Ini terjadi di El Clasico. Ini juga membuktikan alasan Kroos mengecam Ballon d'Or milik Messi.
Keputusan Ballon d'Or memberikan Ballon d'Or 2021 kepada Lionel Messi menuai pro dan kontra. Orang-orang yang mengenal La Pulga akan mendukung. Sebaliknya, pemain-pemain yang pernah menjadi lawan di lapangan menolak. Contohnya, Toni Kroos. 

Superstar asal Argentina itu kembali meraih Balon balon d'Or setelah diumumkan pada Senin (29/11/2021) malam waktu Paris. Artinya, La Pulga telah mengoleksi 7 bola emas penghargaan pesepakbola terbaik dunia. Itu juga menjadikan Messi pengoleksi Ballon d'Or terbanyak dalam sejarah. 

Namun, setelah pengumuman, sejumlah komentar kontroversial muncul dari beberapa pemain terkait kelayakan Messi mendapatkan penghargaan. "Itu sama sekali tidak pantas," ucap Kroos dalam sebuah podcast.

"Bagi saya, Karim (Benzema) akan menjadi nomor satu jika anda benar-benar mencari pemain individu terbaik musim lalu, karena saya dapat melihat dari jarak dekat betapa hebatnya dia sebagai pesepakbola," tambah gelandang Real Madrid tersebut.

Bagi pemain berusia 31 tahun itu, menolak Messi dan mendukung Benzema adalah hal normal. Pasalnya, selama waktunya di Barcelona, Messi harus berhadapan-hadapan dengan Kroos dalam banyak kesempatan. Bahkan, di beberapa momen El Clasico, Messi benar-benar mempermalukan Kroos. 



Uniknya, menyusul komentar Kroos tentang Messi yang tidak pantas mendapatkan Ballon d'Or, sebuah rekaman video menjadi viral menunjukkan beberapa kali Messi mempermalukan Kroos di lapangan hijau. Kroos tidak bisa merebut bola dari Messi. Bahkan, dia sampai di kolongi.

Jika Kroos menonton video itu, dan mengingat betapa kesulitan dia merebut bola dari Messi, seharusnya dia sadar betapa hebatnya Messi. Dan, ketika Messi benar-benar meninggalkan Barcelona ke Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas lalu, Kroos pasti sangat lega. 



Mengingat komentar Kroos yang meremahkan Messi, fans sepakbola di seluruh dunia bisa melihat sendiri apakah Kroos lebih hebat dari Messi atau sebaliknya. Jadi, bisa dimaklumi jika Kroos lebih senang Benzema atau Cristiano Ronaldo yang menang.