Penampilan yang kurang konsisten membuat fans Spurs cemas.
Tottenham Hotspur mencoba kembali ke performa terbaik mereka selepas memecat Nuno Espirito Santo di musim gugur 2021. Pelatih asal Italia, Antonio Conte, kemudian mengambil alih Spurs. Tapi, dibawah asuhannya mereka masih belum stabil. Apa yang sebenarnya terjadi? 

Salah satu bukti buruknya penampilan Tottenham bisa dilihat akhir pekan lalu saat menderita pil pahit kekalahan dari Manchester United. Mereka tampil sangat buruk sehingga sempat ada rumor bahwa pelatih asal Italia itu akan pergi saat musim 2021/2022 berakhir.

Namun, menurut Harry Kane, tidak ada yang salah dengan Tottenham asuhan Conte. Penyerang tim nasional Inggris tersebut menegaskan bahwa semua anggota tim tetap menjadi pengagum berat Conte dan setia di belakang pelatih Italia itu.

Kane menegaskan bahwa semua anggota skuad Tottenham masih senang dengan keberadaan Conte, meski klub mengalami turun-naik performa selama beberapa pekan terakhir. Kane mengaku semua pemain bertanggung jawab atas awal musim yang di bawah standar.

Kane juga mengakui bahwa timnya sedang dalam masa transisi sehingga membutuhkan waktu untuk bisa bermain bagus dan konsisten. "Jelas, saya masih merasa kami sedang dalam proses," kata Kane, dilansir Sky Sports.

"Kami menjalani dua atau tiga tahun menantang untuk trofi, kemudian kami turun selama beberapa tahun terakhir. Dengan Antonio, dia membangun budaya yang dia inginkan dan ingin menempatkan kami kembali di tempat itu, ke tempat yang seharusnya kami tempati" tambah Kane.

"Liga Premier, ada garis tipis antara menantang, atau menjadi empat besar, atau menjadi keenam, ketujuh atau kedelapan. Setiap tim menjadi lebih baik dan tidak ada pertandingan yang mudah," lanjut Kane. 



"Tentu saja, pelatih bekerja sekeras yang dia bisa dan para pemain bekerja. Ini bukan perbaikan cepat yang terjadi dalam semalam. Ini butuh waktu dan pengertian. Tentu saja dia menyebutkan dia perlu berbicara dengan klub dan ketua, dan untuk melihat apa arah yang harus kami tuju sebagai klub. Dari sudut pandang saya, sudut pandang para pemain, kami tidak dapat berbicara cukup banyak tentang dia," ungkap Kane.

Kane sendiri secara bertahap kembali ke performa terbaiknya, dan terus berusaha lebih baik. Tapi, dia juga mengakui setelah kekalahan dari Setan Merah di Old Trafford kemarin, dia sadar bahwa dia telah berkinerja buruk dengan reputasinya beberapa pekan terakhir musim ini.

"Saya orang pertama yang melihat standar saya sendiri. Di Liga Premier, menjelang beberapa bulan pertama atau lebih saya tidak berada pada standar yang selalu saya capai," kata Kane. 

"Bukan waktunya untuk panik atau merajuk. Ini adalah waktu untuk bekerja keras dan sejak Antonio datang, kami memiliki pemahaman yang baik satu sama lain. Sebagai pemain, jika anda berkembang di bawah pelatih, itu yang paling penting. Hal penting," pungkas Kane.