Penghasilan itu sama dengan gaji dan pendapatan sponsor. Enak dong Gareth Bale, gak banyak main masuk peringkat ke-8.
Industrialisasi sepakbola benar-benar membuat para pemain top bergelimang harta. Bukan hanya bayaran dari klub, mereka juga digelontor kontrak bernilai tinggi dari sponsor.

Seperti biasa, majalah ekonomi ternama asal Amerika Serikat, Forbes, merilis daftar pesepakbola dengan pendapatan paling besar di dunia. Menggunakan metodologi wawancara dengan klub, agen pemain, sponsor, hingga pengamat sepakbola di AS dan Eropa, mereka menemukan sejumlah fakta menarik terkait bayaran para pemain.

Pesepakbola-pesepakbola papan atas dunia, yang mayoritas merumput di Benua Biru, mendapatkan pemasukan luar biasa dari lapangan hijau. Gaji, bonus, endorsement, persentase dari transfer fee menjadikan pemain-pemain itu tajir. 

Bayaran yang didapatkan akan semakin besar jika pemain yang bersangkutan memiliki prestasi yang meningkat setiap tahun. Tampang rupawan dan gaya yang kekinian juga bisa menjadi magnet yang membuat pemain tersebut diperhitungan di bisnis sepakbola. Sponsor menjadi hal yang tidak boleh dilupakan dari kehidupan pesepakbola.

Berikut ini 10 pemain paling tajir di dunia 2020 versi Forbes:


1. Lionel Messi (Barcelona)



Total penghasilan: USD 126 juta (Rp 1,8 triliun)

Gaji: USD 92 juta

Sponsor: USD 34 juta

Barcelona membutuhkan 105 tahun untuk memenangkan 64 trofi sebelum Messi melakoni debut pada 2004. Tapi, dalam 16 tahun terakhir, dia memimpin tim untuk meraih 34 trofi. Itu sebuah penampilan yang telah menempatkan namanya di antara para atlet hebat di sepakbola.

Tahun ini, Messi menyeret dunia sepakbola dalam drama pertengkaran dengan Barcelona yang berakhir antiklimaks. Dia akhirnya bertahan untuk menerima gajinya kembali USD 92 juta.

Selain gaji, kekayaan La Pulga datang dari sponsor. Total, USD 34 juta yang didapatkan berasal dari banyak produk ternama dunia. Sebut saja Adidas. Ada lagi Pepsi, Lays, Budweiser, AI-vision, hingga OrCam Technologies. Itu belum termasuk pemasukan yang didapatkan dari akun media sosial miliknya.

2. Cristiano Ronaldo (Juventus)

Total penghasilan: USD 117 juta (Rp 1,73 triliun)

Gaji: USD 70 juta

Sponsor: USD 47 juta

Ronaldo adalah atlet paling populer di planet ini dengan 457 juta pengikut media sosial. Dia juga atlet yang paling rajin menampilkan 0% lemak tubuh, busana modis, model rambut terkini, hingga hubungan dengan anak-anaknya yang harmonis ke media sosial.

Seperti Messi, pencapaian Ronaldo di lapangan tidak perlu diceritakan. Semua orang sudah tahu kesuksesannya, termasuk menjadi orang kedua dalam sejarah setelah Ali Daei dari Iran, yang mencetak lebih dari 100 gol internasional.

Dengan segudang prestasi itulah CR7 mendapatkan bayaran besar dari klub. Dia juga memiliki banyak produk komersial yang mengikutinya. Sebut saja Nike, Herbalife, Clear. Dia juga punya sejumlah perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, termasuk restoran dan hotel.

3. Neymar da Silva Santos Junior (Paris Saint-Germain)



Total penghasilan: USD 96 juta (Rp 1,42 triliun)

Gaji: USD 78 juta

Sponsor: USD 18 juta

Neymar adalah salah satu pemain paling populer di bumi. Transfernya dari Barcelona ke PSG dicatat dalam sejarah sebagai yang paling besar di sepakbola. Dengan bayaran lebih dari USD70 juta, Les Parisiens sudah menggelontorkan lebih dari USD600 juta untuk Neymar dalam beberapa tahun terakhir.

Musim panas ini, Nike baru saja mengakhiri hubungan bisnisnya dengan Neymar. Tapi, dalam waktu yang hampir bersamaan, megabintang Brasil itu terlihat bergandengan tangan dengan Puma. Nilai kontrak dengan apparel asal Jerman itu mengalahkan Nike.

4. Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain)

Total penghasilan: USD 42 juta (Rp 623 miliar)

Gaji: USD 28 juta

Sponsor: USD 14 juta

Untuk musim kedua berturut-turut, Mbappe dinobatkan sebagai pemenang Sepatu Emas Ligue 1. Klubnya juga mengulang kisah sebagai juara liga, meski dengan gelar musim lalu yang diumumkan berdasarkan poin per pertandingan setelah kompetisi dihentikan karena pandemi Virus Corona.

Tapi, Neymar terpaksa menghabiskan pertandingan pembuka Ligue 1 2020/2021 di tempat karantina setelah dinyatakan positif Covid-19 tanpa gejala. Dengan fakta seperti itu, Mbappe tetaplah pesepakbola yang tajir. Gaji besar dari PSG plus sejumlah produk komersial yang melakat di tubuh membuat mantan pemain AS Monaco itu pemuda paling kaya di sepakbola.

