10 Petinju Terhebat Sepanjang Masa Versi The Ring, Mike Tyson Cuma Nomor 9

Sport | 24 November 2020, 10:39
10 Petinju Terhebat Sepanjang Masa Versi The Ring, Mike Tyson Cuma Nomor 9
Mike Tyson dan Rocky Marciano

"Petinju yang jadi inspirasi film Hollywood Rocky Marciano ada di peringkat ke-4."

Libero.id - Ada banyak nama petinju kelas berat yang memulai karir dengan gagah dan mengakhirinya juga dengan fantastis.

Apakah Anda juga memikirkan legenda di masa lalu, seperti ; Muhammad Ali, Joe Frazier, George Foreman, Mike Tyson dan kemudian datang dari generasi yang lebih muda  Anda memikirkan orang-orang saat seperti Tyson Fury, Anthony Joshua, Deontay Wilder dan Oleksandr Usyk.

Berkenaan dengan hal tersebut, pengamat olahraga tinju, Frank Warren mengklaim dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan talkSPORT, bahwa Mike Tyson tidak pantas mendapatkan tempat di 10 teratas atlit tinju kelas berat terbaik sepanjang masa.

Tentu saja penilaian itu sah, tapi sisi subjektivitas nya sangat tebal, agar terasa lebih adil, kami memeriksa situs olahraga THE RING, dan sekarang kami dapat memberikan Anda 10 petinju kelas berat terbaik sepanjang masa. Mari kita lihat daftarnya di bawah ini:

10. Sonny Liston

Liston adalah petinju Amerika yang memulai karir profesionalnya pada tahun 1953 dan berakhir pada 1970. Dia tidak pensiun, melainkan berhenti karena maut menjemputnya. 1970 adalah tahun kematiannya. Liston melakukan pukulan jab kiri yang fantastis yang membuat lawan mana pun mati kesakitan.

Dari 54 pertarungan, Liston menang 50 kali, 4 kekalahannya didapat dari Muhammed Ali sebanyak dua kali, Leotis Martins sekali dan Marty Marshall sekali.

9. Mike Tyson

Libero.id

Kredit: instagram.com/miketyson

Jangan pernah lupakan Mike Tyson pernah menjadi juara kelas berat termuda sepanjang sejarah, di saat usianya masih 20 tahun.
Dia mencatatkan rekor 50 kali menang, dengan 44 di antaranya adalah TKO, serta 5 kali kalah.

Di akhir karirnya, Si Leher Beton  terseok-seok setelah pada 11 Juni 2005 menyerah TKO di ronde 7 atas Kevin McBride yang sejatinya adalah seorang kacangan dalam dunia tinju. Barangkali inilah alasan mengapa Tyson hanya bisa bercokol di urutan kesembilan dalam daftar ini.

8. Joe Frazier

Frazier adalah petinju fantastis lainnya di tahun 60-an dan 70-an, ia memukul dengan baik dan punya daya bertahan yang tak kalah baiknya.
Melawan petinju mana pun, Joe Frazier tetaplah jagoan. Selama karirnya, ia hanya dikalahkan oleh Muhammed Ali dan George Foreman yang dua kali mengalahkan petinju kelahiran Beaufort itu.

7.  George Foreman

Legenda tinju yang bertahan lama dari akhir tahun 60-an, 70-an, 80-an dan bahkan 90-an, Foreman adalah petarung dalam empat dekade berbeda.

Dari 81 pertarungan profesional, Foreman mempertahankan rekor 76-5 yang sangat mengesankan. Kekalahan terakhirnya dari Shannon Briggs pada November 1997 membuat 'Big George' pensiun dari tinju pada usia 48 tahun.

6. Jack Dempsey

Dempsey adalah sosok yang mendefinisikan tinju di tahun 1910-an dan 1920-an. Dempsey bersama dengan Babe Ruth adalah dua bintang Amerika yang karena reputasinya layak untuk 'disembah' di era 20-an.

Rekor 68 kemenangan, 11 imbang dan enam kekalahan tidak bisa dianggap enteng karena dia adalah sosok yang benar-benar mempromosikan tinju saat olahraga ini masih seumur jagung.

5. Larry Holmes

Holmes memiliki rekor tinju yang fantastis setelah 48 pertarungan, karena ia tetap tak terkalahkan sepanjang itu.

Namun Holmes tak selalu di atas, kekalahan beruntun dari Michael Spinks dan kekalahan dari Mike Tyson membuat Holmes dalam kondisi yang buruk, tetapi ia masih berhasil menyelesaikan karir profesionalnya dengan 69 kemenangan dan hanya enam kekalahan.

4.  Rocky Marciano

Libero.id

Kredit: wbaboxing.com

Pria ini tetap tak terkalahkan sepanjang karirnya dan ia mengantung sarung tinjunya dengan status menang KO dalam pertarungan terakhirnya melawan Archie Moore.

Rekornya memang 49-0 baru-baru ini baru saja dilampaui oleh Mayweather Floyd 'Money'. Tapi untuk kelas berat Marciano adalah pendekar pilih tanding.

3. Jack Johnson

Libero.id

Kredit: wbaboxing.com

Kemampuan dan gaya tinjunya saat berada di ring tinju tak perlu diragukan lagi. Jack Johnson adalah petarung yang memiliki karir panjang.

Johnson bertarung 96 kali. Dia berhasil menang 71 kali, imbang 11 kali dan kalah 11 kali karena tiga pertarungannya dianggap bukan pertandingan resmi.

