Kisah Antimainstream Jong Tae-se, Pemain Korea Selatan Membelot ke Utara

Biografi | 24 February 2021, 21:00
Kisah Antimainstream Jong Tae-se, Pemain Korea Selatan Membelot ke Utara

"Normalnya, orang Korut membelot ke Korea Selatan. Tapi tidak dengan Jong Tae-se. Membela Korut di Piala Dunia 2010."

Libero.id - Normalnya, orang-orang Korea Utara akan membelot ke Korea Selatan karena berbagai alasan sosial, politik, maupun ekonomi. Tapi, yang dilakukan Jong Tae-se justru antimainstream. Dia mencampakkan Korsel untuk membela Korut.  

Kisah unik Tae-se dimulai ketika Piala Dunia 2010 berlangsung di Afrika Selatan. Saat itu, Korut tampil pada turnamen sepakbola paling bergengsi di kolong langit untuk kali pertama setelah absen 44 tahun. Mereka tergabung bersama Brasil, Portugal, dan Pantai Gading di Grup G.

Awalnya, semua terlihat biasa-biasa. Orang tidak terlalu mempedulikan Korut karena memang bukan tim besar di Asia. Tapi, saat pertandingan pertama melawan Brasil, suporter mulai melirik pemain-pemain Korut. Bukan karena permainan yang bagus, melainkan pemandangan unik saat lagu kebangsaan dikumandangkan.

Ketika lagu diputar, para pemain Korut terlihat khidmat dan sangat serius. Tapi, pemandangan lain terlihat ketika sorot kamera televisi sampai di depan Tae-se. Dia menangis layaknya sedang kehilangan orang yang dicintainya.

Segera setelah pertandingan dimenangkan Brasil 2-1, media-media olahraga di seluruh dunia mulai mencari informasi mengapa Tae-se menangis ketika lagu kebangsaan Korut diperdengarkan. Pers barat semakin terkejut karena Tae-se bukan orang asli Korut, melainkan produk naturalisasi.

Tae-se lahir di Nagoya, Jepang, 2 Maret 1984. Ayahnya sebenarnya memiliki kewarganegaraan Korsel. Meski lahir, besar, dan lama tinggal di Jepang, Tae-se secara hukum diakui sebagai orang Korsel. Dia juga bisa memiliki paspor Jepang karena kelahirannya.

Tapi, ibunya merupakan "chosen-seki". Itu adalah status hukum yang diberikan Pemerintah Jepang kepada etnis Korea di Negeri Sakura yang tidak memiliki kewarganegaraan Jepang dan belum terdaftar sebagai warga negara Korsel. Status tersebut muncul setelah berakhirnya Perang Dunia II. Ketika itu, banyak orang Korea (utara dan selatan) kehilangan kewarganegaraan Jepang.

Kebanyakan orang dengan status ini secara teknis memiliki kewarganegaraan Korut (Republik Demokratik Rakyat Korea) atau kewarganegaraan Korsel (Republik Korea) di bawah undang-undang kewarganegaraan masing-masing negara. Tapi, karena tidak memiliki dokumen Korsel dan Jepang tidak mengakui Korut sebagai negara merdeka, mereka diperlakukan sebagai orang tanpa kewarganegaraan (stateless).

Sebagai chosen-seki, ibu Tae-se mengirimnya bersekolah di sekolah swasta yang dijalankan oleh Chongryon, yaitu sebuah kelompok yang terkait dengan pemerintah Korut. Dia juga kuliah di Korea University. Itu adalah universitas swasta di Tokyo yang juga didanai Chongryon.

Karena latar belakang itulah Tae-se mendeklarasikan diri dan keluarganya sebagai orang Korut. Berkat Chongryon itulah dia mendapatkan paspor Korut. Pasalnya, lembaga itu secara de facto bertindak layaknya Kedutaan Besar Korut di Tokyo.

"Saya ingin mencetak gol dalam pertandingan di Piala Dunia. Satu gol dalam pertandingan. Itulah target saya. Lalu? Saya ingin bermain di Inggris," kata Tae-se dalam wawancara dengan FourFourTwo pada 2008 di sela-sela membela Kawasaki Frontale di J1 League.

