Ringkasan Berita
-
Roy Keane dan Gary Neville kecewa dengan tindakan Gabriel Martinelli dalam laga Arsenal vs Liverpool.
-
Martinelli dikritik karena mendorong pemain cedera Liverpool, memicu kemarahan Neville dan Keane.
-
Neville dan Keane menuntut permintaan maaf dari Martinelli atas perilakunya yang dianggap tidak pantas.
Roy Keane dan Gary Neville mengkritik Gabriel Martinelli atas tindakannya saat Arsenal melawan Liverpool.
Kecewa dengan Aksi Martinelli
Roy Keane dan Gary Neville merasa sangat kecewa dengan Gabriel Martinelli setelah melihat tindakan pemain Arsenal tersebut dalam pertandingan imbang 0-0 melawan Liverpool. Kedua mantan bintang Manchester United ini mengkritik keras winger kiri The Gunners dan bahkan menyatakan bahwa permintaan maaf diperlukan.
Pemimpin klasemen Liga Premier tersebut merasa frustrasi oleh tim asuhan Arne Slot di Stadion Emirates karena kedua tim tampak kesulitan mencetak gol. Mikel Arteta berharap timnya yang berasal dari London Utara dapat memperpanjang keunggulan mereka di puncak setelah Manchester City bermain imbang malam sebelumnya. Namun, suasana menjadi lesu saat peluit akhir berbunyi karena mereka gagal mengalahkan juara musim lalu, yang datang dengan banyak masalah cedera.
Conor Bradley tampak hancur saat ia ditambahkan ke daftar cedera di menit-menit akhir. Namun, Martinelli menunjukkan sedikit simpati kepada lawannya dan mencoba mendorongnya keluar lapangan agar permainan dapat dilanjutkan. Inilah yang membuat Neville marah, yang saat itu menjadi komentator untuk Sky Sports.
Reaksi Keras dari Neville dan Keane
Langsung saja, pria Inggris tersebut melontarkan kritik tajam terhadap pemain Brasil itu, dengan mengatakan: "Kamu tidak bisa mendorongnya keluar lapangan. Kamu tidak bisa melakukan itu. Kamu bodoh." Neville melanjutkan dengan mengatakan bahwa tindakan Martinelli sangat buruk dan dia terkejut tidak ada pemain Liverpool yang menghampirinya untuk memprotes. Dia menambahkan bahwa permintaan maaf diperlukan.
"Oh, dia juga melempar bola ke arahnya. Ini tidak baik," lanjut Neville dengan marah. Setelah menuntut permintaan maaf dari Martinelli, dia bahkan mengatakan bahwa seharusnya ada pemain Liverpool yang mengambil tindakan fisik pada saat itu: "Saya benar-benar marah dengan Martinelli. Saya terkejut salah satu pemain Liverpool tidak menghampirinya dan memukulnya, meskipun harus mendapatkan kartu merah."
Roy Keane, yang berada di studio, juga tidak senang dengan tingkah laku Martinelli. Menggemakan pemikiran Neville, pria Irlandia itu menyatakan bahwa dia tidak menyukai tindakan tersebut sama sekali. Keane mengingat pengalaman pribadinya ketika dia cedera dan seorang pemain berdiri di atasnya. Dia menekankan bahwa dalam sepak bola, pemain tahu kapan seseorang benar-benar terluka.
Keane menambahkan bahwa melempar bola ke arah pemain yang cedera dan berdiri di atasnya adalah tindakan yang memalukan. Dia merasa heran mengapa para pemain Liverpool tidak lebih keras terhadap Martinelli. Keane berharap Martinelli akan meminta maaf atas tindakannya yang dianggap tidak pantas tersebut.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!