Padahal pekan kemarin baru masuk rumah sakit...
Sadio Mane menjadi aktor penting bagi timnas Senegal dalam mengatasi perlawanan Guinea Khatulistiwa di babak perempatfinal Piala Afrika 2021. Laga yang berlangsung di Stadion Ahmadou Ahidjo, Yaounde, Kamerun, pada Senin (31/1) dini hari WIB itu berkesudahan dengan skor 3-1. 

Dan dengan begitu, Senegal berhak maju ke babak semifinal. Penggawa Liverpool itu memberikan umpan terobosan yang sempurna ke Famara Diedhiou untuk mencetak gol pembuka laga, sesaat sebelum laga berjalan setengah jam.

Guinea sempat menyamakan kedudukan di awal babak kedua lewat Jannick Buyla, sebelum gol dari gelandang Crystal Palace, Cheikhou Kouyate dan Ismaila Sarr dari Watford --- keduanya sebagai pemain pengganti --- mengembalikan kendali tim atas pertandingan.




Terlepas dari penampilan gemilang Sadio Mane sepanjang laga, keputusan untuk memainkan Mane masih kontroversial, mengingat bentrokan kepala yang dialami pemain berusia 29 tahun itu di laga sebelumnya.  Ketika itu Mane bertabrakan dengan kiper Cape Verde, Vozinha.

Meskipun bintang The Reds awalnya memilih untuk bermain - dan berhasil mencetak skor - ia kemudian diganti dan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis.

Namun, baik Mane dan pelatih Senegal Cisse, bersikeras bahwa dia fit untuk bermain di pertandingan perempatfinal final, dan terbukti Mane menjadi ancaman tersendiri  di sisi pertahanan Guinea.

Sejak babak pertama Senegal memegang kendali jalannya laga. Tercatat, Senegal memiliki 52 persen penguasaan bola. Mereka juga membuat lima percobaan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang dan satu yang menjadi gol.

Dan Mane jadi 'motor' penggerak dari serangan-serangan itu. .Meskipun dinilai sebagai orang harusnya Mane masih diistirahatkan, tapi kenyataannya tak terjadi apa-apa pada Mane dan seperti yang ia yakini sendiri bahwa dirinya dalam keadaan baik-baik saja.

Dan hasilnya sama sekali tak mengecewakan, Senegal sukses melibas perlawanan Guinea dan selanjutnya akan meladeni Burkina Faso untuk memperebutkan tiket final pada 3 Februari mendatang.



Dan dengan adanya Sadio Mane, serta senyum yang terpacak di wajahnya segalanya tampak lebih mudah.