Jadi penambah semangat Laskar Mahesa Jenar
Setiap klub pasti mempunyai tenaga medis, entah itu fisioterapis ataupun dokter. Posisi tersebut penting untuk memastikan pemain dalam kondisi prima dan kalau ada hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan bisa langsung ditangani.

Pada umumnya tenaga medis dalam sepakbola adalah seorang laki-laki. Jika ada pemain yang terkapar dan kesakitan di atas lapangan, yang bergegas untuk memberikan perawatan adalah tenaga medis laki-laki, tapi ada kalanya kita diperlihatkan seorang perempuan yang masuk ke lapangan hijau dalam kapasitasnya sebagai tim medis.

Di liga luar negeri pemandangan seperti itu sudah tidak sedikit, tapi bagaimana jika itu terjadi di Indonesia?

Jika Anda menyaksikan laga perdana PSIS Semarang melawan Persita Tangerang di ajang Piala Presiden 2022 pada Senin (13/6/) lalu,di Stadion Manahan, Solo, ada sebuah momen yang menyedot perhatian publik.

Beberapa kali ketika pemain klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar kesaksian akibat benturan dan sebagainya, ada satu perempuan yang sigap menangani.

Dan perempuan itu adalah dokter tim PSIS Semarang, Mufidah Rizqiani Husna, sosoknya yang dianugerahi paras ayu membuat Mufidah mendadak tenar di sosial media.
 
Di tengah kerasnya laga yang berkesudahan dengan skor 6-1 untuk PSIS Semarang itu, para penonton baik yang hadir di stadion maupun dari layar handphone mendapat 'tontonan' tambahan, sebuah momen yang jarang terjadi di industri sepakbola tanah air.

Sontak para suporter bersorak ketika mengetahui Mufidah masuk ke lapangan untuk melakukan tugasnya.




"Alhamdulillah terimakasih ya Allah untuk hari ini. Perjalanan masih panjang. Bismillah yoh iso yoh," tulisnya usai laga melawan Persita akun Instagram pribadinya @pipitamory.

Lantas siapakah sebenarnya Mufidah?

Alumni Universitas Muhammadiyah Purwokerto itu biasa disapa Pipit, dan mulai diperkenalkan oleh PSIS Semarang sebagai bagian dari tim dalam kapasitasnya sebagai dokter tim pada pada Senin (6/5/) lalu di akun sosial media resmi klub.

"Malam ini turut diperkenalkan dokter tim baru PSIS Semarang yaitu Dokter Mufida @pipitamory untuk mendampingi tim selama kompetisi musim ini," tulis akun PSIS Semarang.

Sejak itu, netizen bergerak cepat untuk mengikuti kegiatan Mufidah di sosial media nya. Follower perempuan berusia 24 tahun itupun naik drastis.



Setelah Piala Presiden 2022 akan jadi musim baru Liga 1 yang panjang dan itu artinya para suporter PSIS Semarang akan lebih sering lagi melihat Mufidah berlari masuk ke lapangan dengan membawa perangkat alat medis lalu menangani pemain PSIS Semarang yang terkapar.