Vietnam bukan Argentina atau Brasil, tidak perlu ditakuti..
Dengan hasil imbang 0-0 pada leg pertama di Jakarta, publik Vietnam tampak sangat percaya diri bisa melaju ke final Piala AFF 2022 dengan mengalahkan Indonesia di Hanoi. Bahkan, mereka menyebut pasukan Garuda ketakutan. Benarkah? Ini resposn Marc Klok.

Tim nasional Indonesia akan gantian bertamu ke My Dinh National Stadium, Hanoi, pada Senin (9/1/2022) malam.

Ada banyak faktor teknis maupun non teknis yang haru dihadapi anak-anak asuh Shin Tae-yong pada pertandingan nanti. Selain kualitas pemain-pemain Nguyen FC yang baik, ada beberapa hal di luar sepakbola yang menganggu. Contohnya, lapangan yang sangat buruk. Lalu, cuaca dingin. Kemudian, suporter lawan.

Kondisi itu membuat beberapa pendukung dan media Vietnam menganggap kemenangan The Golden Star sudah di depan mata. Bahkan, mereka mengambil kesimpulan Indonesia ketakutan.

"Semua orang tahu Vietnam memiliki banyak pemain bagus dan sering menang. Kami sangat menyadari ini adalah lawan terkuat di turnamen. Tapi, kami percaya diri menuju leg kedua. Kita ingin membanggakan bangsa Indonesia. Kita harus menang di Hanoi," ujar Marc Klok, dilansir VN Express.



Indonesia sudah berada di Hanoi sejak Sabtu (7/1/2023) sore. Para pemain terbang dengan pesawat sewaan yang langsung terbang dari Jakarta. Ini membuat Indonesia tiba di Hanoi 4 jam lebih cepat dari Vietnam.

"Kami memainkan permainan yang bagus melawan Vietnam (di leg pertama). Dari menyerang hingga menyerang balik, kami semua menciptakan peluang," tambah pemain naturalisasi Belanda itu.

Jadi, benarkah Indonesia takut dengan Vietnam seperti kata media-media Vietnam? "Kami tim yang solid dalam bertahan dan pantas memenangkan pertandingan itu, meski akhirnya imbang 0-0. Saya bangga dengan rekan satu tim saya. Tapi, masih ada satu pertandingan lagi," pungkas Marc Klok.