5. Mohamed Salah (Liverpool)



Total penghasilan: USD 37 juta (Rp 549 miliar)

Gaji: USD 24 juta

Sponsor: USD 13 juta

Salah telah mencapai 20 gol di semua kompetisi selama tiga musim terakhir di Liverpool plus membantu mendapatkan gelar Premier League, Salah telah menjelma menjadi pesepakbola yang dicintai banyak orang di seluruh dunia. Di musim baru, Salah langsung mencetak hattrick pada penampilan pertama The Reds ketika bertemu Leeds United.

Penghasilannya tergolong besar untuk ukuran orang Mesir. Bahkan dibanding semua pemain Liverpool. Selain gaji, Salah juga punya sejumlah kontrak sponsor. Pada  Februari 2020, pria berusia 28 tahun itu diikat Vodafone untuk menjadi duta program PBB yang menghadirkan alat pembelajaran digital bagi para pengungsi di Afrika.

6. Paul Pogba (Manchester United)

Total penghasilan: USD 34 juta (Rp 500 miliar)

Gaji: USD 28 juta

Sponsor: USD 6 juta

Kesepakatan kerja Pogba dengan MU yang masih berlaku saat ini akan berakhir pada musim panas 2021. Meski MU memiliki opsi untuk memperpanjangnya 1 tahun lagi, gelandang asal Prancis itu belum mengambil sikap. Sepertinya dia masih ingin melihat apa yang terjadi musim ini sambil berusaha menaikkan gajinya saat ubu USD28 juta.

Sebagai pemain yang terkenal, Pogba juga terikat dengan banyak perusahaan. Pada awal Agustus 2020, dia memposting di media sosial bahwa dirinya telah menandatangani kontrak dengan Verdansk FC. Ternyata, itu adalah klub fiksi dan aksi sponsor Activision untuk mempromosikan "Call of Duty: Warzone, Season 5".

Pemain berusia 27 tahun itu juga tampil bersama Messi dan Salah dalam kampanye "Play Never Stops" besutan Pepsi. Mantan pemain Juventus tersebut juga masih terikat kontrak dengan sejumlah produk komersial ternama dunia.

7. Antoine Griezmann (Barcelona)



Total penghasilan: USD 33 juta (Rp 489 miliar)

Gaji: USD 28 juta

Sponsor: USD 5 juta

Sejak musim debut mengecewakan di Barcelona, rumor tentang Griezmann beredar luas di media. Selain akan ditukar dengan Joao Felix di Atletico Madrid, pemain asal Prancis itu juga dibarter dengan Neymar. Konon, itu atas permintaan Messi kepada manajemen.

Meski bermain buruk pada 2019/2020, bukan berarti Griezmann sepi job. Dia tetap bergelimang uang dari El Barca. Dia juga memiliki kontrak-kontrak sponsor bernilai total USD5 juta.

8. Gareth Bale (Real Madrid)



Total penghasilan: USD 29 juta (Rp 430 miliar)

Gaji: USD 23 juta

Sponsor: USD 6 juta

Pertengkaran Bale dengan Zinedine Zidane berdampak kurang bagus pada kondisi rekening tabungannya. Bayarannya saat ini tidak sebanyak ketika pertama kali menginjakkan kaki di Estadio Santiago Bernabeu.

Namun, tetap saja Bale masih memiliki nilai jual di mata sponsor. Dia punya kontrak dengan sejumlah produk komersial internasional. Sebagai penggemar golf, pesepakbola asal Wales tersebut sempat terikat kontrak dengan salah satu acara golf di televisi. Dia juga menjadi ikon sebuah produk golf.

9. Robert Lewandowski (Bayern Muenchen)

Total penghasilan: USD 28 juta (Rp 415 miliar)

Gaji: USD 24 juta

Sponsor: USD 4 juta

Karena pandemi Virus Corona, France Football memutuskan untuk membatalkan penghargaan pemain terbaik dunia Ballon d'Or 2020. Artinya, peluang penyerang berkebangsaan Polandia tersebut untuk mendapatkan "bola emas" batal. Sebab, dia menjadi favorit utama setelah menjuarai Liga Champions. Di semua kompetisi, Lewandowksi mencetak 55 gol dan 10 assist dalam 47 pertandingan Bayern.

Di luar lapangan, dia adalah salah satu atlet paling populer di TikTok, dengan 2,4 juta pengikut. Lewandowski punya kontrak dengan banyak produk komersial di Jerman dan Polandia.

10. David de Gea (Manchester United)



Total penghasilan: USD 27 juta (Rp 400 miliar)

Gaji: USD 24 juta

Sponsor: USD 3 juta

Gaji De Gea adalah USD 24 juta. Itu menjadikan dirinya penjaga gawang dengan bayaran tertinggi di dunia. Meski prestasi klubnya tidak sebagus di masa lalu, bukan berarti De Gea kehilangan popularitas di mata para sponsor. Dia tetap menjadi bintang di sejumlah produk komersial.