Fantastis! Arturo Vidal Punya 12 Trofi Liga dalam 15 Tahun

Biografi | 04 May 2021, 11:14
Fantastis! Arturo Vidal Punya 12 Trofi Liga dalam 15 Tahun
Kredit: instagram.com/kingarturo23oficial

"Dalam 15 tahun terakhir, gelandang asal Chile itu punya 21 piala."

Libero.id - Keberhasilan Inter Milan menjuarai Serie A musim ini memunculkan catatan membanggakan bagi Arturo Vidal. Dalam 15 tahun terakhir, gelandang asal Chile itu punya 21 piala dengan 12 diantaranya gelar liga di empat negara berbeda.

Arturo Erasmo Vidal Pardo punya memulai karier dengan Colo-colo sejak junior setelah meninggalkan klubnya saat kanak-kanak, Rodelindo Roman dan Melipilla. Sukses di Colo-Colo, Vidal pindah ke Eropa untuk bergabung dengan klub Bundesliga, Bayer Leverkusen, dan bermain di sana empat musim.

Dia kemudian pindah ke Juventus pada 2011. Di Turin, dia secara luas dikenal sebagai salah satu gelandang pekerja keras. Penampilannya selama di Juventus membuat Vidal dijuluki Il Guerriero (Sang Ksatria), Rey Arturo (Raja Arthur), hingga La Piranha (Ikan Piranha) oleh pers Italia karena gaya permainannya yang agresif.

Setelah sukses di Juventus, pada 28 Juli 2015, Vidal kembali ke Bundesliga, bergabung dengan Bayern Muenchen. Dia bermain sangat bagus selama tiga tahun sebelum menandatangani kontrak dengan Barcelona, yang dilanjutkan Inter Milan.

Vidal telah mendapatkan 119 caps untuk tim nasional Chile sejak debutnya pada 2007. Dia bermain di turnamen-turnamen besar antarnegara seperti Copa America 2011, 2015 dan 2019, serta Copa America Centenario. Ada lagi Piala Dunia 2010 dan 2014, serta Piala Konfederasi 2017. Dia membantu negaranya meraih kemenangan di Copa America 2015 dan 2016.

Salah satu catatan membanggakan Vidal adalah 12 dalam 15 tahun terakhir di empat negara. Berikut ini rinciannya:


1. Colo-Colo 

Kompetisi: Primera Division de Chile

Musim juara: 2006 Apertura, 2006 Clausura, 2007 Apertura

Debut profesional Vidal bersama Colo-Colo terjadi di leg pertama final Torneo Apertura 2006 melawan rival berat, Universidad de Chile. Vidal masuk sebagai pemain pengganti Gonzalo Fierro. Colo-Colo menang 2-1 dan juara.

Pada musim berikutnya (Torneo Clausura), dia menjadi bagian yang lebih penting dari skuad dan memimpin Colo-Colo meraih kemenangan kedua berturut-turut. Vidal mencetak tiga gol dalam kampanye Colo-Colo di Copa Sudamericana 2006. Colo-Colo kembali menjuarai kompetisi.

Pada 2007, Vidal kembali memimpin lini tengah Colo-Colo memenangkan Apertura. Di klasemen akhir, mereka hanya unggul 1 poin dari rival abadi Universidad de Chile. Setelah itu, Vidal pergi ke Bayer Leverkusen di musim panas.

Bayer telah melacak Vidal selama Piala Dunia U-20 2007. Bahkan, Direktur Sepakbola Leverkusen, Rudi Voeller, sendiri yang datang ke Chile untuk meyakinkan Vidal. Kedua klub menyepakati transfer USD11 juta dengan Leverkusen membayar USD7,7 juta untuk 70% kepemilikan. Transfer Vidal memecahkan rekor USD9 juta milik Matias Fernandez ke Villarreal.


2. Juventus

Kompetisi: Serie A

Musim: 2011/2012, 2012/2013, 2013/2014, 2014/2015

Meski tampil bagus di Jerman, Vidal gagal menghadirkan gelar juara untuk Leverkusen. Lalu, pada 22 Juli 2011, dia bergabung dengan Juventus melalui transfer 10,5 juta euro plus kontrak lima tahun.

Vidal melakukan debut melawan Parma pada laga perdana Serie A, 11 September 2011. Dia masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua untuk Alessandro del Piero dan menandai penampilan pertamanya dengan gol 6 menit setelah perkenalannya dalam kemenangan 4-1 Juventus di stadion baru, Juventus Stadium.