"Saya bukan orang Korsel. Saya lahir sebagai orang Korut dan bersekolah di sekolah Korut, seperti yang dilakukan banyak orang Korea  di Jepang dan banyak teman saya. Ibu saya berasal dari Korut. Ayah saya dibesarkan di Jepang dan bersekolah di sekolah Jepang. Tapi, dia menganggap dirinya orang Korut. Begitu juga saya," ungkap Tae-se.

Meski sudah mendapatkan paspor Korut, bukan berarti Tae-se bisa dengan mudah bermain untuk timnas. Dalam regulasi FIFA dan AFC, pemain seperti Tae-song diakui sebagai pesepakbola dengan dwi kewarganegaraan.

Itu hal yang sangat umum dijumpai di sepakbola karena banyak dijalani pemain-pemain top dunia seperti Lionel Messi (Argentina-Spanyol), Luis Suarez (Uruguay-Spanyol), Gonzalo Higuain (Argentina-Prancis), Mauro Icardi (Argentina-Italia), atau Roberto Carlos (Brasil-Spanyol), juga memiliki dua paspor.

Berhubung Tae-se bukan pesepakbola terkenal layaknya Messi atau Suarez, FIFA dan AFC membutuhkan waktu untuk memverifikasi. Mereka harus mengkonfirmasi apakah Tae-se pernah bermain untuk Korsel atau Jepang di pertandingan resmi sebelumnya atau tidak.

Tae-se sangat beruntung karena keputusan meninggalkan Korsel untuk membela Korut tidak memunculkan kontroversi di Seoul. Suporter di selatan tidak terlalu peduli karena di era itu punya banyak pesepakbola kelas dunia. Contohnya, Park Ji-sung, Cha Du-ri, Lee Chung-yong, Ki Sung-yueng, atau Park Chu-young.

Sebaliknya, hanya ada 3 pemain Korut yang bermain di luar negeri dan berstatus pesepakbola profesional. Selain Tae-se, dua nama lainnya adalah An Yong-hak (Omiya Ardija) dan Hong Yong-jo (FC Rostov).

Dengan hanya 3 pemain profesional di Piala Dunia, hasil akhirnya sudah bisa ditebak. Setelah dikalahkan Brasil 1-2, Korut dibantai Portugal 7 gol tanpa balas dengan Cristiano Ronaldo mencetak gol terakhir. Kemudian, pada pertandingan ketiga, Korut menyerah 0-3 dari Pantai Gading sehingga harus puas sebagai juru kunci.

Tapi, setelah Piala Dunia, Tae-se justru mendapatkan kesempatan bermain di Eropa. Bukan ke Inggris seperti cita-citanya, melainkan Jerman. Dia dikontrak VfL Bochum sebelum pindah ke FC Koln pada 2012. Sempat bermain di Korsel untuk Suwon Bluewings, dia pindah ke Shimizu S-Pulse pada 2015 dan dipinjamkan ke Albirex Niigata pada 2020.

Setelah kontrak dengan Shimizu pada 31 Desember 2020, Tae-se sebenarnya berniat pensiun. Tapi, pada 1 Februari 2021, dia memutuskan kembali bermain dengan membela klub J2 League, Machida Zelvia.

"Setelah berkonsultasi dengan keluarga, saya memutuskan untuk pensiun. Saat sedang di mobil menuju Bandara Narita (untuk terbang ke Korut), saya telepon berdering. Ternyata, itu tawaran (dari Machida). Saya menerimanya karena ingin membantu klub (promosi ke J1 League). Saya pemain tua. Tapi, saya ingin membantu semua orang (di Machida) berkembang," kata Tae-se, dilansir Goal Japan.

