Federico Dimarco Bicara Bahwa Inter Masih Unggul di Puncak Klasemen

Federico Dimarco Bicara Bahwa Inter Masih Unggul di Puncak Klasemen

Ringkasan Berita

  • Inter kesulitan di Derby Milan meski kehilangan penyerang utama, kalah dari gol Estupinan.

  • Kekalahan dari Milan kurangi keunggulan Inter di Serie A menjadi tujuh poin, Dimarco tetap optimis.

  • Inter merasa dirugikan oleh keputusan wasit terkait insiden penalti yang tidak diperiksa VAR.

Federico Dimarco membahas tantangan Inter dalam pertandingan melawan Milan dan keunggulan tujuh poin di puncak klasemen.

Tantangan Inter dalam Derby Milan

Federico Dimarco mengakui bahwa sulit untuk menjelaskan reaksi lamban Inter dalam pertandingan melawan Milan. Meskipun kehilangan dua penyerang utama, Marcus Thuram yang sakit dan Lautaro Martinez yang cedera, Inter tetap berusaha keras. Namun, peluang besar yang terlewatkan oleh Henrikh Mkhitaryan dan Dimarco membuat Milan lebih unggul ketika Pervis Estupinan mencetak gol melalui umpan Youssouf Fofana.

Dimarco melihat Inter berjuang dalam Derby Milan. Ia menyatakan, "Milan bertahan sangat dalam setelah mencetak gol, dan kami menciptakan terlalu sedikit peluang untuk benar-benar menyakiti mereka." Inter telah tak terkalahkan sejak Derby della Madonnina terakhir, dengan hasil imbang 2-2 melawan Napoli dan 14 kemenangan lainnya.

Keunggulan Tujuh Poin di Puncak Klasemen

Setelah kekalahan ini, keunggulan Inter di puncak klasemen Serie A berkurang menjadi tujuh poin. Namun, Dimarco tetap optimis, "Jika seseorang mengatakan kepada kami delapan bulan lalu bahwa kami akan unggul tujuh poin, kami tidak akan percaya." Inter harus tetap tenang dan fokus pada sepuluh pertandingan tersisa.

Inter memiliki catatan yang kurang baik dalam pertandingan besar, hanya meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan melawan Milan, Napoli, Roma, dan Juventus. Namun, Dimarco menegaskan pentingnya tetap fokus dan menjaga kepala tetap dingin.

Dalam pertandingan melawan Milan, Inter juga merasa dirugikan ketika Denzel Dumfries menanduk bola ke lengan Samuele Ricci di area penalti. Dimarco mengatakan, "Saya tidak melihatnya, tetapi setelah menonton video, lengannya cukup lebar, jadi itu tergantung pada interpretasi wasit. Seharusnya ada pemeriksaan VAR."

Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!

Comments (0)

Tidak ada komentar, jadilah yang pertama!

You Might Also Like