Kisah Misteri Hilangnya "Tukijo" di Nama Belakang Legenda Sriwijaya FC

Biografi | 09 January 2021, 12:01
Kisah Misteri Hilangnya "Tukijo" di Nama Belakang Legenda Sriwijaya FC

"Memiliki nama lengkap Keith Jerome Gumbs Tukijo, Kayamba datang ke Indonesia di usia yang tidak muda. Kenapa nama Tukijo seakan hilang?"

Libero.id - Sangat jarang klub Liga Indonesia mendatangkan pemain asing dari Karibia. Selain Darryl Sinerine yang membela Petrokimia Putra, Sriwijaya FC juga sempat memiliki Keith Gumbs. Pria yang biasa disapa Kayamba itu berasal dari Saint Kitts and Nevis dan punya misteri yang belum terpecahkan hingga hari ini.

Saint Kitts and Nevis secara resmi dikenal sebagai Federasi Saint Christopher and Nevis. Itu adalah sebuah negara kepulauan kecil di Hindia Barat. Terletak di rangkaian Kepulauan Leeward di Lesser Antilles, Saint Kitts and Nevis merupakan wilayah Persemakmuran, dengan Elizabeth II sebagai Ratu dan kepala negara. Ini adalah satu-satunya federasi di Karibia.

Ibukota negara ini ada di Basseterre, yang terletak di Pulau Saint Kitts yang lebih besar. Basseterre juga merupakan pelabuhan utama untuk masuknya penumpang melalui kapal pesiar dan kargo. Pulau Nevis yang lebih kecil terletak kira-kira 3 km di sebelah tenggara Saint Kitts, melintasi saluran dangkal yang disebut The Narrows.

Saint Kitts and Nevis termasuk di antara pulau-pulau pertama di Karibia yang dijajah oleh orang Eropa. Saint Kitts adalah rumah bagi koloni Inggris dan Prancis pertama di Karibia. Mereka juga merupakan wilayah Inggris terbaru di Karibia yang merdeka. Saint Kitts and Nevis memperoleh kemerdekaan pada 1983.

Di sepakbola, Saint Kitts and Nevis termasuk anggota Konfederasi Sepakbola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF). Di kawasan Karibia, Saint Kitts and Nevis tidak memiliki prestasi yang bisa dibanggakan. Mereka masih kalah kelas jika dibanding Trinidad and Tobago, Jamaika, atau Haiti.

Uniknya, dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Saint Kitts and Nevis terdapat nama Gumbs. Tidak tanggung-tanggung, mantan penyerang kelahiran 11 September 1972 itu memiliki 47 gol. Jumlah itu menjadikan Gumbs pemain yang paling sering mencetak gol untuk The Sugar Boyz.

Memiliki nama lengkap Keith Jerome Gumbs Tukijo, Kayamba datang ke Indonesia di usia yang tidak muda. Dia bergabung dengan Sriwijaya FC pada 2007 setelah bermain di Hong Kong bersama Kitchee. Saat itu, Gumbs sudah menginjak usia 35 tahun.

Namun, Gumbs membuktikan usia bukan penghalang. Bersama tim asal Sumatera Selatan itu, dia menjadi roh permainan. Selama periode itu, dia termasuk sosok penyerang tajam dengan koleksi 74 gol dari 145 pertandingan.

Kepiawaian mencetak gol juga membuat Gumbs mendapatkan sejumlah gelar individu. Dia sempat didaulat sebagai Pemain Terbaik Piala Indonesia 2010 dan Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Dia membawa Laskar Wong Kito menjuarai ISL 2007/2008 dan 2011/2012.

Gumbs juga turut berkontribusi dengan tiga gelar Sriwijaya di Piala Indonesia 2007/2008, 2008/2009, dan 2010. Saat itu, mereka merupakan tim bertabur bintang dengan gaya permainan yang membuat banyak tim kerepotan selama 90 menit.

Dari Sriwijaya, Gumbs bergabung dengan Arema Cronus pada 2012. Dia bermain satu tahun dengan mengoleksi 8 gol dari 24 pertandingan ISL. Tapi, tidak seperti di Sriwijaya, penampilan Gumbs bersama Singo Edan biasa-biasa saja. Usia dan persaingan yang ketat di lini depan membuat Gumbs kurang berhasil memuaskan Aremania.

Setelah memutuskan pensiun sebagai pesepakbola profesional pada 2013, Gumbs banting setir menjadi pelatih. Dia sempat dipercaya menukangi tim muda di Australia, Southern Ettalong United.

Gumbs menjadi pelatih setelah mengikuti kursus kepelatihan. Dia memiliki sertifikasi kepelatihan seperti Analysing, Evaluating Soccer Team, and Players (2009). Lalu, Conditioning for Soccer (2010) dan Diploma Kepelatihan (2012). Gelar itu pula yang membuat Gumbs sempat melatih di Sriwijaya, walau sebatas pelatih fisik (2011-2012) dan asisten pelatih (2016).

Namun, dari semua performa Gumbs selama di Indonesia, ada satu hal yang menjadi misteri hingga hari ini, yaitu nama. Pasalnya, saat awal datang ke Indonesia, Gumbs dengan bangga mengaku memiliki darah Indonesia. Dia menunjukkan nama belakangnya "Tukijo".

