Dengan sejarahnya yang indah, sepak bola Jerman telah banyak menghasilkan pemain berbakat selama bertahun-tahun.
Dengan sejarahnya yang indah, sepak bola Jerman telah banyak menghasilkan pemain berbakat selama bertahun-tahun. Mulai dari Franz Beckenbauer hingga Miroslav Klose adalah segelintir pemain hebat milik tim Panzer Jerman.

Tim-tim yang ada di Bundesliga juga ikut andil dalam menyuplai pemain-pemain berbakat di timnas Jerman dengan Bayern Muenchen selalu menjadi penyuplai paling banyak. Lalu ada Borussia Dortmund dengan pemain mudanya- adapun VfL Wolfsburg, VfB Stuttgart, Werder Bremen, FC Kaiserslautern dan tim lainnya juga ambil peran.

Dengan bakat yang luar biasa, inilah 10 pesepakbola Jerman yang dipandang terbaik sepanjang masa. Tentu masih banyak pemain yang hebat di luar daftar ini, tetapi setidaknya 10 nama di bawah ini diakui kontribusinya dalam mengangkat sepakbola Jerman. Berikut ulasannya:

10. Juergen Klinsmann



Bermain di enam turnamen besar antara Euro 1988 dan Prancis 1998, Juergen Klinsmann mencetak setidaknya 1 gol di setiap turnamen tersebut, mencetak 3 atau lebih dalam empat di antaranya, menjadikannya sebagai salah satu penyerang efektif dalam sejarah sepak bola.

Puncaknya, Klinsmann yang bermain bersama Lothar Matthaeus dan Andreas Brehme di Inter Milan, membantu I Nerazzurri memenangkan Piala UEFA 1991 dan bersama Bayern, mantan pelatih USA itu kembali memenangkan Piala UEFA lima tahun kemudian. Klinsmann juga sempat bermain di Liga Premier bersama Tottenham Hotspur dan mencetak 29 gol dalam 56 pertandingan.

Bermain untuk Jerman antara tahun 1990 dan 1998, Klinsmann mencetak 40 gol dalam 82 pertandingan, memantapkan dirinya sebagai salah satu pesepakbola terbaik Jerman. Prestasi individu terbaiknya adalah menjadi runner-up FIFA Ballon d'Or tahun 1995.

9. Matthias Sammer

Lahir di Jerman Timur, Matthias Sammer melakukan debutnya untuk Jerman pada tahun 1990 setelah tim Jerman Barat memenangkan Piala Dunia 1990. Sebagai anggota skuad Piala Eropa 1992, Sammer sukses membawa Jerman menjadi runner-up di bawah Denmark dan bermain sebagai gelandang bertahan.

Kepindahannya ke Borussia Dortmund pada tahun 1993 dan pergantian posisi menjadi seorang Sweeper adalah langkah yang tepat. Ketenangannya saat menguasai bola dan kemampuannya membaca permainan sebagai bek, menempatkannya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Jerman, bahkan dunia. Mengalahkan Republik Ceko di final Euro 1996, Sammer dinobatkan sebagai Player of the Tournament.

Di level klub, Sammer berhasil memenangkan 3 gelar Bundesliga, 1 di Stuttgart dan 2 di Borussia Dortmund. Selain itu ia juga memenangkan dua Piala Super DFB dan Liga Champions bersama Dortmund, mengokohkan dirinya sebagai legenda The Black and Yellows.

8. Bastian Schweinsteiger



Bastian Schweinsteiger memantapkan dirinya dalam sejarah sepak bola Jerman setelah penampilan heroiknya di final Piala Dunia 2014 melawan Argentina yang membuat Jerman memenangkan gelar pertama mereka sejak tahun 1990.

Di awal kariernya, suami dari Ana Ivanovic itu bermain sebagai sayap, namun posisi terbaik Schweinsteiger justru ada di posisi gelandang tengah. Datang melalui tim junior di Bayern Muenchen, Schweini bermain di tim utama The Bavarians selama 13 tahun dan dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia selama bermain di Allianz Arena.

Mampu menjaga ritme permainan, Schweinsteiger juga bisa melakukan tembakan yang tak terduga dan yang paling penting adalah visi bermainnya. Dengan 8 gelar Bundesliga, pemain Jerman itu adalah salah satu pemain paling berprestasi dalam sejarah.

7. Karl-Heinz Rummenigge

Menggantikan nama-nama lama seperti Fritz Walter dan Uwe Seeler, CEO Bayern Munich saat ini, Karl-Heinz Rummenigge memiliki banyak tanggung jawab moral di pundaknya. Meskipun dia hanya menempati urutan keenam dalam pencetak gol paling produktif di Jerman, Rummenigge jelas salah satu yang paling produktif.

Berposisi sebagai penyerang, Rummenigge mampu mencetak sembilan gol selama tiga edisi Piala Dunia, termasuk hat-trick pada tahun 1982. Di mana pun pemain Jerman itu berada, ia mampu mencetak gol. Setelah 10 tahun di Bayern, Rummenigge kemudian hengkang ke Inter Milan dan Servette, di mana jumlah golnya terus bertambah.

6. Fritz Walter

Dianggap sebagai salah satu pemain terbaik Jerman, Fritz Walter sekarang memiliki penghargaan yang dinamai namanya sendiri, Fritz Walter Medal, sebuah penghargaan yang diberikan kepada pemain Jerman terbaik, Mario Gotze dan Toni Kroos adalah contohnya.

