Konon, jika Indonesia tuan rumah, Vietnam akan rugi. Kok, bisa?
Keputusan PSSI dan Pemerintah Indonesia yang mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 ternyata mendapatkan respons negatif dari Vietnam. Konon, jika Indonesia ditunjuk sebagai pengganti China, tim nasional Vietnam akan dirugikan. Kok, bisa?

Putaran final Piala Asia 2023 menjadi saksi pertama kalinya dalam 16 tahun terkahir diikuti empat wakil Asia Tenggara, yakni Vietnam, Thailand, Indonesia, dan Malaysia.

Vietnam asuhan Park Hang-seo dapat langsung masuk ke putaran final setelah menjadi salah satu dari 12 tim terkuat yang masuk ke fase utama Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Sementara Thailand, Indonesia, dan Malaysia harus mengikuti kualifikasi putaran ketiga, dan sama-sama jadi runner-up terbaik.

Masalahnya, China sebagai tuan rumah menyatakan mundur, meski tetap akan tampil di Piala Asia 2023. Pandemi Covid-19 menjadi alasan utama Negeri Tirai Bambu.

Kekosongan tuan rumah membuat Konfederasi Sepakbol Asia (AFC) kembali membuka bidding kepada 24 peserta Piala Asia 2023. Hasilnya, beberapa negara menyatakan tertarik menggantikan China. Jepang menjadi yang pertama mendaftar diikuti Qatar, Korea Selatan, Australia, dan Indonesia.

Uniknya, keputusan PSSI mengajukan diri sebagai penyelenggara justru membuat sejumlah media Vietnam kebakaran jenggot. Seperti yang dilaporkan The Thao 247, Vietnam berharap Piala Asia 2023 tidak digelar di Jakarta. Apa alasannya?

Menurut The Thao 247, Vietnam adalah tim terbaik di Asia Tenggara dengan peringkat 100 besar FIFA. Mereka juga lolos ke Piala Asia sebagai satu dari 12 negara terbaik. Itu membuat Vietnam menjadi unggulan sehingga terhindar dari tim kuat dengan peringkat FIFA yang lebih tinggi.

"Keunggulan The Golden Star disaingi oleh manuver dari Indonesia. Jika negara seribu pulau ini menjadi tuan rumah ajang kontinental, Vietnam asuhan Park Hang-seo tidak akan lagi diuntungkan di grup unggulan kedua Piala Asia 2023," tulis The Thao 247.



The Thao 247 menyebut, sesuai aturan AFC, negara tuan rumah Piala Asia 2023 otomatis mendapat tempat di pot 1. Artinya, Indonesia akan keluar dari pot 4. Pot 1 saat ini ada Iran, Jepang, Korea Selatan, Australia, Qatar, dan Arab Saudi. Sedangkan pot 4 terdiri dari India, Tajikistan, Thailand, Hong Kong, dan Malaysia.

Sebagai konsekuensi dari keluarnya Indonesia dari pot 4 menuju pot 1, Vietnam harus rela tergusur dari pot 2 menuju pot 3. Di pot 2, ada Uni Emirat Arab (UEA), Irak, Oman, China, dan Suriah. Sementara di pot 3 saat ini terdapat Lebanon, Uzbekistan, Bahrain, Yordania, Palestina, dan Kyrgyzstan.