Mark Clattenburg Minta Maaf Setelah Kontroversi Komentar Tentang Vinicius Jr

Mark Clattenburg Minta Maaf Setelah Kontroversi Komentar Tentang Vinicius Jr

Ringkasan Berita

  • Mark Clattenburg meminta maaf atas komentarnya tentang insiden rasial Vinicius Jr yang memicu reaksi keras.

  • Komentar Clattenburg dianggap tidak sensitif, memicu seruan agar dia dihapus dari siaran televisi.

  • Insiden ini menyoroti pentingnya sensitivitas dalam komentar publik terkait isu serius seperti rasisme.

Mark Clattenburg mengeluarkan pernyataan permintaan maaf setelah komentarnya tentang Vinicius Jr memicu reaksi keras.

Mark Clattenburg, mantan wasit Liga Premier, baru-baru ini mengeluarkan permintaan maaf setelah komentarnya tentang insiden yang melibatkan Vinicius Jr memicu reaksi keras. Komentar tersebut dibuat saat Clattenburg menjadi komentator untuk Amazon selama pertandingan Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid.

Insiden tersebut terjadi setelah Vinicius Jr mencetak gol tunggal dalam pertandingan tersebut dengan tendangan yang menakjubkan di menit ke-50. Setelah merayakan golnya di dekat bendera sudut, Vinicius Jr diduga mengalami pelecehan rasial oleh pemain Benfica, Gianluca Prestianni. FIFA kemudian merilis pernyataan panjang terkait insiden ini.

Dalam komentarnya di udara, Clattenburg menyatakan bahwa Vinicius Jr 'tidak membantu dirinya sendiri' dengan cara merayakan gol dan kemudian melaporkan insiden tersebut serta meninggalkan lapangan. Clattenburg mengatakan, "Ya, dia mencetak gol yang luar biasa, tetapi seharusnya dia kembali ke sisi lain lapangan dan melanjutkan permainan."

Analisis Clattenburg tentang insiden tersebut menyoroti apa yang dia anggap sebagai 'masalah dalam situasi ini', dengan menyatakan bahwa pemain sayap asal Brasil itu membuat hidup wasit Francois Letexier menjadi sulit, yang harus mengaktifkan protokol anti-rasisme.

"Vinicius Jr tidak membantu dirinya sendiri," tambah Clattenburg. "Dia membuat ini sulit bagi wasit. Dia mencetak gol yang luar biasa dan yang harus dia lakukan - ya, merayakan - adalah kembali. Tetapi dia membuat situasi ini sangat, sangat sulit."

Setelah komentarnya, Clattenburg menghadapi seruan untuk dihapus dari televisi. Banyak yang merasa bahwa komentarnya tidak pantas dan tidak sensitif terhadap situasi yang serius.

Sehari setelah bekerja pada pertandingan Benfica vs. Real, Clattenburg mengeluarkan permintaan maaf, mengakui bahwa dia 'salah'. Dalam pernyataan yang dibagikan di media sosial, dia menulis, "Tidak ada yang membenarkan rasisme dalam olahraga atau kehidupan. Saya bersyukur memiliki kesempatan untuk menindaklanjuti malam tadi, saya salah, saya minta maaf."

Clattenburg melanjutkan, "Itu adalah siaran langsung, pekerjaan saya adalah merespons saat itu juga dan kata-kata yang saya gunakan ceroboh dan tidak tepat."

Dia juga menyatakan bahwa dia belajar dari insiden ini dan menghargai rekan-rekannya yang menangani situasi tersebut dengan elegan.

Kampanye anti-diskriminasi Troy Townsend MBE mengecam komentar Clattenburg dan menyerukan agar dia dihapus dari siaran. Di media sosial, dia menulis, "Dan untuk orang ini... dia seharusnya tidak pernah terlibat dalam komentar lagi..."

Insiden ini menyoroti pentingnya sensitivitas dan tanggung jawab dalam komentar publik, terutama dalam situasi yang melibatkan isu-isu serius seperti rasisme.

Clattenburg mengakui kesalahannya dan berjanji untuk lebih berhati-hati di masa depan, menunjukkan bahwa setiap orang dapat belajar dari kesalahan mereka.

Reaksi terhadap komentar Clattenburg menunjukkan bahwa masyarakat tidak akan mentolerir komentar yang tidak sensitif dan menuntut pertanggungjawaban dari tokoh publik.

Insiden ini juga menyoroti perlunya tindakan tegas dan dukungan terhadap korban pelecehan rasial dalam olahraga.

Dengan permintaan maafnya, Clattenburg berharap untuk melanjutkan perannya dengan lebih baik dan lebih bijaksana di masa depan.

Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!

Comments (0)

Tidak ada komentar, jadilah yang pertama!

You Might Also Like