Beliau bukan sembarang beliau, lord Ahmad Riyadh wkwk...
Kepengurusan organisasi sepak bola PSSI sudah berganti. Erick Thohir menjadi Ketua Umum, sementara Wakil Ketua dimenangkan oleh Ratu Tisha dan Zainudin Amali.

Tak hanya itu, pemilihan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI juga tak kalah seru. Ada orang lama yang masih bertahan di federasi sepak bola tertinggi di Indonesia itu.

Ia adalah Ahmad Riyadh. Ia menjadi perbincangan publik usai tak mau mundur sebagai Exco. 

Ia pun menjadi sorotan publik di media sosial. Di akun Twitter @FaktaSepakbola, ia mendapat komentar beragam dari netizen. 

"Beliau bukan sembarang beliau, rispek," tulis netizen. 





"Udah lama di pssi tapi ga menghasilkan prestasi. Malu pak ama uban," tulis netizen. 

Ahmad Riyadh bukan orang baru di sepak bola Indonesia. Dia pernah menduduki jabatan strategis di PSSI sebagai federasi sepak bola Tanah Air.

Yang terakhir, Ahmad Riyadh berhasil maju sebagai Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Timur melalui Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Jatim pada Maret 2021. 

Dengan demikian, Ahmad Riyadh resmi menjabat sebagai Ketua Asprov Jatim untuk periode 2021-2025

Sebetulnya, ini bukanlah kali pertama bagi Ahmad Riyadh mendapat jabatan itu. Sebab, pada periode sebelumnya, ia juga menduduki jabatan sebagai Ketua Asprov Jatim.

Jabatan itu diperoleh karena dia mendulang suara terbanyak pada Kongres Asprov Jatim pada 25 Maret 2017 dan dipercaya menjabat pada periode 2017-2022.

Di sepak bola Jawa Timur, Riyadh juga bukanlah sosok yang asing. Sebab, sejak muda dia memang sudah terjun di dunia sepak bola.

Setelah lulus kuliah pada tahun 1993, lelaki yang akrab dengan julukan Abah Riyadh itu menjabat sebagai manajer Persida, klub sepak bola asal Sidoarjo.

Selain itu, Riyadh juga pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Sidoarjo. Jabatannya terakhirnya sebelum menjabat sebagai Ketua Asprov Jatim ialah wakil ketua.

Kariernya mulai menanjak ke federasi pusat setelah era La Nyalla Mattalitti menduduki jabatan sebagai Ketua Umum PSSI. Ahmad Riyadh ditunjuk sebagai Ketua Komite Disiplin.

Sementara ketika Ketua Umum PSSI dijabat oleh Djohar Arifin, Ahmad Riyadh mendapat tugas untuk menduduki kursi Ketua Komite Banding PSSI.

Kariernya di dunia sepak bola Indonesia tak luput dari kontroversi. Dia sempat menjadi sorotan setelah mendesak Najwa Shihab untuk membongkar identitas wasit yang menjadi narasumber dalam kasus dugaan pengaturan skor.

Lalu teranyar, dia menjadi sorotan karena mengatakan 'enak aja mundur' setelah para pimpinan PSSI didesak mundur pasca tragedi di Stadion Kanjuruhan.