  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Tag Terkait

Komentar

Libero Video

Klasemen

POIN
1
Manchester City FC
74
2
Manchester United FC
63
3
Leicester City FC
56
4
West Ham United FC
55
5
Chelsea FC
54
6
Liverpool FC
52
7
Tottenham Hotspur FC
50
8
Everton FC
49
9
Arsenal FC
45
10
Leeds United FC
45
11
Aston Villa FC
44
12
Wolverhampton Wanderers FC
38
13
Crystal Palace FC
38
14
Southampton FC
36
15
Brighton & Hove Albion FC
33
16
Burnley FC
33
17
Newcastle United FC
32
18
Fulham FC
26
19
West Bromwich Albion FC
24
20
Sheffield United FC
14
POIN
1
Club Atlético de Madrid
67
2
Real Madrid CF
66
3
FC Barcelona
65
4
Sevilla FC
61
5
Real Sociedad de Fútbol
47
6
Real Betis Balompié
47
7
Villarreal CF
46
8
Granada CF
39
9
Levante UD
38
10
RC Celta de Vigo
37
11
Athletic Club
37
12
Cádiz CF
35
13
Valencia CF
34
14
CA Osasuna
34
15
Getafe CF
30
16
SD Huesca
27
17
Real Valladolid CF
27
18
Elche CF
26
19
Deportivo Alavés
24
20
SD Eibar
23
POIN
1
FC Internazionale Milano
74
2
AC Milan
63
3
Juventus FC
62
4
Atalanta BC
61
5
SSC Napoli
59
6
SS Lazio
55
7
AS Roma
54
8
US Sassuolo Calcio
43
9
Hellas Verona FC
41
10
UC Sampdoria
36
11
Bologna FC 1909
34
12
Udinese Calcio
33
13
Genoa CFC
32
14
Spezia Calcio
32
15
ACF Fiorentina
30
16
Benevento Calcio
30
17
Torino FC
27
18
Cagliari Calcio
22
19
Parma Calcio 1913
20
20
FC Crotone
15
POIN
1
Sporting Clube de Portugal
69
2
FC Porto
60
3
Sport Lisboa e Benfica
57
4
Sporting Clube de Braga
54
5
FC Paços de Ferreira
44
6
Vitória SC
35
7
CD Santa Clara
35
8
Moreirense FC
34
9
Portimonense SC
29
10
Gil Vicente FC
28
11
CD Tondela
28
12
Rio Ave FC
28
13
Boavista FC
28
14
FC Famalicão
27
15
Os Belenenses Futebol
27
16
CS Marítimo
24
17
SC Farense
22
18
CD Nacional
21
POIN
1
FC Bayern München
65
2
RB Leipzig
61
3
VfL Wolfsburg
54
4
Eintracht Frankfurt
53
5
Borussia Dortmund
46
6
Bayer 04 Leverkusen
44
7
1. FC Union Berlin
40
8
Borussia Mönchengladbach
40
9
VfB Stuttgart
39
10
SC Freiburg
37
11
TSG 1899 Hoffenheim
32
12
FC Augsburg
32
13
SV Werder Bremen
30
14
1. FSV Mainz 05
28
15
Hertha BSC
26
16
Arminia Bielefeld
26
17
1. FC Köln
23
18
FC Schalke 04
13
POIN
1
AFC Ajax
72
2
PSV
61
3
AZ
61
4
SBV Vitesse
56
5
Feyenoord Rotterdam
54
6
FC Groningen
46
7
FC Utrecht
43
8
Heracles Almelo
39
9
FC Twente '65
37
10
SC Heerenveen
37
11
Sparta Rotterdam
34
12
Fortuna Sittard
34
13
PEC Zwolle
32
14
RKC Waalwijk
26
15
Willem II Tilburg
22
16
VVV Venlo
22
17
FC Emmen
21
18
ADO Den Haag
16
POIN
1
Lille OSC
70
2
Paris Saint-Germain FC
66
3
AS Monaco FC
65
4
Olympique Lyonnais
64
5
Racing Club de Lens
52
6
Olympique de Marseille
49
7
Stade Rennais FC 1901
48
8
Montpellier HSC
47
9
OGC Nice
43
10
FC Metz
42
11
Angers SCO
41
12
Stade de Reims
40
13
AS Saint-Étienne
39
14
RC Strasbourg Alsace
36
15
FC Girondins de Bordeaux
36
16
Stade Brestois 29
36
17
FC Lorient
32
18
Nîmes Olympique
30
19
FC Nantes
28
20
Dijon Football Côte d'Or
15