2. Joe Louis

Libero.id

Kredit: wbaboxing.com

Louis adalah petinju yang fantastis dan memiliki kemampuan untuk memenangkan pertempuran melalui sistem gugur karena 52 dari 66 kemenangannya diselesaikan dengan cara itu.

Rocky Marciano-lah yang memastikan pengunduran diri Louis saat ia melakukan TKO pada Louis di ronde kedelapan pertarungan mereka.

1.  Muhammad Ali

Dua kata yang dibutuhkan untuk menggambarkan betapa ganasnya pria satu ini : luar biasa.  Dalam perjalanan karirnya, kehebatan Ali sebagai petinju adalah seumpama langit. 61 kali bertanding, Ali memenangkan 56 kali laga, 37 kali diantaranya menang KO, dan hanya 5 kali kalah.

Ali mengantongi 3 gelar juara dunia, untuk itulah ia layak disebut sebagai "The Greatest Boxer of All Time". Dan Ali menulis namanya di buku rekor dengan penuh rendah hati.

Tag Terkait

Komentar

Klasemen

POIN
1
Manchester United FC
36
2
Liverpool FC
33
3
Manchester City FC
32
4
Leicester City FC
32
5
Everton FC
32
6
Tottenham Hotspur FC
30
7
Southampton FC
29
8
Aston Villa FC
26
9
Chelsea FC
26
10
West Ham United FC
26
11
Arsenal FC
24
12
Leeds United FC
23
13
Crystal Palace FC
23
14
Wolverhampton Wanderers FC
22
15
Newcastle United FC
19
16
Burnley FC
16
17
Brighton & Hove Albion FC
14
18
Fulham FC
12
19
West Bromwich Albion FC
8
20
Sheffield United FC
5
POIN
1
Club Atlético de Madrid
41
2
Real Madrid CF
37
3
FC Barcelona
34
4
Villarreal CF
32
5
Real Sociedad de Fútbol
30
6
Sevilla FC
30
7
Granada CF
27
8
RC Celta de Vigo
23
9
Cádiz CF
23
10
Real Betis Balompié
23
11
Levante UD
21
12
Athletic Club
21
13
Getafe CF
20
14
Valencia CF
19
15
SD Eibar
19
16
Deportivo Alavés
18
17
Real Valladolid CF
18
18
Elche CF
16
19
CA Osasuna
15
20
SD Huesca
12
POIN
1
AC Milan
40
2
FC Internazionale Milano
37
3
AS Roma
34
4
Juventus FC
33
5
SSC Napoli
31
6
Atalanta BC
31
7
US Sassuolo Calcio
29
8
SS Lazio
28
9
Hellas Verona FC
27
10
Benevento Calcio
21
11
UC Sampdoria
20
12
ACF Fiorentina
18
13
Bologna FC 1909
17
14
Spezia Calcio
17
15
Udinese Calcio
16
16
Cagliari Calcio
14
17
Genoa CFC
14
18
Torino FC
12
19
Parma Calcio 1913
12
20
FC Crotone
9
POIN
1
Sporting Clube de Portugal
35
2
FC Porto
31
3
Sport Lisboa e Benfica
31
4
Sporting Clube de Braga
27
5
FC Paços de Ferreira
22
6
Vitória SC
20
7
CD Santa Clara
15
8
CS Marítimo
14
9
Rio Ave FC
14
10
Moreirense FC
14
11
CD Nacional
13
12
Gil Vicente FC
13
13
SC Farense
12
14
Os Belenenses Futebol
12
15
CD Tondela
12
16
FC Famalicão
11
17
Boavista FC
11
18
Portimonense SC
11
POIN
1
FC Bayern München
33
2
RB Leipzig
31
3
Bayer 04 Leverkusen
29
4
Borussia Dortmund
28
5
1. FC Union Berlin
25
6
VfL Wolfsburg
25
7
Borussia Mönchengladbach
24
8
SC Freiburg
23
9
Eintracht Frankfurt
23
10
VfB Stuttgart
21
11
FC Augsburg
19
12
Hertha BSC
16
13
SV Werder Bremen
15
14
TSG 1899 Hoffenheim
15
15
DSC Arminia Bielefeld
13
16
1. FC Köln
11
17
FC Schalke 04
7
18
1. FSV Mainz 05
6
POIN
1
AFC Ajax
38
2
Feyenoord Rotterdam
35
3
SBV Vitesse
35
4
PSV
34
5
AZ
31
6
FC Groningen
30
7
FC Twente '65
27
8
Sparta Rotterdam
21
9
SC Heerenveen
21
10
FC Utrecht
18
11
Heracles Almelo
18
12
PEC Zwolle
17
13
Fortuna Sittard
16
14
VVV Venlo
15
15
RKC Waalwijk
13
16
ADO Den Haag
10
17
Willem II Tilburg
9
18
FC Emmen
5
POIN
1
Olympique Lyonnais
40
2
Paris Saint-Germain FC
39
3
Lille OSC
39
4
AS Monaco FC
33
5
Stade Rennais FC 1901
33
6
Olympique de Marseille
32
7
Angers SCO
30
8
Montpellier HSC
28
9
Racing Club de Lens
27
10
FC Girondins de Bordeaux
26
11
Stade Brestois 29
26
12
FC Metz
25
13
OGC Nice
23
14
Stade de Reims
21
15
RC Strasbourg Alsace
20
16
AS Saint-Étienne
19
17
FC Nantes
17
18
Dijon Football Côte d'Or
14
19
FC Lorient
12
20
Nîmes Olympique
12