Bisa belajar dari sejarah.
Barcelona adalah klub yang selalu mengincar trofi setiap tahunnya dan itu kebanyakan sukses. Tapi, musim pertama mereka di era pasca-Messi akan menjadi musim di mana mereka gagal mendapatkan gelar, yang dianggap sebagai aib bagi rakyat Catalunya.

Meski penunjukan Xavi Hernandez sebagai pelatih pada November 2021, tetapi akhirnya mereka gagal di Liga Europa setelah dikalahkan Eintracht Frankfurt. Mereka juga gagal memangkas jarak dengan Real Madrid di La Liga dan juga tampil mengecewakan di Copa del Rey.

Masa depan memang terlihat cerah, dengan beberapa talenta kelas dunia menembus tim utama, tetapi hampir bisa dipastikan mereka akan menjalaninya tanpa trofi musim ini.

Kami telah membuat daftar lima musim terakhir, di mana Barcelona gagal memenangkan trofi utama apa pun, dan apakah mereka mampu bangkit dari kegagalan mereka di tahun-tahun mendatang?

1. Musim 2019/2020

Sebuah musim yang buruk, di mana pada akhirnya Ernesto Valverde dipecat dan digantikan oleh Quique Setien. Tetapi, masih saja Barcelona mengecewakan di setiap kompetisi.

Blaugrana terpaut lima poin dari rival mereka, Real Madrid, di La Liga dan tersingkir dari perempat final Copa del Rey oleh Athletic Bilbao. Tetapi, yang lebih memalukan terjadi di Liga Champions.
Di perempat final satu leg melawan Bayern Muenchen, Barcelona kalah telak 8-2.



2.  Musim 2013/2014

Tidak seperti 2019/2020, Barcelona juga dapat menganggap diri mereka tidak beruntung musim tersebut. Bagaimana tidak, mereka kalah di final Copa del Rey berkat gol ikonik dari Gareth Bale.

Kesengsaraan mereka diperparah ketika mereka memberi Atletico Madrid gelar La Liga yang mengejutkan pada hari terakhir musim itu. Pasukan Diego Simeone juga menyingkirkan mereka dari Liga Champions.

Setelah itu, Gerardo Martino digantikan oleh Luis Enrique, dan Barcelona mengontrak Luis Suarez dan Ivan Rakitic, dan memenangkan treble yang terkenal di musim berikutnya.