Lahir di Kaiserslautern, klub kampung halamannya  dan satu-satunya tim yang pernah dibela oleh Walter. Memenangkan kejuaraan Jerman pada tahun 1951 dan 1953 sebelum berdirinya Bundesliga, Walter mencetak 357 gol dalam 364 pertandingan untuk Kaiserslautern.

Menjadi kapten tim Jerman Barat pada tahun 1954, kepemimpinannya membawa Jerman ke Final Piala Dunia, di mana mereka mengalahkan Hongaria dengan skor 3-2.

5. Lothar Matthaus



Dengan 150 caps untuk Jerman, Lothar Matthaeus adalah pembuat rekor penampilan terbanyak untuk Tim Pantzer hingga saat ini, dirinya berhasil  memenangkan Euro 1980 dan Piala Dunia 1990 serta menjadi runner-up di Piala Dunia '82 dan '86.

Seorang gelandang yang dinamis, Matthaeus mampu mencuri gol dari rivalnya saat itu, Diego Maradona, ketika pria Jerman mampu mengalahkan pemain Argentina  itu di final Piala Dunia 1990. Mencetak empat gol selama kompetisi itu, kepemimpinan Matthaeus adalah salah satu yang layak dikagumi. Tidak hanya sukses di tingkat internasional, ia merebut 7 gelar liga bersama Die Roten selama dua periode - 1984-1988 dan 1992-2000, serta gelar Serie A dan Piala UEFA bersama Inter Milan.

4. Miroslav Klose



Melampaui Gerd Muller sebagai pencetak gol terbanyak Jerman, Miroslav Klose juga memecahkan rekor Ronaldo pada tahun 2014, dengan mencetak 16 gol di Piala Dunia, melampaui jumlah pemain Brasil yang hanya mencapai 15 gol.

Selain memenangkan Piala Dunia 2014 di level internasional, Klose juga memenangkan 2 gelar liga bersama Bayern Muenchen serta DFB Pokal, sementara ia juga membantu Lazio meraih gelar Coppa Italia pada 2013, memimpin lini depan Elang Ibukota selama  5 tahun. Sebuah rekor yang luar biasa baik di tingkat domestik maupun internasional. Tidak banyak pemain yang lebih baik dalam mencetak gol di dalam kotak penalti selain dia.

3. Franz Beckenbauer

Sangat ahli dalam menyapu bola, Franz Beckenbauer adalah  idola anak-anak muda di Jerman. Finis kedua dan ketiga di Piala Dunia 1966 dan 1970, Beckenbauer akhirnya mendapatkan trofi emas itu dalam edisi ketiganya pada tahun 1974. 'The Kaiser' kemudian memenangkan Piala Dunia untuk kedua kalinya di Italia  pada tahun 1990.

Di era 90-an, Beckenbauer bukanlah seorang bek biasa, Beckenbauer secara taktis sadar saat dirinya mengincar umpan. Saat menguasai bola, pemain Jerman itu akan mendorong ke lini tengah untuk menciptakan pemainan yang lebih menarik. Kemampuannya dalam membaca permainan menjadikannya sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah sepakbola. Beckenbauer memainkan sebagian besar kariernya di satu klub, Bayern Muenchen, memenangkan Bundesliga pada sebanyak 4 kali serta Liga Champions 3 kali.

2. Sepp Maier

Negara Jerman terkenal akan kiper-kiper handal. Nama-nama seperti Oliver Kahn, Jens Lehmann dan Manuel Neuer telah memakai nomor punggung 1 di timnas Jerman, namun tidak ada yang mampu menyamai seorang Sepp Maier.

‘The Cat' mencatat empat clean sheet saat Jerman Barat mengangkat Piala Dunia 1974, sementara pada saat itu tidak diragukan lagi ia adalah penjaga gawang terbaik di dunia. Maier juga merupakan bagian integral dari Tim Panzer ketika memenangkan Piala Eropa dua tahun sebelumnya.

Maier memainkan seluruh karier klubnya di Bayern Muenchen, lebih dari 600 penampilan berhasil ia bukukan.

1. Gerd Mueller



Dipuji sebagai salah satu pesepakbola terhebat yang pernah ada, Gerd Mueller secara umum dianggap sebagai pemain Jerman terbaik sepanjang masa.

Selain pencetak gol terbanyak di Jerman - tidak banyak yang belum dicapai Mueller. Dengan 68 gol dalam 62 pertandingan di level internasional, penyerang Jerman itu akan selalu disamakan dengan  julukannya sebagai 'The Bomber'.

566 golnya untuk The Bavaria, membuatnya menjadi pemain dengan gol terbanyak sementara ia juga membanggakan rasio golnya per pertandingan di ajang Liga Champions, mencetak 35 gol dalam banyak pertandingan. Nalurinya dalam mencetak gol telah membuatnya mengangkat penghargaan yang sama di tingkat internasional seperti Sepp Maier. Selain itu kemampuan mencetak golnya untuk Bayern Munich membuatnya meraih 4 gelar Bundesliga dan 3 Liga Champions.

Meskipun berbadan kecil, kemampuan Mueller untuk melompat dari tanah dalam menyambut bola di udara adalah sesuatu yang patut dikagumi. Tubuhnya yang kekar membuat lawan sulit untuk merebut bola darinya sementara kemampuan kedua kakinya sama-sama mengagumkan dan membaca permainan adalah nilai plus yang dimiliki Muller. Penghargaan pribadi pun banyak yang telah dia raih, termasuk FIFA Ballon d'Or tahun 1974.