Ringkasan Berita
-
Tottenham Hotspur berencana merekrut Robin Roefs dari Sunderland untuk memperkuat posisi penjaga gawang.
-
Inter Milan tertarik pada Guglielmo Vicario, yang bisa membuka jalan bagi Roefs ke Tottenham.
-
Roefs, yang tampil impresif di Liga Premier, menjadi target utama Tottenham untuk musim panas mendatang.
Tottenham Hotspur tertarik merekrut Robin Roefs dari Sunderland pada musim panas 2026.
Tottenham Hotspur Mengincar Robin Roefs
Tottenham Hotspur dikabarkan tengah mengincar salah satu kesepakatan besar di Liga Premier pada musim panas mendatang. Klub asal London Utara ini tertarik untuk mendatangkan Robin Roefs dari Sunderland jika departemen penjaga gawang mereka mengalami kekurangan. Tottenham telah menghabiskan hampir Rp 1 triliun musim dingin ini, dengan Conor Gallagher bergabung dari Atletico Madrid dan bintang muda Brasil, Souza, dari Santos. Meskipun mereka tidak mencari penjaga gawang dalam waktu dekat, musim panas bisa menjadi waktu yang tepat untuk bergerak. Roefs menjadi target utama setelah penampilannya yang sensasional di Liga Premier bersama Sunderland musim ini.
Ketertarikan Inter Milan pada Guglielmo Vicario
Laporan dari talkSPORT menyebutkan bahwa Spurs berencana untuk merekrut penjaga gawang muda Sunderland tersebut, mengingat ketertarikan yang ada pada penjaga gawang mereka saat ini, Guglielmo Vicario. Klub raksasa Italia, Inter Milan, dikabarkan tertarik untuk membawa Vicario kembali ke tanah airnya setelah tiga tahun di London. Selama di Spurs, Vicario telah tampil mengesankan sebagai penjaga gawang pilihan utama dan memenangkan Liga Europa. Jika Vicario pindah ke San Siro, akan ada kekosongan di posisi penjaga gawang Spurs, dan Roefs yang dianggap sebagai penjaga gawang paling mengesankan di Liga Premier musim ini, menjadi target utama mereka.
Roefs, yang digambarkan sebagai 'cepat', dibeli dengan harga sekitar Rp 200 miliar dari klub Eredivisie, NEC Nijmegen, musim panas lalu. Dia telah menjadi andalan bagi Sunderland, mencatatkan tujuh clean sheet dari 23 pertandingan di Liga Premier. Penyelamatan-penyelamatannya yang impresif menjadi alasan utama performa Sunderland dan kenaikan mengejutkan mereka di liga musim ini. Namun, dengan kontrak hingga 2030, Tottenham harus merogoh kocek lebih dalam jika ingin merekrutnya, terutama jika Vicario benar-benar pindah ke San Siro.
Roefs telah membuat penyelamatan terbanyak kedua di Liga Premier musim ini, hanya di belakang Martin Dubravka dari Burnley. Jika melihat posisi kedua klub di klasemen, jelas bahwa pengaruh Roefs mencegah Sunderland terpuruk. Pada usia 23 tahun, dia berpotensi meraih caps untuk tim nasional Belanda di masa depan, setelah sebelumnya dipanggil ke tim nasional. Kepindahan ke Tottenham bisa lebih memajukan kariernya di level Liga Premier.
Partisipasi Eropa diharapkan dari Tottenham di bawah kepemilikan keluarga Lewis, meskipun hal itu mungkin tidak terjadi musim ini karena performa yang kurang baik.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!