperti apa komentar mereka?

Pengakuan pertama datang dari Donnie Long, setelah jumawa dan yakin bisa mengalahkan Mike, ia harus dengan rela menerima bertubi-tubi hantaman dan lalu dinyatakan KO :

“Pukulan Mike Tyson seperti tank Jerman. Anda tidak bisa menghadapinya. Tidak ada yang bisa menandinginya.”

Begitulah, dengan segala metafora, para lawan-lawan Mike Tyson di masa lalu adalah pencerita yang baik tentang kehebatan dan kedahsyatan Mike Tyson.

“Saya pernah mendapatkan hantaman sekeras yang saya terima dari Mike Tyson. Itu terjadi setelah lama sekali,  ketika saya tertabrak truk,” kata Eddie Richardson, selepas dikalahkan Mike Tyson.

Lalu, satu lagi meluncur dari mulut petinju Danny Williams. “Hal pertama yang mengejutkan saya adalah kekuatan pukulannya. Dia juga sangat cepat, itu menakutkan. Ketika Mike Tyson pertama kali memukul saya, itu adalah perasaan yang aneh. Itu adalah yang paling sulit,” ungkapnya.

Ketiga orang di atas, bukan satu-satunya yang merasakan kekuatan dan kemarahan Mike Tyson, di bawah adalah beberapa tambahan yang bisa kita kutip :

Jesse Ferguson : “Tyson tak terbendung saat kami bertarung. Dia menangkap saya dengan bagus. Dia memukul saya dengan pukulan keras yang membuat mata saya berair.”

“Saya bertahan sampai saya mendengar bel, tetapi setelah itu, saya tidak bisa menghentikan pendarahan hidung saya.”

Marvis Fraizer:  “Mike Tyson menghajar saya dengan jujur. Lalu saya melakukan pukulan jab dan saya tidak ingat apa pun.”

Michael Spinks:  “Dia memiliki kecepatan tangan yang bagus. Itu adalah salah satu aset terbesarnya. Dia memiliki kekuatan dan kecepatan tangan dan itu sulit untuk dikalahkan.”

“Dia tahu bagaimana masuk dengan sangat cepat. Itu juga salah satu kekuatannya. Dia akan meluncur ke atas Anda dengan sangat cepat dan mendapatkan pukulan.”

“Dia sangat kuat. Saya tidak tahu apa yang membuatnya begitu kuat. Mike Tyson adalah petinju terhebat yang pernah saya lawan.“

Peter McNeeley:  “Dia sangat cepat, dan pukulannya kuat. Kekuatan dan kecepatan itu. Kombinasi yang mematikan. “

Bagaimana, sudah terbayang betapa jagonya Mike Tyson? Jika belum, ketik saja namanya di YouTube, dan saksikan sendiri.

Tag Terkait

Komentar

Klasemen

POIN
1
Manchester United FC
36
2
Liverpool FC
33
3
Manchester City FC
32
4
Leicester City FC
32
5
Everton FC
32
6
Tottenham Hotspur FC
30
7
Southampton FC
29
8
Aston Villa FC
26
9
Chelsea FC
26
10
West Ham United FC
26
11
Arsenal FC
24
12
Leeds United FC
23
13
Crystal Palace FC
23
14
Wolverhampton Wanderers FC
22
15
Newcastle United FC
19
16
Burnley FC
16
17
Brighton & Hove Albion FC
14
18
Fulham FC
12
19
West Bromwich Albion FC
8
20
Sheffield United FC
5
POIN
1
Club Atlético de Madrid
41
2
Real Madrid CF
37
3
FC Barcelona
34
4
Villarreal CF
32
5
Real Sociedad de Fútbol
30
6
Sevilla FC
30
7
Granada CF
27
8
RC Celta de Vigo
23
9
Cádiz CF
23
10
Real Betis Balompié
23
11
Levante UD
21
12
Athletic Club
21
13
Getafe CF
20
14
Valencia CF
19
15
SD Eibar
19
16
Deportivo Alavés
18
17
Real Valladolid CF
18
18
Elche CF
16
19
CA Osasuna
15
20
SD Huesca
12
POIN
1
AC Milan
40
2
FC Internazionale Milano
37
3
AS Roma
34
4
Juventus FC
33
5
SSC Napoli
31
6
Atalanta BC
31
7
US Sassuolo Calcio
29
8
SS Lazio
28
9
Hellas Verona FC
27
10
Benevento Calcio
21
11
UC Sampdoria
20
12
ACF Fiorentina
18
13
Bologna FC 1909
17
14
Spezia Calcio
17
15
Udinese Calcio
16
16
Cagliari Calcio
14
17
Genoa CFC
14
18
Torino FC
12
19
Parma Calcio 1913
12
20
FC Crotone
9
POIN
1
Sporting Clube de Portugal
35
2
FC Porto
31
3
Sport Lisboa e Benfica
31
4
Sporting Clube de Braga
27
5
FC Paços de Ferreira
22
6
Vitória SC
20
7
CD Santa Clara
15
8
CS Marítimo
14
9
Rio Ave FC
14
10
Moreirense FC
14
11
CD Nacional
13
12
Gil Vicente FC
13
13
SC Farense
12
14
Os Belenenses Futebol
12
15
CD Tondela
12
16
FC Famalicão
11
17
Boavista FC
11
18
Portimonense SC
11
POIN
1
FC Bayern München
33
2
RB Leipzig
31
3
Bayer 04 Leverkusen
29
4
Borussia Dortmund
28
5
1. FC Union Berlin
25
6
VfL Wolfsburg
25
7
Borussia Mönchengladbach
24
8
SC Freiburg
23
9
Eintracht Frankfurt
23
10
VfB Stuttgart
21
11
FC Augsburg
19
12
Hertha BSC
16
13
SV Werder Bremen
15
14
TSG 1899 Hoffenheim
15
15
DSC Arminia Bielefeld
13
16
1. FC Köln
11
17
FC Schalke 04
7
18
1. FSV Mainz 05
6
POIN
1
AFC Ajax
38
2
Feyenoord Rotterdam
35
3
SBV Vitesse
35
4
PSV
34
5
AZ
31
6
FC Groningen
30
7
FC Twente '65
27
8
Sparta Rotterdam
21
9
SC Heerenveen
21
10
FC Utrecht
18
11
Heracles Almelo
18
12
PEC Zwolle
17
13
Fortuna Sittard
16
14
VVV Venlo
15
15
RKC Waalwijk
13
16
ADO Den Haag
10
17
Willem II Tilburg
9
18
FC Emmen
5
POIN
1
Olympique Lyonnais
40
2
Paris Saint-Germain FC
39
3
Lille OSC
39
4
AS Monaco FC
33
5
Stade Rennais FC 1901
33
6
Olympique de Marseille
32
7
Angers SCO
30
8
Montpellier HSC
28
9
Racing Club de Lens
27
10
FC Girondins de Bordeaux
26
11
Stade Brestois 29
26
12
FC Metz
25
13
OGC Nice
23
14
Stade de Reims
21
15
RC Strasbourg Alsace
20
16
AS Saint-Étienne
19
17
FC Nantes
17
18
Dijon Football Côte d'Or
14
19
FC Lorient
12
20
Nîmes Olympique
12