Terlalu cepat senang. Auto sedih lagi
Kylian Mbappe sangat bersemangat dan tak bisa membendung dirinya sendiri saat sonteka nya menjebol gawang Yann Sommer. Seharusnya gol itu dapat  menghindarkan Paris Saint-Germain dari kekalahan atas Bayern Muenchen.

Kedua raksasa Eropa itu bertemu di Parc de France dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (15/2/2023) dini hari WIB.

Skor akhir 0-1 untuk kemenangan The Bavaria, tim tuan rumah kebobolan lewat mantan pemain mereka sendiri, Kingsley Coman pada menit ke-53.

Tak lama setelah gol itu, Christoper Galtier merespon dengan memasukkan Kylian Mbappe yang dalam beberapa laga terkahir absen lantaran cedera.

Punggawa Timnas Prancis itu sempat dikabarkan masih akan absen namun PSG butuh banyak suntikan tenaga tidak hanya dari Lionel Messi dan Neymar, maka dimainkanlah Kylian Mbappe.


Pada akhirnya Kylian Mbappe memang bisa mencetak gol.  Bukan cuma satu tapi dua. Dan keduanya dibatalkan. Gol pertama pada menit ke-74 memanfaatkan bola rebound hasil sepakan dari Neymar. Namun sayangnya Mbappe sudah berada dalam posisi offside.

Dan yang lebih menyakitkan adalah yang kedua, pada menit ke-84 saat Nuno Mendes menerima umpan terobosan dan lalu melalukan penetrasi ke lini pertahanan Bayern Muenchen.

Kylian Mbappe yang di depan gawang mampu menjebloskan bola. Di kepalanya skor sudah 1-1. Dan masih ada cukup waktu untuk mencetak satu gol lagi.



Alhasil Kylian Mbappe langsung menbawa bola itu ke tengah lapangan. Sebuah selebrasi yang bergegas. Namun sayangnya tak lama setelah itu wasit memutuskan mengecek VAR dan ternyata posisi Nuno Mendes sudah lebih dulu offside saat sebelum memberikan umpan.


Alhasil PSG harus menerima kenyataan pahit, kalah 0-1 di markas sendiri.