Awalnya, Vidal bermain defensif sebagai gelandang perusak serangan lawan. Tapi, di musim keempat bersama Massimiliano Allegri, dia mulai memainkan peran yang lebih agresif. 

Selain peran tradisional sebagai box to box midfielder dalam formasi 3-5-2 atau 4-3-3, Vidal juga sering ditempatkan sebagai gelandang serang dalam formasi 4-3-1-2. Kadang-kadang, dia sebagai gelandang sayap yang bermain melebar dalam formasi tradisional 4-4-2.

Hasilnya, gelar juara Serie A 2011/2012, 2012/2013, 2013/2014, 2014/2015 dikantongi. Lalu, Coppa Italia 2014/2015 serta Supercoppa Italiana 2012, 2013. Sayang, dia gagal membawa La Vecchia Signora menjuarai Liga Champions 2014/2015.


3. Bayern Muenchen

Kompetisi: Bundesliga

Musim juara: 2015/2016, 2016/2017, 2017/2018

Pada 28 Juli 2015, Vidal kembali ke Bundesliga. Tapi, bukan ke Leverkusen, melainkan bergabung dengan Bayern Muenchen. Dia dikontrak empat tahun dengan transfer 37 juta euro ditambah bonus hingga 3 juta euro.

Vidal melakukan debut untuk Bayern empat hari kemudian di DFL-Supercup 2015 melawan VfL Wolfsburg. Dia bermain sebagai pengganti Thiago Alcantara pada menit 74. Pertandingan berakhir imbang 1-1, Bayern kalah dalam adu penalti, meski Vidal sukses mencetak gol.

Bermain di klub terbaik Jerman, Vidal tidak kesulitan mendapatkan trofi. Di musim pertama, dia langsung menyumbangkan double winners Bundesliga dan DFB-Pokal. Selanjutnya, gelar liga kembali didapatkan pada 2016/2017 dan 2017/2018, plus DFL-Supercup 2016, 2017.


4. Barcelona

Kompetisi: La Liga

Musim juara: 2018/2019

Puas dengan Bayern, Vidal mencari tantangan lain di Spanyol. Pada 3 Agustus 2018, Barcelona mengumumkan kesepakatan dengan Bayern untuk transfer Vidal senilai 19 juta euro (versi As) atau 18 juta euro ditambah 3 juta euro (versi Sport). Sebab, tidak ada pernyataan resmi Barcelona tentang biaya transfer Vidal atas permintaan Bayern.

Pada 12 Agustus 2018, Vidal melakukan debut setelah masuk sebagai pengganti dalam kemenangan 2-1 atas Sevilla di Supercopa de Espana 2018. Pada 28 Oktober, Vidal masuk sebagai pemain pengganti pada menit  84 di El Clasico. Tiga menit kemudian, dia mencetak gol pertama untuk Barcelona dan membantu mengalahkan Real Madrid 5-1.

Vidal mengakhiri musim debut dengan bermain 33 kali di La Liga. Dia juga membawa El Barca juara. Lalu, pada musim berikutnya, dia gagal membawa Barcelona mempertahankan trofi, meski mendapatkan kepercayaan merumput 33 kali di kompetisi elite Negeri Matador.


5. Inter Milan

Kompetisi: Serie A

Musim juara: 2020/2021

Ketika Barcelona melakukan perombakan skuad seusai gagal total di musim 2019/2020, Vidal masuk dalam daftar jual. Lalu, pada 22 September 2020, Inter Milan dan Barcelona mengkonfirmasi transfer Vidal dengan biaya 1 juta euro dalam variabel.

Pada 13 Januari 2021, Vidal mencetak gol pertamanya untuk klub melawan Fiorentina di Coppa Italia dari titik penalti. Kemudian, pada 17 Januari 2021, dia mencetak gol Serie A pertama bersama Inter dalam kemenangan 2-0 atas bekas klubnya Juventus.

Meski hanya bermain 23 kali di Serie A dengan laga terakhir terjadi pada 8 Maret 2021 menghadapi Atalanta Bergamo, Vidal melengkapi koleksi trofinya dengan membantu I Nerazzurri menjuarai Serie A 2020/2021. Itu menjadi trofi liga ke-12 dalam 15 tahun terakhir. Bravo!