Entah apa alasannya, Gumbs kemudian tidak pernah memakai nama belakang yang umum digunakan masyarakat di Jawa Tengah atau Jawa Timur itu lagi. Dia memilih menggunakan Gumbs sebagai nama belakang. Raut wajah Gumbs juga akan berubah marah saat ada yang menyinggung atau bertanya tentang "Tukijo" di nama belakangnya.

Meski di mesin pencarian Google atau Wikipedia hanya tertulis Gumps, situs Transfermarkt dan Football-lineups ternyata masih setia menggunakan "Tukijo" sebagai nama belakang Gumbs. Mereka juga sudah memberi atribut "pensiun" tanpa menjelaskan riwayat kepelatihan Gumbs.

  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Komentar

(500 Karakter Tersisa)

Libero Video

Klasemen

POIN
1
Manchester City FC
83
2
Manchester United FC
70
3
Leicester City FC
66
4
Chelsea FC
64
5
Liverpool FC
60
6
West Ham United FC
59
7
Tottenham Hotspur FC
56
8
Everton FC
56
9
Arsenal FC
55
10
Leeds United FC
53
11
Aston Villa FC
52
12
Wolverhampton Wanderers FC
45
13
Southampton FC
43
14
Crystal Palace FC
41
15
Burnley FC
39
16
Newcastle United FC
39
17
Brighton & Hove Albion FC
38
18
Fulham FC
27
19
West Bromwich Albion FC
26
20
Sheffield United FC
17
POIN
1
Club Atlético de Madrid
80
2
Real Madrid CF
78
3
FC Barcelona
76
4
Sevilla FC
74
5
Real Sociedad de Fútbol
56
6
Villarreal CF
55
7
Real Betis Balompié
55
8
RC Celta de Vigo
50
9
Athletic Club
46
10
Granada CF
45
11
CA Osasuna
44
12
Cádiz CF
43
13
Levante UD
40
14
Valencia CF
39
15
Deportivo Alavés
35
16
Getafe CF
34
17
SD Huesca
33
18
Real Valladolid CF
31
19
SD Eibar
30
20
Elche CF
30
POIN
1
FC Internazionale Milano
88
2
Atalanta BC
78
3
SSC Napoli
76
4
Juventus FC
75
5
AC Milan
75
6
SS Lazio
67
7
AS Roma
61
8
US Sassuolo Calcio
56
9
UC Sampdoria
46
10
Hellas Verona FC
43
11
Bologna FC 1909
40
12
Udinese Calcio
40
13
ACF Fiorentina
39
14
Genoa CFC
39
15
Spezia Calcio
38
16
Cagliari Calcio
36
17
Torino FC
35
18
Benevento Calcio
31
19
FC Crotone
21
20
Parma Calcio 1913
20
POIN
1
Sporting Clube de Portugal
82
2
FC Porto
77
3
Sport Lisboa e Benfica
73
4
Sporting Clube de Braga
63
5
FC Paços de Ferreira
50
6
Vitória SC
42
7
CD Santa Clara
40
8
Os Belenenses Futebol
40
9
Moreirense FC
40
10
Gil Vicente FC
39
11
FC Famalicão
37
12
CD Tondela
36
13
Portimonense SC
34
14
CS Marítimo
34
15
Boavista FC
33
16
SC Farense
31
17
Rio Ave FC
31
18
CD Nacional
25
POIN
1
FC Bayern München
71
2
RB Leipzig
64
3
VfL Wolfsburg
57
4
Eintracht Frankfurt
56
5
Borussia Dortmund
55
6
Bayer 04 Leverkusen
50
7
Borussia Mönchengladbach
46
8
1. FC Union Berlin
46
9
SC Freiburg
41
10
VfB Stuttgart
39
11
TSG 1899 Hoffenheim
36
12
1. FSV Mainz 05
34
13
FC Augsburg
33
14
SV Werder Bremen
30
15
Arminia Bielefeld
30
16
1. FC Köln
29
17
Hertha BSC
26
18
FC Schalke 04
13
POIN
1
AFC Ajax
76
2
PSV
64
3
AZ
61
4
SBV Vitesse
57
5
Feyenoord Rotterdam
55
6
FC Utrecht
47
7
FC Groningen
46
8
Heracles Almelo
39
9
FC Twente '65
37
10
SC Heerenveen
37
11
Sparta Rotterdam
37
12
Fortuna Sittard
37
13
PEC Zwolle
35
14
RKC Waalwijk
26
15
Willem II Tilburg
25
16
FC Emmen
24
17
VVV Venlo
22
18
ADO Den Haag
16
POIN
1
Lille OSC
73
2
Paris Saint-Germain FC
72
3
AS Monaco FC
71
4
Olympique Lyonnais
67
5
Racing Club de Lens
56
6
Olympique de Marseille
55
7
Stade Rennais FC 1901
54
8
Montpellier HSC
47
9
OGC Nice
46
10
FC Metz
43
11
Stade de Reims
41
12
Angers SCO
41
13
Stade Brestois 29
40
14
AS Saint-Étienne
39
15
RC Strasbourg Alsace
37
16
FC Girondins de Bordeaux
36
17
FC Lorient
35
18
FC Nantes
31
19
Nîmes Olympique
31
20
Dijon Football Côte d'Or
18