Beda Nasib Antara Griezmann, Ronaldo dan Lukaku

Analisis | 16 September 2021, 19:09
Beda Nasib Antara Griezmann, Ronaldo dan Lukaku

"Sama-sama balik ke klub lama. Cerita Griezmann yang sial sendiri."

Libero.id - Dalam sepak bola, akhir-akhir ini, gagasan untuk pulang ke rumah atau bermain kembali di klub lama yang membesarkan nama seorang pemain telah terlihat begitu wajar.

Bursa transfer musim panas tahun ini misalnya, telah membawa Romelu Lukaku kembali berseragam Chelsea juga Cristiano Ronaldo yang balik dengan warna merah khas Manchester United. Kedua bintang ini tampil bagus dalam laga-laga awal mereka di klub masing-masing. Mencetak gol demi gol dan begitu dielukan oleh para fans.

Di belahan bumi lain, seorang Antoine Griezmann juga kembali ke Atletico Madrid --- meski dengan status pinjaman --- klub dimana ia tampil gemilang dan dipuji setingkat dengan pahlawan kota.

10 Foto Anna Lewandowska, Istri Robert Lewandowski Pemegang Sabuk Hitam Karate

10 Foto Anna Lewandowska, Istri Robert Lewandowski Pemegang Sabuk Hitam Karate

Tetapi kembalinya pemain asal Prancis itu tak diawali dengan kesan bagus. Griezmann telah menjadi Griezmann yang lain setelah sekian tahun tak lagi di Wanda 
Metropolitano.

Berbeda dengan Ronaldo atau Lukaku yang langsung mencetak gol dan tampil bagus di laga debut kedua mereka bersama klub masing-masing. Nasib membawa Antoine Griezmann ke arah yang sebaliknya. 

Ia dianggap tampil di bawah standar untuk ukuran pemain kelas dunia. Meski klub nya meraih kemenangan tandang atas Espanyol akhir pekan lalu, tetapi pertandingan Liga Champions Rabu malam (15/9) melawan Porto adalah pertandingan pertamanya di Wanda Metropolitano.

Griezmann telah dicemooh oleh fans Atletico Madrid, bahkan ketika laga baru saja dimulai, mungkin itu merupakan residu dari keputusan Griezmann meninggalkan klub pada tahun 2019 yang membuat para fans kesal bukan main.

Ketika nama Griezmann dibacakan oleh penyiar stadion sontak langsung disambut dengan ejekan besar-besaran.

Setiap pemain lain menerima sorakan dari dukungan tuan rumah dan ketika giliran nama Griezmann mereka meneriaki dengan nada sebaliknya.

Dan itu berlanjut ketika Griezmann masuk sebagai pemain pengganti di awal babak kedua menggantikan Joao Felix.

Griezmann gagal membantu Atletico Madrid dalam banyak hal, bahkan kehadirannya selama 34 menit di atas lapangan dicatat dengan sangat buruk oleh statistik.

Dan sebagai akibatnya Atletico hanya mampu bermain imbang 0-0. Itupun sudah dirasa bagus karena mengingat Thibaut Courtois tampil gemilang.

Pemain berusia 30 tahun itu awalnya meninggalkan Atletico setelah klausul pelepasannya sebesar € 120 juta / Rp. 2,1 triliun ditebus oleh Barcelona

Dan itu terjadi setahun setelah film dokumenter 'The Decision' yang terkenal di mana Griezmann berkomitmen untuk masa depannya di klub.

Eduardo Fernandez, presiden Persatuan Penas Internasional Atletico de Madrid, mengatakan kepada L'Equipe menjelang pertandingan lawan Porto bahwa Griezmann memiliki jalan panjang untuk memenangkan kembali dukungan dan hati para fans Atletico Madrid.

Per Tribal Football dia menjelaskan: "Sebagian dari publik akan bersiul dan menghinanya, itu pasti. Ketika namanya diumumkan dan segera setelah dia menyentuh bola.

“Ada kekecewaan. Sebelumnya, dia adalah idola kami. Sekarang dia hanya seorang pemain seperti yang lain. Dia tidak mewakili banyak lagi. Citranya telah memburuk secara serius.

"Kita semua masih terluka oleh apa yang dia lakukan. Waktu akan melihat rasa sakit kita sembuh. Dia harus mendapatkan kembali kepercayaan dan cinta kita."

Griezmann riwayat mu kini.

(gigih imanadi darma/gie)

  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Komentar

(500 Karakter Tersisa)

Foto

10 Foto Ada Hegerberg, Pemenang Ballon d'Or Wanita Pertama

Klasemen