Seperti ada spion saat memberikan assist.
Pada masanya, Guti Hernandez merupakan seorang gelandang top. Real Madrid beruntung memiliki Guti di era puncak perfomanya dan dia memang layak di antara barisan Galacticos Los Blancos.

Pesepakbola yang memiliki nama lengkap Jose Maria Gutierrez Hernandez itu membuat lebih dari 400 penampilan untuk klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu. Dia mencatatkan sejumlah gol, termasuk assist indah yang ikonik selama 24 tahun kariernya.

Sebagai seorang gelandang, Guti memang lebih dikenal karena umpan-umpan manisnya daripada gol-gol cantiknya. 

Salah satu momen ikonik yang menunjukkan betapa cemerlangnya seorang Guti dalam memberi umpan adalah ketika Madrid bertemu Deportivo La Coruna dalam lanjutan pekan ke-20 La Liga musim 2009/2010, atau lebih tepatnya pada 30 Januari 2010.

Bertamu ke markas Deportivo, Madrid punya catatan buruk. Mereka belum pernah menang di markas Deportivo dalam 20 tahun sebelumnya, meski kutukan itu akhirnya lepas juga.

Skor 3-1 untuk kemenangan Madrid. Dan, gol kedua malam itu dicetak oleh Karim Benzema berkat assit dari Guti. Saat skor sudah 1-0 untuk Madrid, Guti yang menerima sodoran bola dari Kaka sangat leluasa berhadapan dengan kiper Deportivo saat itu, Dani Aranzubia.



Alih-alih menendang bola ke arah gawang, Guti tak disangka-sangka menggunakan tumitnya untuk memberikan bola kepada Benzema yang ternyata sudah siap untuk menyepak bola di belakang. Momen assist brilian Guti itu kemudian diberi label 'the heel of god' oleh penggemar di seluruh dunia.



Tak ayal momen itu menjadikan Guti disebut-sebut sebagai pemain dengan cara memberi asist terbaik dalam sejarah sepakbola modern.