  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Tag Terkait

Komentar

(500 Karakter Tersisa)

Libero Video

Klasemen

POIN
1
Manchester City FC
83
2
Manchester United FC
70
3
Leicester City FC
66
4
Chelsea FC
64
5
Liverpool FC
60
6
West Ham United FC
59
7
Tottenham Hotspur FC
56
8
Everton FC
56
9
Arsenal FC
55
10
Leeds United FC
53
11
Aston Villa FC
52
12
Wolverhampton Wanderers FC
45
13
Southampton FC
43
14
Crystal Palace FC
41
15
Burnley FC
39
16
Newcastle United FC
39
17
Brighton & Hove Albion FC
38
18
Fulham FC
27
19
West Bromwich Albion FC
26
20
Sheffield United FC
17
POIN
1
Club Atlético de Madrid
80
2
Real Madrid CF
78
3
FC Barcelona
76
4
Sevilla FC
74
5
Real Sociedad de Fútbol
56
6
Villarreal CF
55
7
Real Betis Balompié
55
8
RC Celta de Vigo
50
9
Athletic Club
46
10
Granada CF
45
11
CA Osasuna
44
12
Cádiz CF
43
13
Levante UD
40
14
Valencia CF
39
15
Deportivo Alavés
35
16
Getafe CF
34
17
SD Huesca
33
18
Real Valladolid CF
31
19
SD Eibar
30
20
Elche CF
30
POIN
1
FC Internazionale Milano
88
2
Atalanta BC
78
3
Juventus FC
75
4
AC Milan
75
5
SSC Napoli
74
6
SS Lazio
67
7
AS Roma
61
8
US Sassuolo Calcio
56
9
UC Sampdoria
46
10
Hellas Verona FC
43
11
ACF Fiorentina
40
12
Bologna FC 1909
40
13
Udinese Calcio
40
14
Genoa CFC
39
15
Spezia Calcio
38
16
Cagliari Calcio
36
17
Torino FC
35
18
Benevento Calcio
31
19
FC Crotone
21
20
Parma Calcio 1913
20
POIN
1
Sporting Clube de Portugal
82
2
FC Porto
77
3
Sport Lisboa e Benfica
73
4
Sporting Clube de Braga
63
5
FC Paços de Ferreira
50
6
Vitória SC
42
7
CD Santa Clara
40
8
Os Belenenses Futebol
40
9
Moreirense FC
40
10
Gil Vicente FC
39
11
FC Famalicão
37
12
CD Tondela
36
13
Portimonense SC
34
14
CS Marítimo
34
15
Boavista FC
33
16
SC Farense
31
17
Rio Ave FC
31
18
CD Nacional
25
POIN
1
FC Bayern München
71
2
RB Leipzig
64
3
VfL Wolfsburg
57
4
Eintracht Frankfurt
56
5
Borussia Dortmund
55
6
Bayer 04 Leverkusen
50
7
Borussia Mönchengladbach
46
8
1. FC Union Berlin
46
9
SC Freiburg
41
10
VfB Stuttgart
39
11
TSG 1899 Hoffenheim
36
12
1. FSV Mainz 05
34
13
FC Augsburg
33
14
SV Werder Bremen
30
15
Arminia Bielefeld
30
16
1. FC Köln
29
17
Hertha BSC
26
18
FC Schalke 04
13
POIN
1
AFC Ajax
76
2
PSV
64
3
AZ
61
4
SBV Vitesse
57
5
Feyenoord Rotterdam
55
6
FC Utrecht
47
7
FC Groningen
46
8
Heracles Almelo
39
9
FC Twente '65
37
10
SC Heerenveen
37
11
Sparta Rotterdam
37
12
Fortuna Sittard
37
13
PEC Zwolle
35
14
RKC Waalwijk
26
15
Willem II Tilburg
25
16
FC Emmen
24
17
VVV Venlo
22
18
ADO Den Haag
16
POIN
1
Lille OSC
73
2
Paris Saint-Germain FC
72
3
AS Monaco FC
71
4
Olympique Lyonnais
67
5
Racing Club de Lens
56
6
Olympique de Marseille
55
7
Stade Rennais FC 1901
54
8
Montpellier HSC
47
9
OGC Nice
46
10
FC Metz
43
11
Stade de Reims
41
12
Angers SCO
41
13
Stade Brestois 29
40
14
AS Saint-Étienne
39
15
RC Strasbourg Alsace
37
16
FC Girondins de Bordeaux
36
17
FC Lorient
35
18
FC Nantes
31
19
Nîmes Olympique
31
20
Dijon Football Côte d'Or
18